Edukasi Hukum Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga untuk Peningkatan Ketahanan Keluarga Legal Education on Eliminating Domestic Violence to Increase Family Resilience

Main Article Content

Dwi Haryadi
Muhammad Yogie Adha
Reza Adriantika Suntara

Abstract

Domestic violence among Indonesians, especially in Bangka Belitung, is a serious concern. The lack of legal literacy regarding the impacts and factors of domestic violence is one of the causes of the continued prevalence of domestic violence. Therefore, the community service team aims to encourage the elimination of domestic violence in the Tebing Village area, Kelapa District, West Bangka Regency, as part of efforts to increase family resilience. This activity was carried out using a participatory, dynamic socialization method and case study analysis. The participatory approach in this activity aims to encourage the community to be more open to recognizing and reporting acts of violence. The activity was carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results of this service are increased public knowledge about the types of domestic violence and the criminal threats under Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence, as well as increased awareness that domestic violence is not only a personal matter, but a social problem and a form of legal violation with broad impacts.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Haryadi, D., Adha, M. Y., & Suntara, R. A. (2026). Edukasi Hukum Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga untuk Peningkatan Ketahanan Keluarga: Legal Education on Eliminating Domestic Violence to Increase Family Resilience. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(2), 482–490. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v11i2.11298
Section
Articles

References

Anggraini, S., & Asi, M. F. (2022). Hubungan Parenting Stress dengan Perilaku Kekerasan pada Anak. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(8), 2747–2754. https://doi.org/10.47492/jip.v2i8.1160

Farid, M. R. A. (2019). Kekerasan terhadap perempuan dalam ketimpangan relasi kuasa: Studi kasus di Rifka Annisa Women’s Crisis Center. SAWWA: Jurnal Studi Gender, 14(2), 175–190. https://doi.org/10.21580/sa.v14i2.4062

Hadiati Soeroso, M. (2010). Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Prespektif Yuridis-Victimologis. Sinar Grafika.

Haryanto. (2018). Sosialisasi Politik: Satu Pemahaman Awal. PolGoV.

Huraerah, A. (2018). Kekerasan terhadap anak (Revisi). Nuansa Cendekia.

Husso, M., Notko, M., Virkki, T., Holma, J., Laitila, A., & Siltala, H. (2021). Domestic violence interventions in social and health care settings: Challenges of temporary projects and short-term solutions. Journal of Interpersonal Violence, 36(23–24), 11461–11482. https://doi.org/10.1177/0886260519898438

Ibrahim, A. L. (2022). Politik Kriminal Penanggulangan Tindak Pidana Kekerasan Psikis Terhadap Anak Dalam Rumah Tangga. Arena Hukum, 15(3), 538–557. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2022.01503.5

Irawan, A. (2019). BATASAN PENELANTARAN RUMAH TANGGA DALAM PERSPEKTIF HUKUM KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DAN HUKUM PERKAWINAN INDONESIA: Andrie Irawan. Jurnal Hukum Responsif, 7(2), 100–109. https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/hukumresponsif/article/view/735

Kango, U. (2009). Bentuk-bentuk Kekerasan yang dialami Perempuan. Jurnal Legalitas, 2(01). https://doi.org/10.33756/jelta.v2i01.630

Karini, E. (2023). Kekerasan Fisik dalam Rumah Tangga Menurut KUHP dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jurnal Kepastian Hukum Dan Keadilan, 5(1), 75–88. https://doi.org/10.32502/khk.v5i1.7969

Pontoh, M. E., Imran, S. Y., & Mantali, A. R. Y. (2025). Faktor Penyebab Perempuan Dan Anak Menjadi Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(4), 3949–3959. https://doi.org/10.61104/alz.v3i4.1911

PPPA, K. (2025). Banyak Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Tidak Berani Melapor.

Putusan Mahkamah Agung. (2025). https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/index/pengadilan/pn-mentok/kategori/kdrt-1.html

Rofiah, N. (2017). Kekerasan dalam rumah tangga dalam perspektif Islam. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 2(1), 31–44. https://doi.org/10.15575/jw.v2i1.829

Salju, S., Pajarianto, H., Yusuf, M., Pribadi, I., Duriani, D., Halim, I., & Goso, G. (2023). Penguatan Literasi Keuangan untuk Ketahanan Keluarga pada Kelompok Perempuan Muslim Pra Sejahtera: Strengthening Financial Literacy for Family Security on PreProsperous Women Muslim Group. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3 SE-Articles), 341–348. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i3.4617

Setiawan, N. H. (2024). Pemahaman dan faktor–faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga: tinjauan literatur. Jurnal Dialektika Hukum, 6(2), 108–117. https://doi.org/10.572349/civilia.v3i2.448

Sriwidodo, H. J. (2021). Pengantar hukum kekerasan dalam rumah tangga (1st ed.). Kepel Press.

Suntara, R. A. (2022). Peran Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pendidikan Hukum Bagi Warga Negara. Scripta: Jurnal Kebijakan Publik Dan Hukum, 2(II), 307–316. http://journal.puskapkum.org/index.php/scripta/article/view/26

Syamsuddin, S., & Sadik, M. (2024). TEORI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA. Sibaliparriq: Jurnal Hukum Keluarga Dan Literasi Syariah, 1(1), 42–50. https://jurnal.stainmajene.ac.id/index.php/sibaliparriq/article/view/1280

Tency, M. H. S., & Elmi, I. (2009). Kekerasan Seksual dan Perceraian. Malang: Intimedia.

Zaidir, Z., Sujarweni, V. W., Erizal, E., & Diqi, M. (2024). Sosialisasi dan Pelatihan Sistem Informasi Manajemen Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Terintegrasi Berbasis Kampung: Socialization and Training of Village-Based Integrated Family Welfare Empowerment Management Information Systems. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(3 SE-Articles), 491–501. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i3.5926