Mitigasi Pencegahan Disorientasi Seksual Melalui Pendidikan Karakter Berlandaskan Nilai-Nilai Kemuhammadiyahan Pada Generasi Millenial

Mitigation Of Sexual Disorientation Prevention Through Character Education Based On Kemuhammadiyahan Values In Millenial Generations

Authors

  • Lilik Kholisotin Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Lailatul Fithriyah Azzakiyah Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

DOI:

https://doi.org/10.33084/anterior.v20i2.1896

Keywords:

Milenial, Disorientasi Seksual, Karakter, Kemuhammadiyahan

Abstract

Penelitian ini bertujuan mencegah LGBT pada generasi millenial melalui pendidikan karakter berlandaskan nilai-nilai Kemuhammadiyahan. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-eksperimen. Jenis metode eksprimen dalam penelitian ini adalah pre-eksperimental design dengan menggunakan one group pre-test dan post-test design. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan paired samples test, diperoleh hasil pretest 57.43 dan meningkat pada hasil posttest menjadi 119.04. Berdasarkan  hasil uji paired samples test dapat dikatakan bahwa mitigasi pencegahan disorientasi seksual melalui pendidikan karakter berlandaskan nilai-nilai Kemuhammadiyahan pada generasi millenial efektif mencegah perilaku LGBT.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Lilik Kholisotin, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Lailatul Fithriyah Azzakiyah, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

References

American Psychological Association. (2018). Transgender people, gender identity and gender expression. Recopilado el, 6.
Berita BBC. (2015). Legalisasi Pernikahan Sejenis di AS Kuatkan Gerakan di Indonesia. Diambil dari www.bbc.com/150629_trensosisal_lgbt.html
Creswell, J.W. (2010). Research Desing. Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixsed. Edisi Ketiga. Pustaka Pelajar. Yogyakarta
Chaplin, J. P., & Kartono, K. (1989). Kamus lengkap psikologi. Rajawali Pers.
Fajarini, U., 2014. Peranan kearifan lokal dalam pendidikan karakter. SOSIODIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 1(2), pp.123-130.
Glassgold, J. M., & Drescher, J. (2007). Activism and LGBT psychology: An introduction. Journal of Gay & Lesbian Psychotherapy, 11(3-4), 1-8.
Hall, M., & Hall, J. (2011). The long-term effects of childhood sexual abuse: Counseling Implications. Pobrane z: http://counselingoutfitters. com/vistas/vistas11/Article_19. pdf.
Huda, N. (2008). Kekerasan terhadap anak dan masalah sosial yang kronis. Pena Justisia Jurnal Media Komunikasi Dan Kajian Hukum, 7(14).
Hartini, Y. (2019). Politik Negara Terhadap Lesbian, Gay, Bisexual, And Transgender (LGBT) Di Indonesia (Studi Tentang Eksistensi Pelaku LGBT Di Kota Medan) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).
Hermawan, R., & Putra, B. H. S. (2017, August). Peran bimbingan konseling dalam komunitas lgbt. In Seminar Nasional Bimbingan Konseling Universitas Ahmad Dahlan (Vol. 2).
Kurnianingsih, S. (2003). Pelecehan Seksual terhadap Perempuan di Tempat Kerja. Buletin Psikologi, 11(2).
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Modul Assemen Pemantapan SMP
Klonsky, E. D., & Moyer, A. (2008). Childhood sexual abuse and non-suicidal self-injury: meta-analysis. The British Journal of Psychiatry, 192(3), 166-170.
Lukman, A. A. (2018). Pewarisan Nilai Sebagai Pembentuk Kepribadian Berkarakter Melalui Falsafah Huma Betang Suku Dayak Kalimantan. Sosietas, 8(1).
Muttaqin, I. (2016). Membaca strategi eksistensi LGBT di Indonesia. Raheema: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 3.
Navalta, C. P., Polcari, A., Webster, D. M., Boghossian, A., & Teicher, M. H. (2006). Effects of childhood sexual abuse on neuropsychological and cognitive function in college women. The Journal of Neuropsychiatry and Clinical Neurosciences, 18(1), 45-53.
Permana, C. E., Nasution, I. P., & Gunawijaya, J. (2012). Kearifan lokal tentang mitigasi bencana pada masyarakat Baduy. Hubs-Asia, 9(2).
Ramdhani, M.A., (2017). Lingkungan Pendidikan dalam Implementasi Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan UNIGA, 8(1), pp.28-37. Daftar pustaka disusun dan ditulis berdasarkan sistem nomor sesuai dengan urutan pengutipan. Hanya pustaka yang disitasi pada usulan penelitian yang dicantumkan dalam Daftar Pustaka.
Rusni, R. (2017). Fenomena Kekerasan Seksual Terhadap Anak. Shautut Tarbiyah, 35(2), 51-68.
Snyder, H. N. (2000). Sexual assault of young children as reported to law enforcement: Victim, incident, and offender characteristics. Washington, DC: U.S. Department of Justice, Office of Justice Programs, Bureau of Justice Statistics. Retrieved January 12, 2009 fromhttp://www.ojp.usdoj.gov/bjs/pub/pdf/saycrle.pdf
Suyanto, B. (2010). Masalah sosial anak. Kencana.
Santoso, M. B. (2016). LGBT dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Share: Social Work Journal, 6(2), 220.
Wardhani, Y. F., & Lestari, W. (2007). Gangguan Stres Pasca Trauma pada Korban Pelecehan Seksual dan Perkosaan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistim dan Kebijakan Kesehatan: Surabaya.
Westbrook, L., & Schilt, K. (2014). Doing gender, determining gender: Transgender people, gender panics, and the maintenance of the sex/gender/sexuality system. Gender & Society, 28(1), 32-57
Yansyah, R., & Rahayu, R. (2018). Globalisasi lesbian, gay, biseksual, dan transgender (Lgbt): perspektif HAM dan agama dalam lingkup hukum di Indonesia. Law Reform, 14(1), 132-146.
Yanggo, H. T. (2019). Penyimpangan Seksual (LGBT) Dalam Pandangan Hukum Islam. MISYKAT: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran, Hadist, Syari'ah dan Tarbiyah, 3(2), 1-28.
Zai, A., & Siregar, T. (2011). Perlindungan Hukum terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum dalam Sistem Peradilan Anak (Studi pada Wilayah Hukum Polres Nias). Jurnal Mercatoria, 4(2), 99-116.
http://kalteng.prokal.co/read/news/3187-kasus-pelecehan-seksual-terus-meningkat.html. Diakses 03 Agustus 2018.

Downloads

Published

2021-04-29

How to Cite

Kholisotin, L., & Azzakiyah, L. F. (2021). Mitigasi Pencegahan Disorientasi Seksual Melalui Pendidikan Karakter Berlandaskan Nilai-Nilai Kemuhammadiyahan Pada Generasi Millenial: Mitigation Of Sexual Disorientation Prevention Through Character Education Based On Kemuhammadiyahan Values In Millenial Generations. Anterior Jurnal, 20(2), 94–101. https://doi.org/10.33084/anterior.v20i2.1896