Waktu Efektif Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jaringan Reklamasi Rawa di Kotawaringin Barat

  • Trissiyana Trissiyana Universitas Antakusuma
  • Erdy Setiawan Universitas Antakusuma
  • Riki Ade Putra Universitas Antakusuma
Keywords: waktu, efektif, reklamasi, penghambat

Abstract

Pembuatan rencana suatu proyek konstruksi selalu mengacu pada perkiraan yang ada saat rencana pembangunan, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi pemberian waktu pelaksanaan pekerjaan oleh pemilik pekerjaan (owner) dan factor penghambat pekerjaan. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembuatan jaringan reklamasi rawa di Kabupaten Kotawaringin Barat. Tujuan yang ingin dicapai dari analisis ini adalah (a) mengevaluasi efektivitas penetapan jangka waktu pelaksanaan proyek, (b) mengetahui waktu efektif rata-rata penyelesaian pekerjaan pembuatan saluran reklamasi rawa dan (c) mengetahui faktor-faktor umum yang sering menghambat penyelesaian pekerjaan. Objek penelitian adalah pihak-pihak yang menangani pekerjaan pembangunan jaringan reklamasi rawa di Kotawaringin Barat tahun 2012 dan 2013, yang terdiri dari pemilik kegiatan, pelaksana kegiatan, serta pengawas kegiatan. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian survei dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (a) waktu efektif rata-rata penyelesaian pekerjaan pembuatan saluran reklamasi rawa adalah 67 hari, (b) waktu pelaksanaan proyek yang diberikan masih terlalu lama berdasarkan perbandingan antara waktu efektif rata-rata dengan waktu kontrak rata-rata yaitu 67 hari, sedangkan waktu kontrak rata-rata adalah 132 hari dan (c) tidak ada faktor yang masuk kategori tidak berpengaruh di mana peranannya hampir merata dalam menghambat penyelesaian pekerjaan pembuatan saluran jaringan reklamasi rawa. Adapun faktor-faktor yang menduduki peringkat 1 sampai 5 adalah (1) cuaca, musim dan gejala alam lainnya, (2) ketersediaan alat, (3) kerusakan alat, (4) keamanan lingkungan dan (5) kecelakaan kerja.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Trissiyana Trissiyana, Universitas Antakusuma
Lecturer of Civil Engineering Universitas Antakusuma
Erdy Setiawan, Universitas Antakusuma
Lecturer of Civil Engineering Universitas Antakusuma
Riki Ade Putra, Universitas Antakusuma
Student of Civil Engineering Universitas Antakusuma

References

Abdurrahman M. Asad Nur, dkk, 2012, Analisa Pengelolaan Risiko Proyek-Proyek Pengairan, Universitas Hasanuddin, Makassar.
Bulls. 1998, Faktor - Faktor Penyebab Kegagalan Pelaksanaan Proyek, Perancis.
Canada Survey, KPMG, 1997, Kegagalan Pelaksanaan Proyek, Canada.
Dinas PU Daerah Kab. Kobar, 2013, Dokumen Kontrak Pekerjaan, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dipohusodo, I., 1996, Manajemen Proyek Dan Konstruksi Jilid 1, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Furqon, 1997, Statistika Terapan Untuk Penelitian, CV. Alfabeta, Bandung.
Handoko, T.H., 1999, Dasar-Dasar Manajemen Produksi dan Operasi, Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta.
Haryanto, 2012, Pendekatan Jenis dan Metode Penelitian.
Lock, D., 1990, Manajemen Proyek, Berikut Kepres 29/30 Tahun 1984, Edisi Ke 3, Salemba Empat, Jakarta.
Moleong, L. J., 1988, Metodologi Penelitian Kualitatif, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Project Management Institute, 2004, A Guide To The Project Management Body Of Knowledge, 3rd Edition, E-Book Project Management Institute, USA.
Reksohadipradjo, S., 1997, Manajemen Proyek, BPFE, Yogyakarta.
Rina A., dkk, 2013, Faktor-Faktor Risiko Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi di Bidang Sungai Dinas Pengairan Aceh. Universitas Syiah Kuala, Aceh.
Soeharto, I., 2001, Manajemen Proyek : Dari Konseptual Sampai Operasional, Erlangga, Jakarta.
Suyatno, 2010, Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Penyelesaian Proyek Gedung, Tesis, Universitas Diponegoro, Semarang.
The Standish Group, 1995, Chaos Report, 5 Penyebab Utama Kegagalan Implementasi Proyek.
Published
2017-02-01
How to Cite
Trissiyana, T., Setiawan, E., & Putra, R. A. (2017). Waktu Efektif Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jaringan Reklamasi Rawa di Kotawaringin Barat. Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL), 2(1), 6-11. https://doi.org/10.33084/mitl.v2i1.127