Studi Potensi dan Peluang Ekowisata Di Hutan Desa Tangkahen Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau

The study of Potentital and Opportunity of Ecotourism of Tangkahen Village Forest, Banama Tingang Sub District, Pulang Pisau

  • Yos A. Tangkasiang Universitas PGRI Palangka Raya
  • Kristanto.V. Baddak Universitas PGRI Palangka Raya
Keywords: Ekowisata, Manfaat Ekonomi, Daya Dukung, Konservasi, Pelestarian Lingkungan

Abstract

Kegiatan konservasi dapat berjalan dengan baik jika mampu mengakomodasikan kepentingan ekonomi masyarakat setempat, salah satunya melalui kegiatan ekowisata. Penelitian ini akan melakukan pengukuran tentang seberapa besar potensi serta peluang Hutan Desa Tangkahen di Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. Metode yang digunakan adalah metode survei dan parameter pengukuran potensi yang digunakan adalah akses, daya dukung/sumber daya, fasilitas pendukung, interaksi sosial serta tingkat pengetahuan/ketrampilan masyarakat. Sampel dipilih dari semua pengunjung yang dapat ditemukan selama periode September – Oktober 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hutan Desa Tangkahen (HDT) mempunyai daya tampung 134 orang per hari dan dapat bertambah jika fasilitas jalur penjelajahan di tambah sementara penilaian potensi HDT termasuk kategori sedang dengan nilai 62.581.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Yos A. Tangkasiang, Universitas PGRI Palangka Raya
Kristanto.V. Baddak, Universitas PGRI Palangka Raya

References

Afra D, Makalew N, Damayanti VD, Hadi AA. 2008. Rencana penataan lansakap Gunung Kapur Cibadak untuk ekowisata di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 13(3):182-193.
Deni. 2010. Kajian Awal terhadap Potensi Taman Burung Masigit Kareumbi Jawa Barat untuk Pengembangan Ekowisata. Jurnal Ilmiah Kehutanan. Vol. 4 (1): 1-11.
Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (Ditjen PHKA). 2003. Pedoman Analisis Daerah Operasi Obyek dan Daya Tarik Wisata. Ditjen PHKA, Bogor.
Effendi TN, dan Sujali. 1989. Pengembangan kepariwisataan: sebuah pendekatan geografi. Majalah Geografi Indonesia 2(3):1-9.
Hastari B. 2005. Karakteristik obyek wisata dan persepsi masyarakat sebagai dasar dalam pengembangan wisata alam studi kasus: Arboretum Nyaru Menteng Palangka Raya. [Tesis]. SPS IPB, Bogor.
Kurniawati H. 2012. Perencanaan lanskap kawasan ekowisata gambut Baning di Kota Sintang Kalimantan Barat. [Tesis]. SPS IPB, Bogor.
Latupapua, Y.T. 2011. “Persepsi Masyarakat terhadap Potensi Obyek Daya Tarik Wisata Pantai di Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara” Jurnal Agroforestri VI (2) : 92 – 102
Muflih A, Fahrudin A, Wardianto Y. 2015. Kesesuaian dan daya dukung wisata pesisir Tanjung Pasir dan Pulau Untung Jawa. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 20(2):141-149.
Mukul, S.A., M.B. Uddin, A.Z.M.M. Rashid and J. Fox. 2010. Integrating Livelihoods and conservation in Protected Areas : Understanding the Role and Stakeholder views on Prospect for Non-Timber Forest Product, a Bangladesh Case Study” International Journal of Sustainable Development & World Ecology. 17 (2) : 180 – 188.
Nygren, A., C.L. Richman, K. Keinanen and L. Asta. 2006. “Ecological, Socio-Cultural, Economics and Political Factors Influencing the Contribution of Non-Timber Forest Product to Local Livelihood: Case Studies from Honduras and the Phillipines” Small-scale Forest Econmics, Management and Policy. 5 (2) : 249 – 269.
Pramono, B.T., dan Kunarso, A. 2008. Pengaruh perilaku pengunjung terhadap jumlah Kunjungan di Taman Wisata Alam Punti kayu Palembang. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam 5(5): 423-433.
Priono, Y. 2012. “Pengembangan Kawasan Ekowisata Bukit Tangkiling Berbasis Masyarakat” Jurnal Perspektif Arsitektur. 7 (1) : 51 – 67.
Purnomo H. 2013. Kajian potensi dan daya dukung ekowisata di kawasan Cagar Alam Pulau Semou Jawa Timur [Tesis]. SPS IPB, Bogor.
Purwanto S. 2014. “Kajian potensi dan daya dukung Taman Wisata Alam Bukit Kelam untuk strategi pengembangan ekowisata”. [Tesis]. SPS IPB, Bogor.
Sari Y, Yuwono SB, Rusita. 2015. Analisis potensi dan daya dukung sepanjang jalur ekowisata hutan mangrove di pantai Sari Ringgung, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Jurnal Sylva Lestari. 3(3): 31-40.
Soedigdo, D. dan Y. Priono. 2013. “Peran Ekowisata dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat pada Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Tangkiling Kalimantan Tengah” Jurnal Perspektif Arsitektur. 8 (2) : 1 – 8.
Utari WD. 2014. Daya Dukung ekologis dan psikologis ekowisata di Kebun Raya Cibodas. [Tesis]. SPS IPB, Bogor.
Published
2021-04-12
How to Cite
Tangkasiang, Y. A., & Baddak, K. (2021). Studi Potensi dan Peluang Ekowisata Di Hutan Desa Tangkahen Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. Anterior Jurnal, 20(2), 11-21. https://doi.org/10.33084/anterior.v20i2.1841