Rehabilitasi dan Pengelolaan Hutan Rawa dan Hutan Rawa Gambut di Provinsi Kalimantan Tengah

  • Sari Marlina Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Keywords: hutan, rawa, gambut, deforestasi, lahan kritis

Abstract

Kawasan Hutan Kalimantan Tengah mencapai 10,295 juta hektar atau sekitar 67,04 % dari total luas wilayah yang mencapai 15,357 juta hektar. Sedangkan sisanya seluas 5,062 juta hektar (32,96 %) merupakan Non Kawasan Hutan. kegiatan-kegiatan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hutan sudah berlangsung selama lebih dari tiga decade, dampak yang dapat dilihat dan dirasakan secara langsung sebagai akibat kurang berhasilnya pengelolaan sumber daya hutan yang memacu laju deforestrasi dan degradasi hutan dari tahun adalah bertambah luasnya Lahan Kritis sebagai simbol rusaknya lingkungan seperti terganggunya tata air, Menurunnya fungsi hutan sebagai pengatur tata air, serta terganggunya ekosistem sebagai akibat dari penebangan hutan, land clearing dan pembuatan saluran / kanal, Meluasnya lahan-lahan tidak produktif dan Sangat potensial untuk terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan dampak asap. Sehingga perlu adanya dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Daerah, Departemen Kehutanan dan seluruh Stake Holders yang dituangkan dalam bentuk Program Terpadu dan Komprehensif dari semua unsur yang terlibat.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Sari Marlina, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

References

Azkha N, Analisis Timbulan, 2006. Komposisi, dan karakteristik sampah di kota Padang. Jurnal Kesehatan Masyarakat
Fitriana, 2013. Gambaran Partisipasi IbuRumah Tangga dalam Pengelolaan Sampah di RW 02 Kel. Tamamaung Kec. Panakkukang Kota Makassar.
Karmila, Raden. 2012. Partisipasi Perempuan dalam Pengolalaan Sampah Rumah TAngga di RW. 02 Kel. Neglasari Kec. Cibeunying Kota Bandung.
Moleong, Lexi.2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja
Nihaya. 2012. Dampak Sampah terhadap kesehatan, 6 september 2012

Suprapto. Dampak masalah sampah terhadap kesehatan masyarakat, Jurnal Mutiara Kesehatan Indonesia, 2005.
Moleong, Lexi.2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja

Suharman, E.Herwan, Y.2011. pengaruh strategi penyuluhan dan motivasi pemeliharaan kesehatan lingkungan terhadap pengetahuaan ibu rumah tangga tentang sampah. Jurnal bumi lestari, 2 agustus 2011

BPS "(Biro Pusat Statistik) dan DEPHUT (Departemen Kehutanan), 2007. Identifikasi Desa di Dalam dan di Sekitar Kawasan Hutan 2007. Kerjasama Departemen Kehutanan dan Biro Pusat Statistik. Jakarta.
BPS (Biro Pusat Statistik) dan DEPHUT (Departemen Kehutanan), 2009. Identifikasi Desa di Dalam dan di Sekitar Kawasan Hutan 2009. Kerjasama Departemen Kehutanan dan Biro Pusat Statistik. Jakarta.
Wulan, Y.C., Yurdi Y., Christian, P., Eva, W., 2004. Analisa Konflik Sektor Kehutanan di Indonesia 1997-2003. CIFOR. Bogor.
DEPHUT (Departemen Kehutanan), 2008.Statistik Kehutanan. Jakarta.

FOReTIKA (Forum Pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi Kehutanan), 2006. Kajian Penerimaan Perkebunan Kelapa Sawit: Implikasi bagi kebijakan fiskal dan konversi hutan sebagai strategi untuk revenue watch. Kerjasama FOReTIKA dan Yayasan Tifa. Jakarta.

Kartodihardjo, H., 1998. Peningkatan Kinerja Hutan Alam Produksi Melalui Kebijakan Penataan Institusi. Disertasi. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Kementerian Kehutanan, 2010. Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN). Draft.
Jakarta. IDS (Institute of Development Studies), 2006. Understanding Policy Processes: A review of IDS's research on the environment. University of Sussex. UK
Kuswijayanti, E.R., 2006. Konservasi Sumberdaya Alam di Taman Nasional Gunung Merapi: Analisis Ekologi Politik. Thesis. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Lahandu, J., 2007. Analisis Kebijakan Pengelolaan Akses Sumberdaya Alam oleh Masyarakat Kaili di Taman Hutan Raya Sulawesi Tengah. Thesis. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Lintong, E., 2005. Resolusi Konflik Pertambangan di Taman Nasional Bogani Nani Watabone. Thesis. Program Pascasarjana Institut
Pertanian Bogor. Bogor.
Published
2018-08-01
How to Cite
Marlina, S. (2018). Rehabilitasi dan Pengelolaan Hutan Rawa dan Hutan Rawa Gambut di Provinsi Kalimantan Tengah. Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL), 3(2), 16-20. https://doi.org/10.33084/mitl.v3i2.645

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>