Pemberdayaan PKK Sukabakti Curug melalui Pelatihan Produksi Opak Tempe sebagai Diversifikasi Pangan Lokal Empowering the PKK Community of Sukabakti, Curug through Tempeh Opak Production Training as a Local Food Diversification Strategy

Main Article Content

Moses Lorensius Parlinggoman Hutabarat
Adolf Jan Nexson Parhusip
Ratna Handayani
Apriani Simatupang
Wiputra Cendana
Joanna Faleshia
Cindy Aulia

Abstract

Tempeh is an Indonesian functional food rich in protein and bioactive compounds; however, its relatively short shelf life may lead to economic losses for producers. This issue is also experienced by the PKK community in Sukabakti Village, Curug, where many members are home-scale tempeh producers. This community service program aimed to enhance participants’ knowledge and skills in processing unsold tempeh into value-added products by producing opak tempe (tempeh crackers). The program was implemented through several stages, including formulation preparation, educational sessions, hands-on practice in producing opak tempe, and evaluation through questionnaires. The activity was conducted at the Food Processing Laboratory of Universitas Pelita Harapan and involved 23 participants. Evaluation results showed that 100% of participants perceived the activity as beneficial and expressed interest in participating in similar programs in the future, while 92% were willing to recommend opak tempe to others. These findings indicate that training in tempeh product diversification has the potential to increase product value and contribute to community economic empowerment.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hutabarat, M. L. P., Parhusip, A. J. N., Handayani, R., Simatupang, A., Cendana, W., Faleshia, J., & Aulia, C. (2026). Pemberdayaan PKK Sukabakti Curug melalui Pelatihan Produksi Opak Tempe sebagai Diversifikasi Pangan Lokal: Empowering the PKK Community of Sukabakti, Curug through Tempeh Opak Production Training as a Local Food Diversification Strategy. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(8), 2543–2551. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v11i8.12517
Section
Articles

References

REFERENSI

Ellent, S. S. C., Dewi, L., & Tapilouw, M. C. (2022). Karakteristik mutu tempe kedelai (Glycine max L.) yang dikemas dengan klobot. AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian, 11(1), 32–40. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2022.11.1.32

Ilmi, I. M. B., Sofianita, N. I., Arini, F. A., & Anwar, K. (2023). Diversifikasi keripik tempe Pondok Pesantren Sirajussaadah Depok. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 6(3), 578–584. https://doi.org/10.24912/jbmi.v6i3.26587

Ismiyati, S., Ayu, I. W., Wijayanti, N., Yani, A., & Syafruddin. (2025). Analisis kualitatif dinamika pertumbuhan home industry tempe berdasarkan faktor internal dan eksternal di Kecamatan Sumbawa. JRAM: Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen, 1(1), 38–56.

Komala, K., Dewanti-Hariyadi, R., & Wulandari, N. (2024). Ketersediaan tempe yang menerapkan cara produksi pangan yang baik di Jabodetabek serta pengetahuan konsumen untuk membelinya. Jurnal Mutu Pangan: Indonesian Journal of Food Quality, 11(1), 1–10. https://doi.org/10.29244/jmpi.2024.11.1.1

Muchtar, F., Hastian, & Ruksanan. (2023). Analisis kadar air, kadar protein, dan karakteristik organoleptik kerupuk stik dengan penambahan konsentrasi ikan layang yang berbeda. AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan), 3(2), 94–105. https://doi.org/10.32627/agritekh.v3i2.630

Nugraha, A. (2024). Identifikasi kadar air pada keripik talas. Journal of Food Security and Agroindustry (JFSA), 2(3), 74–79. https://doi.org/10.58184/jfsa.v2i3.477

Nurdjanah, S., Putri, A., Susilawati, Nurbaiti, & Larassati, D. P. (2025). Kajian ketebalan dan lama pengeringan terhadap sifat kimia, sensoris, dan fisik opak tepung ubi kayu (Manihot esculenta C.). Agrointek, 19(4), 908–915. https://doi.org/10.21107/agrointek.v19i4.22711

Nuriyah, A. S., Nisa, K., Sangrila, K., & Muniroh, A. (2025). Tempe sebagai sumber isoflavon alami: Review article. Jurnal Life Science, 7(1), 19–24. https://doi.org/10.31980/lsciences.v7i1.2285

Parhusip, A. J. N., & Gandhy, A. (2023). Pangan fungsional dan ekonomi sirkular maggot. Penerbit Lakeisha.

Pemilia, A., Handito, D., & Sulastri, Y. (2019). Pengaruh konsentrasi tepung tempe terhadap nutrisi dan mutu sensori opak singkong dari Lombok Utara. Pro Food: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 5(2), 459–468. https://doi.org/10.29303/profood.v5i2.99

Pramaningsih, V., Wahyuni, M., & Suryawan, S. H. (2022). Peningkatan kualitas kemasan tempe menggunakan mesin continuous sealer. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 7(Special Issue 1), 187–192. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v7iSpecial-1.2448

Purwanto, Y. A., & Weliana. (2018). Kualitas tempe kedelai pada berbagai suhu penyimpanan. Warta Industri Hasil Pertanian, 35(2), 106–112. https://doi.org/10.32765/wartaihp.v35i2.4297

Putra, D. A., Zaini, M. A., & Handito, D. (2018). Pengaruh tepung tempe dan virgin coconut oil (VCO) terhadap mutu nutrisi dan sensoris keripik jagung-tempe. Pro Food: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 4(2), 351–362. https://doi.org/10.29303/profood.v4i2.81

Rahman, S., & Dwiani, A. (2021). Pengaruh substitusi tepung tapioka dan tepung terigu serta lama waktu pengukusan terhadap mutu kerupuk sape. Jurnal Triton, 12(1), 45–57. https://doi.org/10.47687/jt.v12i1.156

Saefudin, S., Pujianto, M. E., Puspita, N., & Rohman, T. (2026). Diversifikasi produk tempe melalui penerapan teknologi tepat guna untuk industri rumah tangga. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 11(1), 289–295. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v11i1.10848

Safitry, A., Pramadani, M., Febriani, W., Achyar, A., & Fevria, R. (2021). Uji organoleptik tempe dari kacang kedelai (Glycine max) dan kacang merah (Phaseolus vulgaris). Prosiding SEMNAS BIO: Inovasi Riset Biologi dalam Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Lokal, 358–368. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol1/352

Widhiantari, I. A., Puspitasari, I., Khalil, I. F., Fuadi, M., Saputra, O., Zulfikar, W., Ningsih, S. M., & Aen, N. (2024). Aplikasi efek rumah kaca pada pengeringan jaje opak sebagai bentuk peningkatan kualitas dan higienitas produk di Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(3), 1116–1122. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v7i3.8793