Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Robo-Robo Di Sekolah Dasar

Internalization Of The Local Wisdom Values Of Robo-Robo Tradition In Elementary School

  • Haris Firmansyah Universitas Tanjungpura
  • Hendra Sulistiawan IKIP PGRI Pontianak
  • Marisah Marisah Universitas Tanjungpura
Keywords: Kearifan Lokal, Mempawah, Robo-Robo, Sekolah

Abstract

Menanamkan nilai budaya lokal kepada generasi penerus melalui pendidikan sekolah sangat diperlukan agar mereka tahu dan sadar bahwa budaya sebagai identitas jati diri suku bangsa harus terus dilestarikan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai tradisi robo-robo di SDN 17 Mempawah Hilir di Kabupaten Mempawah.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini sebagai berikut: Robo-robo merupakan tradisi budaya yang dilaksanakan pada hari Rabu pekan terakhir dibulan Safar dalam rangka menolak bala dan memperingati tapak tilas kedatangan Opu Daeng Manambon beserta rombongan ketika memasuki negeri Mempawah. Semua masyarakat dan instansi turut memeriahkannya termasuk sekolah. Banyak nilai-nilai yang patut kita junjung tinggi dalam budaya robo-robo untuk diinternalisasikan kepada anak diantaranya, nilai religi, nilai hormat kepada leluhur, nilai sosial budaya dan nilai keberagaman. Proses internalisasi dipraktekkan langsung dalam proses rangkaian acara robo-robo dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Haris Firmansyah, Universitas Tanjungpura
Hendra Sulistiawan, IKIP PGRI Pontianak
Marisah Marisah, Universitas Tanjungpura

References

Fajarini, U. (2014) ‘Peranan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Karakter’, SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 1(2), pp. 123–130. doi: 10.15408/sd.v1i2.1225.
Mumpuniarti (2012) ‘Pembelajaran Nilai Keberagaman Dalam Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar Inklusi’, Jurnal Pendidikan Karakter, II(3), pp. 248–257. doi: https://doi.org/10.21831/jpk.v0i3.1231.
Natsir dkk (2017) Ritual Ziarah Makam Opu Daeng Manambon Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat. Yogyakarta: Kepel Press.
Priyatna, M. (2016) ‘Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal’, Jurnal Edukasi Islami Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), pp. 1311–1336. doi: http://dx.doi.org/10.30868/ei.v5i10.6.
Rukin (2019) . Metodologi Penelitian Kualitatif. Sulawesi: Yayasan Ahmar Cendikia Indonesia.
Salman, B. and Natsir (2007) Upacara Adat Suku Melayu Kabupaten Pontianak Mempawah Kalimantan Barat. Jakarta: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.
Solikin, A. (2015) ‘Bimbingan Spiritual Berbasis Nilai-Nilai Budaya’, Al-Tahrir, 15(1), pp. 219–235. doi: 10.21154/al-tahrir.v15i1.166.
Sugiyono (2010) Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suyitno, I. (2012)‘the Development of Education on the Character and Culture of’, Jurnal Pendidikan Karakter, 2(February 2012), pp. 1–13.
Widyaningsih, T. S., Zamroni and Zuchdi, D. (2014) ‘Internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai karakter pada siswa SMP dalam perspektif fenomenologis’, Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(2), pp. 181–194. doi: https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i2.2658
Published
2021-12-16
How to Cite
Firmansyah, H., Sulistiawan, H., & Marisah, M. (2021). Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Robo-Robo Di Sekolah Dasar. Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 9-16. https://doi.org/10.33084/tunas.v7i1.2874