Optimalisasi Peran Hakim dalam Menelusuri Aset Non-Rekening: Analisis Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2013

Main Article Content

Dian May Syifa
Rena Zulfaidah
Muhammad Noor Ridani

Abstract

This research aims to provide a solution regarding the optimization of the judge's role in tracing non-account assets suspected of originating from money laundering crimes based on the authority mandated in Supreme Court Regulation Number 1 of 2013. The primary issue in handling money laundering is the difficulty of proving assets not recorded in bank accounts, even with the implementation of a reverse burden of proof system, as such evidence is prone to manipulation and fabrication by perpetrators. This study employs a normative legal research method with a statutory analysis approach. The results indicate that judges hold a crucial position as the final bastion of justice through the optimization of authorities regulated in Article 15 and Article 17 of Supreme Court Regulation Number 1 of 2013. This optimization includes the judge's authority to conduct direct examinations where the assets are located, request expert testimony—such as from forensic accounting experts to detect hidden fund flows—and request new materials based on financial intelligence reports from the PPATK. By maximizing the visionary role of judges in utilizing these legal instruments, it is expected that obstacles in proving non-account assets can be overcome so that the process of state asset recovery can be carried out more effectively and fairly.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles
Author Biographies

Dian May Syifa, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Rena Zulfaidah, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Muhammad Noor Ridani, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

References

Angela, A., Wardhana, D., Suwandi, K., Malau, L., Wijaya, N. R., Harisman, M. R. A. P., & Darylta, S. (2023). Sosialisasi Laporan Hasil Analisis Dari PPATK (Pusat Pelaporan Dan Analisa Tindak Pidana Keuangan) Tidak Dapat Dijadikan Alat Bukti Dalam Tindak Pidana Pencucian Uang. Jurnal Pengabdian West Science, 2(11), Article 11. https://doi.org/10.58812/jpws.v2i11.737

Dewi, G. V., Fitria, A., Anjasmara, R., & Enggarsasi, U. (2023). Peran Digital Evidence dalam Kasus Money Laundering. Jurnal Risalah Kenotariatan, 4(2). https://doi.org/10.29303/risalahkenotariatan.v4i2.149

Donnia, P., Panjaitan, H., & Hutahaean, A. (2023). Efektifitas Penegakan Hukum Dalam Tindak Pidana Pencucian Uang Hasil Dari Tindak Pidana Korupsi. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), Article 5. https://doi.org/10.31004/innovative.v3i5.6196

Elmayanti, E. (2024). Peranan Hakim dalam Melakukan Penegakan Hukum Progresif. Jurnal Res Justitia: Jurnal Ilmu Hukum, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.46306/rj.v4i1.116

Fuad Hasan. (2022). Kemungkinan Atas Digunakannya Hasil Analisis PPATK sebagai Alat Bukti pada Penanganan Perkara Pencucian Uang. AML/CFT Journal : The Journal Of Anti Money Laundering And Countering The Financing Of Terrorism, 1(1), 53–66. https://doi.org/10.59593/amlcft.2022.v1i1.26

Fuadi, G., Putri, W. V., & Raharjo, T. (2024). Tinjauan Perampasan Aset dalam Tindak Pidana Pencucian Uang dari Perspektif Keadilan. Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan, 5(1), Article 1. https://doi.org/10.18196/jphk.v5i1.19163

Gemilang, G., Ismaidar, I., & Zarzani, T. R. (2024). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi dalam Tindak Pidana Pencucian Uang. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), Article 2. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.10027

Geraldine, A., Altuti, A., & Firmansyah, M. R. (2022). Urgensi Pembentukan Laporan Khusus sebagai Solusi Alat Bukti Surat dalam Penanganan Kasus TPPU di Indonesia: Pintu Optimalisasi Hubungan PPATK-Penyidik. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 52(4), 793–807. https://doi.org/10.21143/jhp.vol52.no4.3381

Hanafiah, A. N. M. N., Rizka, D. S., & Purnamasari, P. (2021). Akuntansi Forensik dalam Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Akuntansi, 1(2), Article 2. https://doi.org/10.37058/jak.v1i2.6719

Haris, B. S. (2016). Penguatan Alat Bukti Tindak Pidana Pencucian Uang dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi di Indonesia. Integritas : Jurnal Antikorupsi, 2(1), 91–112. https://doi.org/10.32697/integritas.v2i1.126

Hartono, M. S., & Yuliartini, N. P. R. (2020). Penggunaan Bukti Elektronik dalam Peradilan Pidana. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 6(1), Article 1. https://doi.org/10.23887/jkh.v6i1.23607

Hiraej, E. O. J. (2017). Teori dan Hukum Pembuktian. Erlangga.

