Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Pemanis Buatan Siklamat pada Sirup Merah dalam Es Campur yang Dijual di Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya

Qualitative and Quantitative Analysis of Artificial Sweeteners of Siklamat in Red Syrup in Ice Mixed for Sale in Kalampangan Village, Palangka Raya City

Authors

DOI:

https://doi.org/10.33084/jsm.v2i2.357

Keywords:

Analisis Kualitatif, Analisis Kuantitatif, Pemanis Buatan Siklamat, Sirup Merah, Uji Pengendapan dan Gravimetri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanis buatan siklamat pada sirup merah yang menjadi tambahan pada es campur yang dijual di Kelurahan Kalampangan, Palangka Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen atau percobaan dengan pendekatan laboratorium yang dilakukan dengan serangkaian pengujian. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah sirup merah yang menjadi salah satu bahan tambahan dalam es campur yang dijual di Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya dan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu pengambilan sampel secara sampling jenuh. Sampel kemudian dibawa ke Laboratorium Kimia Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Dalam penelitian ini sampel sirup merah yang menjadi salah satu bahan tambahan dalam es campur dijual di Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya diduga menggunakan pemanis buatan dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan metode uji pengendapan dan dianalisis secara kuantitatif menggunakan metode gravimetri untuk sampel yang positif terdeteksi mengandung pemanis buatan siklamat. Dalam metode uji pengendapan perlakuan sampel dilakukan dengan menambahkan HCl 10%, BaCl2 10% dan NaNO2 10%. Hasil yang didapat pada sampel A, sampel B dan sampel C tidak terdapat endapan putih yang berarti bahwa ketiga sampel tersebut tidak terdeteksi mengandung siklamat. Saran yang dapat diberikan ialah lebih banyak lagi dilakukan penelitian terhadap pemanis buatan siklamat, pembeli harus lebih berhati-hati dan selektif dalam membeli dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang dijual bebas serta sebaiknya para penjual lebih memperhatikan pengolahan makanan dan minuman yang dijual jangan sampai menambahkan pemanis buatan pada produk pangan karena bagaimanapun juga efek yang ditimbulkan pasti berdampak pada kesehatan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Nurul Qamariah, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Eka Ary Rahmadhani, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

References

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2014. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pemanis. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 1992. Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-2893- 1992 tentang Cara Uji Pemanis Buatan. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 1994. Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-3544- 1994 tentang Sirup. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2002. Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-6684- 2002 tentang Minuman Energi. Jakarta.
Cahyadi, W. 2012. Analisis & Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1985. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 208/Menkes/Per/IV/1985 tentang Pemanis Buatan. Jakarta.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2012. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 033 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan. Jakarta.
Djajadi. 2014. Pengembangan Tanaman Pemanis Stevia rebaudiana Bertoni. Malang: Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat.
Gandjar, I.G. & Abdul Rohman. 2012. Kimia Farmasi Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hardiman, I. 2011. Ide Masak! Sehat, Lezat dan Praktis Resep Es Campur ala Cafe. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Indriasari, L. 2006. Makanan Sehat Hidup Sehat. Jakarta: PT.Gramedia. Dalam Rahmansyah, B. 2015. Identifikasi Siklamat Pada Jamu Gendong yang Dijual di Pasar Besar Kota Palangkaraya. Palangka Raya: KTI Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Lestari, D. 2011. Analisis Adanya Kandungan Pemanis Buatan (Sakarin dan Siklamat) Pada Jamu Gendong Di Pasar Gubug Grobogan. Semarang: KTI Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Walisongo. Dalam Rahmansya, B. 2015. Identifikasi Siklamat Pada Jamu Gendong Yang Dijual Di Pasar Besar Kota Palangka Raya. Palangka Raya: KTI Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Nasir, A. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Medical Book.
Notoatmodjo, S. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurheti, Y. 2007. Awas! Bahaya Dibalik Lezatnya Makanan. Yogyakarta: Penerbit Andi dalam Anggraeni, A. 2013. Identifikasi Pemanis Buatan Siklamat pada Minuman Teh yang Dijual di Pelabuhan Rambang Palangkaraya. Palangka Raya: KTI Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Rahmi. 2014. Identifikasi Pemanis Buatan Siklamat pada Es Dawet yang Dijual Pedagang Kaki Lima di Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya. Palangka Raya: KTI Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
Sumantri, A. 2013. Analisis Makanan. Jakarta: Kencana.
Winarno, F.G. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Dalam Anggraeni, Agustina. 2013. Identifikasi Pemanis Buatan Siklamat Pada Minuman Teh Yang Dijual Di Pelabuhan Rambang Palangkaraya. Palangkaraya: KTI Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

Downloads

Published

2017-02-01

How to Cite

Qamariah, N., & Rahmadhani, E. A. (2017). Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Pemanis Buatan Siklamat pada Sirup Merah dalam Es Campur yang Dijual di Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya: Qualitative and Quantitative Analysis of Artificial Sweeteners of Siklamat in Red Syrup in Ice Mixed for Sale in Kalampangan Village, Palangka Raya City. Jurnal Surya Medika (JSM), 2(2), 27–39. https://doi.org/10.33084/jsm.v2i2.357