Jumlah Timbulan dan Komposisi Sampah di Kelurahan Pahandut Kota Palangka Raya serta Dampaknya terhadap Kualitas Air Lindi

Authors

  • Nani Apriyani Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Rudy Yoga Lesmana Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

DOI:

https://doi.org/10.33084/mitl.v4i1.648

Keywords:

TPS, timbulan sampah, komposisi sampah, lindi

Abstract

Jumlah timbulan sampah akan semakin banyak setiap tahunnya seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk. Tempat penampungan sementara (TPS) sampah di daerah pemukiman dapat
menimbulkan masalah lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang jumlah timbulan sampah dan komposisinya serta tingkat pencemaran kualitas air tanah di sekitar TPS. Penelitian ini menggunakan beberapa metode untuk mendapatkan data primer dan sekunder yang diperlukan yaitu studi literatur, survei lapangan, wawancara serta analisis lapangan dan analisis di laboratorium. Sampel air tanah diambil dari 3 titik pada pemukiman masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan jumlah timbulan sampah di TPS Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Terpadu (PST) adalah 77,14 m3/hari atau 12342,4 kg per hari dengan komposisi meliputi sisa makanan, plastik, kertas, kain tekstil, kayu ranting daun, karet kulit dan logam. Pengujian kualitas air lindi menunjukkan bahwa nilai parameter TSS tidak memenuhi baku mutu, serta konsentrasi minyak dan lemak tidak terdeteksi.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Nani Apriyani, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Rudy Yoga Lesmana, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

References

Badan Standardisasi Nasional, 1995, SNI 19- 3938-1995, Timbulan sampah untuk kota kecil dan sedang di Indonesia, Sekretariat Standardisasi Badan
Litbang Kimpraswil, Jakarta.
Harmayani, D. K., Konsukartha, IGM., 2007, Pencemaran Air Tanah Akibat Pembuangan Limbah Domestik di Lingkungan Kumuh Studi Kasus Banjar Ubung Sari, Kelurahan Ubung, Jurnal Permukiman Natah, 5(2), Hal.93.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.59/Menlhk/Setjen/Kum. 1/7/2016. Baku Mutu Lindi bagi Usaha dan/atau
Kegiatan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah.
Pinem, J. A., Ginting, M. S., Peratenta, M., 2014, Pengolahan Air Lindi TPA Muara Fajar dengan Ultrafiltrasi, Jurnal Teknobiologi, 1, Hal 43.
Rahmaniah, R., Meidiana, C., Ari, I. R. D., 2013, Potensi Reduksi Sampah Melalui Pengelolaan Sampah Perkotaan Di TPS Kecamatan Mataram. Jurnal Tata Kota dan Daerah, 5 (5), Hal 119.
Astuti, D., 2006. Analisis Kualitas Air Lindi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Putri Cempo Mojosongo Surakarta. Jurnal Kesehatan, 2(2).
Pagiling, S., Akili, R. H., dan Umboh, J. M. L., 2017. Uji Kualitas Kimia pada Air Lindi di Tempat Pengolahan Akhir Sampah Santiago Tahuna Tahun 2017. Artikel Hasil Penelitian. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi.

Downloads

Published

2019-03-30

How to Cite

Apriyani, N., & Lesmana, R. Y. (2019). Jumlah Timbulan dan Komposisi Sampah di Kelurahan Pahandut Kota Palangka Raya serta Dampaknya terhadap Kualitas Air Lindi. Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL), 4(1), 5–9. https://doi.org/10.33084/mitl.v4i1.648