PENINGKATAN HASIL BELAJAR VARIASI DAN KOMBINASI KUDA-KUDA PENCAK SILAT MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL DAN PENDEKATAN BERMAIN PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 TEWEH BARU SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2021/2022
Increasing Learning Outcomes Of Variations And Combinations Of Pencak Silat Horses Through Audio Visual Media And Playing Approaches In Class Ix Students Of SMP Negeri 2 Teweh New Semester 1 Academic Year 2021/2022
DOI:
https://doi.org/10.33084/anterior.v22i1.4194Keywords:
Hasil Belajar, Variasi dan Kombinasi Kuda, Kuda Pencak Silat, Media Audio Visual, Pendekatan BermainAbstract
Peran aktif atau keikutsertaan siswa dalam mengikuti pembelajaran khususnya PJOK masih tergolong kurang. Memang kenyataan di sekolah menunjukkan bahwa proses belajar mengajar PJOK yang berlangsung di kelas IX SMP Negeri 2 Teweh Baru sebenarnya telah melibatkan siswa, misalnya saat guru menerangkan siswa mendengarkan kemudian mencatat pelajaran yang diberikan.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan pada Kelas IX SMP Negeri 2 Teweh Baru. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan 4 teknik yaitu teknik observasi, teknik wawancara, dokumentasi, dan tes.
Hasil penelitian siklus I yakni Skor rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 36,29 hal ini berarti Hasil belajar siswa sedang. Masih ada beberapa siswa yang bersendau gurau dan hanya pasif terutama yang tidak dikontrol oleh guru. Sedangkan jumlah siswa tuntas mencapai 31 siswa atau 67,39%. Peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PJOK yang terjadi setelah adanya tindakan pada putaran siklus 1 tersebut, maka indikator kinerja yang telah ditentukan adalah 80%. Sedangkan hasil tindakan siklus 1 mencapai skor 36,29 jadi perlu dilakukan siklus ke II.
Skor rata-rata hasil belajar siswa pada siklus II adalah 49,03 hal ini berarti Hasil belajar siswa tinggi. Sedangkan jumlah siswa tuntas mencapai 46 siswa atau 100%.
Peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PJOK yang terjadi setelah adanya tindakan pada putaran siklus I dan II tersebut, maka indikator kinerja yang telah ditentukan adalah 80%. Sedangkan hasil tindakan siklus II mencapai 49,03 jadi indikator kinerja untuk siklus II telah tercapai.
Downloads
References
Amir Syarifuddin. 2011. Ushul Fiqh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
AM, Sardiman. 1990. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja GrafindoPersada.
Anonim. 1990. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Dzazuli. 2012. Ilmu Fiqh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
E. Mulyasa. 2002. Kurilum Berbasis Kompetensi: Konsep, Karakteristik dan Implementasi. Bandung: RemajaRosdakarya
Hamalik, Oemar. 2009. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara. Heri Jauhari Muchtar. 2008. Fikih Pendidikan. Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya. http://ardhana12.wordpress.com/2009/01/20/indikator-keaktifan-siswa-
yang-dapat-dijadikan-penilaian-dalam-ptk-2/
Jamal Ma‟mur Asmani. 2011. Tips Pintar PTK: Penelitia Tindakan Kelas.
Yogyakarta: Laksana.
Kemenag RI. 4014. PAI: Buku Guru / Kementrian Agama Republik Indonesia. Jakarta: Direktorat Pendidikan Sekolah
Kunandar. 2011. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas. Depok: PT. Raja grafindo persada.
Lexi Johannes Moleong. 2002. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Munawarah Halil
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All rights reserved. This publication may be reproduced, stored in a retrieval system, or transmitted in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording.