Jurnal Surya Medika (JSM) https://journal.umpr.ac.id/index.php/jsm <p style="text-align: justify;"><strong>Title: </strong>Jurnal Surya Medika (JSM)<br /><strong>Previous title:</strong> JSM (Jurnal Surya Medika)<br /><strong>ISSN: </strong><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2655-2051">2655-2051</a> (Online); <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2460-7266">2460-7266</a> (Print)<br /><strong>Subject:</strong> Health Sciences<br /><strong>Frequency: </strong>Every four months (3 issues per year in April, August, and December) onward May 2022<br /><strong>Indexed at: </strong><a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/4079">SINTA 4</a>,<strong> </strong><a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;and_facet_source_title=jour.1365042">Dimensions</a>, <a href="https://search.crossref.org/?q=2655-2051">Crossref</a>, <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=en&amp;user=zRvCVmkAAAAJ">Google Scholar</a>, <a href="https://garuda.ristekbrin.go.id/journal/view/10623">GARUDA</a>, and more<br /><strong>DOI: </strong><a href="https://doi.org/10.33084/jsm">10.33084/jsm</a><br /><strong>Archive preservation: </strong><a href="https://onesearch.id/Search/Results?filter%5b%5d=repoId:IOS5984">Indonesia OneSearch</a>,<strong> </strong><a href="http://garuda.ristekdikti.go.id/journal/view/10623">GARUDA</a><br /><strong>Publisher: </strong><a href="https://lp2m.umpr.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Institute For Research and Community Services</a> <a href="http://umpr.ac.id" target="_blank" rel="noopener">Universitas Muhammadiyah Palangkaraya</a><br /><strong>Editor in Chief: </strong><a href="https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=57210696950">Rika Arfiana Safitri</a></p> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Surya Medika (JSM)</strong> (<em>J Surya Medika</em>, ISSN: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2655-2051"><em>2655-2051</em></a> (Online); <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2460-7266"><em>2460-7266</em></a> (Print)) is a national scientific journal managed by the <strong><a title="Faculty of Health Science" href="https://fik.umpr.ac.id/">Faculty of Health Science</a> <a href="http://umpr.ac.id" target="_blank" rel="noopener">Universitas Muhammadiyah Palangkaraya</a></strong> and published three times a year (in April, August, and December) onward May 2022 by <strong><a href="https://lp2m.umpr.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Institute for Research and Community Services</a> <a href="http://umpr.ac.id" target="_blank" rel="noopener">Universitas Muhammadiyah Palangkaraya</a></strong>. <strong>Jurnal Surya Medika (JSM)</strong> accepts scientific articles in the form of <strong>original research articles</strong> and <strong>reviews</strong> from anyone without any discrimination, as long as they submit articles that meet scientific principles.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Surya Medika (JSM)</strong> publishes various scientific articles covering <strong>Health Sciences</strong>, in the field but not limited to <strong>Pharmacology-Toxicology, Pharmacognosy-Phytochemistry, Pharmaceutical, Analytical Pharmacy-Medicinal Chemistry, Natural Product Development, Clinical-Community Pharmacy, Management Pharmacy, Medical Laboratory Technology, Clinical Chemistry, Microbiology-Parasitology, Hematology,</strong> and other <strong>General Medical Topics</strong>.</p> <p style="text-align: justify;"><a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/4079"><img src="https://journal.umpr.ac.id/index.php/jsm/management/settings/context//public/site/images/adminjournal/SINTA3.png" width="84" height="30" /></a></p> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Surya Medika (JSM)</strong> is accredited at <strong>"<a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/4079">SINTA 4</a>"</strong> until August 2025 by the Minister of Research and Technology/National Research and Innovation Agency, Indonesia.</p> Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya en-US Jurnal Surya Medika (JSM) 2460-7266 <p>All rights reserved. This publication may be reproduced, stored in a retrieval system, or transmitted in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording.