Implementasi Program Pembangunan PJUTS oleh Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah di Kelurahan Kotawaringin Hilir Kecamatan Kotawaringin Lama Kabupaten Kotawaringin Barat Implementation of the Solar-Powered Street Lighting (PJUTS) Development Program by the Central Kalimantan Provincial Energy and Mineral Resources (ESDM) Agency in Kotawaringin Hilir Village, Kotawaringin Lama Sub-District, West Kotawaringin Regency

Main Article Content

Yuliana Astriana

Abstract

Program Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan keselamatan jalan, khususnya di wilayah yang belum terjangkau listrik PLN. Penelitian ini menganalisis implementasi Program Pembangunan PJUTS oleh Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2024 di Kelurahan Kotawaringin Hilir, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini menggali proses pelaksanaan, dukungan dan hambatan implementasi, serta dampak program terhadap masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa program berhasil direalisasikan secara penuh melalui pemasangan 100 unit PJUTS yang berfungsi dengan baik. Analisis berdasarkan kerangka Edwards III memperlihatkan bahwa komunikasi antarinstansi, ketersediaan sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi mendukung keberhasilan implementasi. Program memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan keamanan jalan, rasa aman masyarakat, dan aktivitas malam hari. Namun, terdapat tantangan terkait kondisi geografis, keterbatasan pengawasan, serta risiko kerusakan dan pencurian komponen. Hasil penelitian menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas pemerintahan dan partisipasi masyarakat untuk menjamin keberlanjutan program.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Astriana, Y. (2026). Implementasi Program Pembangunan PJUTS oleh Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah di Kelurahan Kotawaringin Hilir Kecamatan Kotawaringin Lama Kabupaten Kotawaringin Barat: Implementation of the Solar-Powered Street Lighting (PJUTS) Development Program by the Central Kalimantan Provincial Energy and Mineral Resources (ESDM) Agency in Kotawaringin Hilir Village, Kotawaringin Lama Sub-District, West Kotawaringin Regency. Anterior Jurnal, 25(1), 131–134. Retrieved from https://journal.umpr.ac.id/index.php/anterior/article/view/11712
Section
Articles
Author Biography

Yuliana Astriana, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

References

Adisasmita, R. (2011). Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Arifin, M. (2022). Community-Based Maintenance Model for Renewable Energy Infrastructure in Rural Areas. Journal of Energy Policy and Management, 14(2), 112–124.

Azis, S. A., Rahmawati, L., & Mulyono, H. (2024). Solar Energy Utilization for Sustainable Development: Opportunities and Challenges in Indonesia. Jurnal Energi Terbarukan Indonesia, 9(1), 45–60.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Dwipayana, I. (2024). Penerangan Jalan Umum sebagai Elemen Tata Kelola Kota Modern. Jurnal Tata Kelola Perkotaan, 6(1), 1–10.

Ekasari, S. R., Putra, A., & Nugroho, Y. (2023). Cost Efficiency and Environmental Benefits of Solar Street Lighting in Rural Indonesia. Jurnal Teknologi Energi, 5(2), 77–88.

Energy and Resource Institute. (2020). Solar Energy for Rural Electrification: Global Practices and Local Solutions. New Delhi: TERI Press.

Edwards III, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Washington, DC: Congressional Quarterly Press.

Fathoni, A. (2020). Teknologi Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya dan Implementasinya di Indonesia. Jurnal Energi dan Ketenagalistrikan, 12(3), 150–159.

Hakim, R., & Yuliana, N. (2021). Dampak PJUTS terhadap Keamanan dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat Pedesaan. Jurnal Pembangunan Desa dan Energi, 4(1), 33–47.

Hill, M., & Hupe, P. (2014). Implementing Public Policy: An Introduction to the Study of Operational Governance (3rd ed.). London: Sage Publications.

Mazmanian, D., & Sabatier, P. (1983). Implementation and Public Policy. Glenview, IL: Scott Foresman.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Pusdatin ESDM. (2023). Statistik Ketenagalistrikan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Rustiadi, E., & Rachman, A. (2022). Challenges of Renewable Energy Governance in Local Government Context. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 8(2), 89–104.

Setyawan, D. (2021). Kebijakan Energi Terbarukan dan Peran Pemerintah Daerah dalam Mendorong Ketahanan Energi. Jurnal Administrasi Negara, 11(1), 25–40.

Sovacool, B. K. (2017). Reviewing the Governance of Energy Infrastructure: Challenges and Opportunities. Energy Policy, 110, 1–7.

Sutrisno, T. (2022). Analisis Risiko Pencurian Komponen PJUTS di Wilayah Pedesaan. Jurnal Teknologi dan Sistem Energi, 7(3), 201–210.

Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The Policy Implementation Process: A Conceptual Framework. Administration & Society, 6(4), 445–488.