Huda, M. N. (2013). Asas Pembuktian Terbalik Tindak Pidana Pencucian Uang dalam Globalisasi Hukum. Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.14421/sh.v2i2.1932

Ihsan, A., Agustar, A., Muslim, A., & Azzaki, M. A. (2022). Revitalization of The Collection of Zakat Funds in Indonesia: An Explanation from Yusuf Al-Qaradawi’s Fiqh Al-Zakah. Journal of Islamic Economics Lariba, 8(2), 303–312.

Jayanti, P. D., Chandra, T. Y., Yuhelson, Y., Sinaulan, R. L., & Audrey, M. V. (2023). Pembuktian Tindak Pidana Pencucian Uang Hasil Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Barang/Jasa Di Kota Madiun. Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, 3(1), Article 1. https://doi.org/10.37905/dikmas.3.1.197-206.2023

Ketaren, B. R., Harahap, M., & Rehulina. (2024). Peranan Aparatur Penegak Hukum dalam Mencegah dan Memberantas Tindak Pidana Pencucian Uang. Judge : Jurnal Hukum, 5(01), Article 01. https://doi.org/10.54209/judge.v5i01.448

Kumala, M. P. (2021). Kajian Yuridis Asas Pembalikan Beban Pembuktian Dan Asas Actori Incubit Probatio. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum Dan Pendidikan, 6(2), Article 2.

Lubis, F., & Hidayat, N. (2021). Penerapan Pembuktian Terbalik dalam Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang di Kota Medan. Jurnal Mercatoria, 14(2), 34–39. https://doi.org/10.31289/mercatoria.v14i2.5554

Maryani, N., & Sastradipraja, U. (2020). Peranan Audit Investigatif dalam menjadikan Bukti Audit sebagai Bukti Hukum untuk Pembuktian Tindak Pidana Korupsi. Portofolio: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen, Dan Akuntansi, 17(2), Article 2. https://doi.org/10.26874/portofolio.v17i2.199

Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataraman Univesity Press.

Mulkan, H. (2021). Peranan Hakim dalam Persidangan Perkara Pidana sebagai Upaya Penegakan Hukum Pidana. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 16(2), Article 2. https://doi.org/10.33059/jhsk.v16i2.4118

Nasution, A. (2023). Pengaruh Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif terhadap Pengungkapan Kerugian Keuangan Negara [Tesis, Univesitas Jambi]. https://repository.unja.ac.id/

Pujiono, B., Sari, A. G., & Suwadji, S. (2022). Tindak Pidana Pencucian Uang Melalui Investasi Produk Unit Link Asuransi Jiwa sebagai Bentuk Kejahatan Transnasional. Transparansi Hukum, 5(2), Article 2. https://doi.org/10.30737/transparansi.v5i2.3241

Roeroe, S. W. (2022). Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang pada Lembaga Keuangan. Lex Administratum, 10(5), Article 5.

Sadri, F., Juanda, & Atmoko, D. (2023). Konstruksi Yuridis terhadap Pertimbangan Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 46/Pid.Sus/2021/PN.Srg Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan. Jurnal Cahaya Mandalika, 4(2), Article 2. https://doi.org/10.36312/jcm.v4i2.1993

Sahri, F., & Juanda, J. (2023). Konstruksi Yuridis terhadap Pertimbangan Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 46/Pid.Sus/2021/Pn.Srg Berdasarkan Peraturan Perundang–undangan. Jurnal Ilmu Multidisplin, 2(2), 161–178. https://doi.org/10.38035/jim.v2i2.284

Septiana, M. A. B., Nurdin, A., & Hosnah, A. U. (2024). Upaya Mengenal Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Perkara : Jurnal Ilmu Hukum Dan Politik, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.51903/perkara.v2i2.1877

Silitonga, M. (2018). Penggunaan Asas Pembuktian Terbalik dalam Tindak Pidana Pencucian Uang [Disertasi, Universitas Gadjah Mada]. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/154546

Utami, R. R. (2020). Perampasan Aset pada Perkara Tindak Pidana Pencucian Uang yang Berasal dari Tindak Pidana Narkotika. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 4(4), Article 4. https://doi.org/10.58258/jisip.v4i4.1415

Wardhana, R. A. K., & Sularto, R. B. (2022). Studi Komparasi Formulasi Tindak Pidana Pencucian Uang Di Indonesia Dan Malaysia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 4(2), 227–244. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i2.227-244

Widhoyoko, S. A., Payudha, D., Natasha, J., & Immanuel, J. (2017). The Roles of Forensic Accountants in Prevention and Detection of Money Laundering in Phoenix Activities. Indonesian Journal of Accounting and Governance, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.36766/ijag.v1i1.5

Yohanes, Y., Danil, E., & Mulyati, N. (2023). Peran Kejaksaan dalam Perampasan Aset dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Serta Kendala Yang Dihadapi dalam Pelaksanaannya. UNES Law Review, 6(1), Article 1. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i1.1187