</p> Hubungan Kualitas Tidur Terhadap Kadar Glukosa Darah Sewaktu dan Kadar Trigliserida pada Sopir Bus https://journal.umpr.ac.id/index.php/jsm/article/view/14122 <p>Kualitas tidur merupakan salah satu faktor yang berperan dalam menjaga keseimbangan metabolisme tubuh, termasuk metabolisme glukosa dan lipid. Sopir bus merupakan kelompok pekerja yang berisiko mengalami gangguan kualitas tidur akibat jam kerja yang panjang dan waktu istirahat yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur terhadap kadar glukosa darah sewaktu dan kadar trigliserida pada sopir bus di Terminal Bulupitu Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 20 sopir bus yang dipilih menggunakan accidental sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan kadar glukosa darah sewaktu dan trigliserida diperiksa menggunakan metode fotometri enzimatik GOD-PAP dan GPO-PAP. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah sewaktu dianalisis menggunakan Pearson Chi-Square, sedangkan hubungan kualitas tidur dengan kadar trigliserida dianalisis menggunakan Continuity Correction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk (60,0%), kadar glukosa darah sewaktu normal (75,0%), dan kadar trigliserida normal (60,0%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan kadar glukosa darah sewaktu (p=0,020), sedangkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan kadar trigliserida (p=0,648). Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan kadar glukosa darah sewaktu, tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan kadar trigliserida pada sopir bus di Terminal Bulupitu Purwokerto.</p> Yusma Pramadhani Uli Masuliyah Indarwati Retno Sulistiyowati Cindy Rozza Bella Supriyadi Dita Pratiwi Kusuma Wardani Copyright (c) 2026 Yusma Pramadhani, Uli Masuliyah Indarwati, Retno Sulistiyowati, Cindy Rozza Bella, Supriyadi, Dita Pratiwi Kusuma Wardani http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-09 2026-09-09 12 2 10.33084/jsm.v12i2.14122 Literatur Review: Peran Obat Bedaquiline dalam Terapi Tuberkulosis Resistan Obat Ganda (TB-MDR) terhadap Efektivitas dan Outcome Klinis https://journal.umpr.ac.id/index.php/jsm/article/view/11315 <p>Tuberkulosis resistan obat ganda (TB-MDR) masih menjadi tantangan besar dalam pengendalian TB global dan nasional. Penggunaan regimen konvensional yang panjang dan berbasis suntikan sering kali menimbulkan efek samping berat serta tingkat keberhasilan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau peran bedaquiline dalam meningkatkan efektivitas dan <em>outcome</em> klinis terapi TB-MDR berdasarkan literatur ilmiah terbaru. Metode yang digunakan adalah <em>narrative review</em> dengan menelusuri artikel ilmiah dari database PubMed dan Google Scholar selama 10 tahun terakhir (2015–2025). Hasil telaah menunjukkan bahwa regimen berbasis bedaquiline, seperti BPaL dan BPaLM, mampu meningkatkan tingkat kesembuhan hingga 75–85%, mempercepat konversi sputum menjadi negatif dalam 1–2 bulan, serta menurunkan angka mortalitas hingga 40–50% dibandingkan regimen konvensional. Selain itu, profil keamanannya lebih baik dengan efek samping yang umumnya ringan dan dapat dikendalikan. Dapat disimpulkan bahwa bedaquiline berperan penting sebagai komponen utama dalam regimen modern terapi TB-MDR karena mampu meningkatkan efektivitas pengobatan, memperpendek durasi terapi, serta memperbaiki <em>outcome</em> klinis pasien</p> Awallugina Awal Mally Ghinan Sholih Atika Copyright (c) 2026 Awallugina Awal, Mally Ghinan Sholih, Atika http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-09 2026-09-09 12 2 10.33084/jsm.v12i2.11315 Characterization of Avocado (Persea americana Mill) Extract Nanoparticles on the Growth of Propionibacterium acne https://journal.umpr.ac.id/index.php/jsm/article/view/10011 <p><em>Propionibacterium acne is one of the bacteria that causes acne. One of the plants that can be used as an alternative herbal medicine is avocado (Persea americana Mill). Nanoparticles are solid colloidal particles with diameter ranging from 1-1000 nm. One of the techniques commonly used in making extract nanoparticles is the ionic gelation technique whisch has benefits such as a simple process, the use of non-organic solvents, and ease of process control. This study aims to compare the effectiveness of avocado fruit extract maceration with extract nanoparticles (Persea americana Mill) on the growth of Propionibacterium acne. Avocado fruit were extracted by maceration and characterization nanoparticle with PSA (Particle Size Analyzer) test and FTIR (Fouerier Transform Infra Red). Finally measure the inhibition zone using the diffusion method. The results showed that the inhibitory power of avocado extract at a concentration of 25% was 16,50 mm, at a concentration of 50% was 13,26 mm, and at a concentration of 75% was 32,27 mm.</em> <em>Meanwhile, avocado extract nanoparticles at concentrations of 25%, 50%, and 75% produced the same inhibitory power, which was 6 mm. The results of statistical analysis using the Friedman nonparametric test showed a value (p&lt;0.05) is 0.000 indicating a significant difference between the inhibition zone of avocado fruit extract and avocado fruit extract nanoparticles.</em></p> Chylen Setiyo Rini Hafidho Nafilah Copyright (c) 2026 Chylen Setiyo Rini, Hafidho Nafilah http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-09 2026-09-09 12 2 10.33084/jsm.v12i2.10011 Studi Penggunaan Obat Pada Pasien Sindrom Ovarium Polikistik (Pcos) Di Rsud Haji Provinsi Jawa Timur https://journal.umpr.ac.id/index.php/jsm/article/view/13547 <p><em>Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) is the most common endocrine-metabolic disorder among women of reproductive age, yet comprehensive data on its drug utilization pattern in Indonesian regional hospitals remain limited, particularly in East Java. This study aimed to describe the drug utilization pattern in PCOS patients at RSUD Haji East Java Province during 2020-2025. A descriptive retrospective design was applied using total sampling of 57 outpatient medical records meeting the inclusion criteria, analyzed descriptively using Microsoft Excel. Results showed that monotherapy was the predominant treatment pattern (70.2%), with hormonal therapy being the most frequently used drug class (78.9%). The most commonly prescribed drugs were norethisterone 5 mg (43.9%) and Cycloprogynova (40.4%), while metformin was used in 14.0% of patients and clomiphene citrate (Diphten) as an ovulation-inducing agent in 12.3% of patients. Doses and frequencies were mostly consistent with standard literature, with two frequency variations found for Diane 35 and Microgynon, reflecting the prescribing physician's clinical judgment. Documented adverse effects were found in only one patient (1.8%), consisting of dizziness potentially associated with metformin. All patients (100%) showed clinical improvement in the form of menstrual return within 2 to 6 days after therapy. It is concluded that PCOS drug utilization at RSUD Haji is dominated by hormonal therapy with favorable clinical response, although the completeness of medical record documentation should be improved to support comprehensive therapy monitoring.</em></p> Shella Anggraini Asri Wido Mukti Novamei Indriani Rosy Nurlita Hapsari Copyright (c) 2026 Shella Anggraini, Asri Wido Mukti, Novamei Indriani, Rosy Nurlita Hapsari http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-31 2026-08-31 12 2 10.33084/jsm.v12i2.13547 Analisis Kadar Obat Setirizin Hidroklorida Sediaan Sirup Terhadap Suhu dan Lama Penyimpanan dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis https://journal.umpr.ac.id/index.php/jsm/article/view/11200 <p>Setirizin Hidroklorida merupakan antihistamin generasi kedua yang banyak digunakan dalam terapi alergi dan tersedia dalam bentuk sediaan sirup. Stabilitas sediaan cair seperti sirup relatif lebih rendah dibandingkan sediaan padat, sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kadar obat untuk menentukan <em>Beyond Use Date</em> (BUD). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap kadar cetirizine hydrochloride sirup menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Sampel sirup disimpan pada dua kondisi, yaitu suhu ruang (15–30 °C) dan suhu sejuk (8–15 °C) selama 35 hari. Penetapan kadar dilakukan secara berkala (hari ke-0, 7, 14, 21, 28, dan 35) menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 231 nm. Validasi metode mencakup uji linearitas, LOD, LOQ, akurasi, dan presisi. Data kadar dibandingkan dengan standar Farmakope Indonesia (90–110%). Panjang gelombang maksimum cetirizine hydrochloride diperoleh pada 231 nm dengan persamaan regresi y = 0,0482x – 0,0299 (R² = 0,9979). Nilai LOD sebesar 12,33 ppm dan LOQ sebesar 37,34 ppm. Uji akurasi menunjukkan % recovery sebesar 100,8%, 99,3%, dan 99,7%, sedangkan presisi menunjukkan %RSD = 1,26%. Penyimpanan pada suhu ruang mempertahankan kadar obat dalam rentang farmakope hingga hari ke-35 dengan nilai T90 = 44 hari. Sebaliknya, penyimpanan pada suhu sejuk menunjukkan penurunan kadar lebih cepat dengan nilai T90 = 28 hari. Sampel lebih stabil pada suhu ruang dengan BUD lebih panjang, sehingga penyimpanan pada suhu tersebut direkomendasikan.</p> Andini Roshida Amaliatama Rastria Meilanda Aprilya Sri Rachmayanti Copyright (c) 2026 Andini Roshida Amaliatama, Rastria Meilanda, Aprilya Sri Rachmayanti http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-09-09 2026-09-09 12 2 10.33084/jsm.v12i2.11200