Kepercayaan Masyarakat “Dayak Ngaju” terhadap Pali Beraktivitas Pasca Kematian Keluarga

Authors

  • Lastaria Lastaria Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Siti Arnisyah Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Ilham Ilham Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Ade Salahudin Permadi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

DOI:

https://doi.org/10.33084/anterior.v23i1.6327

Keywords:

Pali, Suku dayak, Aktivitas, larangan, Kearifan lokal, mitos, kematian

Abstract

Masyarakat Dayak Ngaju merupakan sekelompok masyarakat yang masih menjunjung tinggi adat istiadat yang berkaitan dengan Pali. Pali ini dikenal juga dengan pamali dalam istilah Jawa. Tujuan penulisan ini sebagai bentuk pengenalan wujud kebudayaan masyarakat Dayak Ngaju yang memiliki nilai kearifan lokal yang berkaitan dengan sikap dan perilaku manusia itu sendiri sehingga sedikit dikenal oleh masyarakat luas. Melalui tulisan ini tentunya pembaca akan dapat membedakan yang mana Pali/larangan yang bersifat mendesak untuk dipatuhi dan yang mana yang bersifat mitos belaka. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif untuk mendeskripsikan bentuk pelaksanaan Pali yang diyakini masyarakat sekitarnya. Hasil penelitian ada berbagai macam Pali (larangan) yang harus dihindari oleh masyarakat Dayak Ngaju, pada saat ada keluarga yang meninggal dunia, salah satunya larangan-larangan dalam beraktivitas. Pali ini juga kuat kaitannya terhadap mitos budaya sekitarnya, karena hal ini dianggap benar-benar terjadi. Orang-orang yang melanggar pali tersebut dipercaya akan memperoleh kesialan dan yang paling penting dapat menimbulkan mala petaka bagi yang melanggarnya. Pali ini tentunya sangat berpengaruh bagi perilaku dan aktivitas keluarga si mati, seperti pali menaruh perkakas yang digunakan untuk membuat peti si mati di dalam rumah. Selain itu, ada juga pali mengkonsumsi sayuran, Pali yang berhubungan dengan perjalanan, dan Pali yang berhubungan dengan kegiatan takziah.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Lastaria Lastaria, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Siti Arnisyah, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Ilham Ilham, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Ade Salahudin Permadi, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

References

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek. (2023). KBBI Daring VI. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek. https://kbbi.kemdikbud.go.id/

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah. (2023). Jumlah Penduduk (Jiwa), 2020-2022. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah. https://kalteng.bps.go.id/indicator/12/390/1/jumlah-penduduk.html

Baier, M. (2007). Perkembangan sebuah agama baru di Kalimantan Tengah. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 9(1), 123–134.

Basri, L. O. A., Mudana, I. W., Habsah, W. O. S., Marhadi, A., Tarifu, L., Burhan, F., & Janu, L. (2017). Pamali, Bajo’s Local Wisdom in the Conservation of Marine Resources. Asian Social Science, 13(12), 63. https://doi.org/10.5539/ass.v13n12p63

Fajarini, S. D., & Dhanurseto, D. (2019). Penerapan budaya pamali dan adat istiadat dalam kehidupan masyarakat kampung adat Kuta Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Profesional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 6(2), 23–29. https://doi.org/10.37676/professional.v6i2.942

Lastaria, L., & Azzakiyah, L. F. (2022). Pali dalam aktivitas sehari-hari suku Dayak Ngaju Desa Mantangai Hulu Kabupaten Kapuas. SAWERIGADING. https://doi.org/https://doi.org/10.26499/sawer.v28i2.942

Misrita, M., & Elbaar, E. F. (2019). Pali Ritual as a Portrait of Dayaknese Local Wisdom at Borneo Island in Treatment of Nature. Proceedings of the 4th ASEAN Conference on Psychology, Counselling, and Humanities (ACPCH 2018), 60–62. https://doi.org/https://doi.org/10.2991/acpch-18.2019.15

Nugraha, S., & Wardani, T. D. (2021). Penerapan Pali Dalam Ritual Tiwah Dayak Ngaju: Pali In The Implementation Of The Dayak Ngaju Tiwah Ritual. Anterior Jurnal. https://doi.org/https://doi.org/10.33084/anterior.v20i2.2175

Nurdiansah, N. (2017). Budaya pamali sebagai landasan pembelajaran lingkungan di sekolah dasar (studi kasus pada masyarakat adat Kampung Naga Tasikmalaya). Pedagogik: Jurnal Penelitian Pendidikan, 4(I). https://doi.org/https://doi.org/10.25134/pedagogi.v4i1.1116

Perdana, D., & Tulis, R. (2019). Hinting Pali: Resolusi Konflik Masyarakat Adat Dayak Dalam Konflik Sengketa Tanah di Wilayah Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah. In IKRA-ITH HUMANIORA. journals.upi-yai.ac.id. http://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/download/444/326

Rozak, R. W. A. (2022). Pemali as defense ecovillage values in kampung kasepuhan babakan lama. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1089, Nomor 1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1089/1/012060

Sanang, A. (2023). Ritual hinting pali pada masyarakat Hindu Kaharingan di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (perspektif hukum Hindu). ecampus.iahntp.ac.id. https://ecampus.iahntp.ac.id/repo/handle/123456789/84

Sugara, B. (2021). Nilai Budaya Pali Dayak Ngaju (Cultural Value As Represented in the Pali of Dayak Ngaju). Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pembelajarannya. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20527/jbsp.v11i2.11724

Sumiaty, M. H. (2023). The value of Tallu Lolona and its influence to the life of Toraja people. Cogent Social Sciences, 9(2). https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2262775

Sutarman, S. (2017). Tabu bahasa dan eufemisme. Yuma Pustaka.

Trattner, K. (2020). Game Review PAMALI: Indonesian folklore horror. In Journal for Religion, Film and Media (Vol. 6, Nomor 1, hal. 166–171). https://doi.org/10.25364/05.06:2020.1.11

Wilson, W. (2017). Dayak Ngaju dalam pusaran kehadiran agama-agama. An1mage Jurnal Studi Kultural, II(2), 117. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=778325&val=12766&title=Dayak Ngaju dalam Pusaran Kehadiran Agama-agama

Wormley, A. S., & Cohen, A. B. (2022). Pathogen prevalence and food taboos: A cross-cultural analysis. Current Research in Ecological and Social Psychology, 3, 100056. https://doi.org/10.1016/J.CRESP.2022.100056

Yuliana, Y. (2019). Ritual Adat Hinting Pali Sebuah Resolusi Konflik Alternatif: Strategi Membuka Komunikasi Pada Konflik Tanah Adat Antara Komunitas Adat Tamanggung Doho …. Jurnal Sosiologi Nusantara. https://doi.org/https://doi.org/10.33369/jsn.5.2.157-170

Downloads

Published

2024-01-31

How to Cite

Lastaria, L., Arnisyah, S., Ilham, I., & Permadi, A. S. (2024). Kepercayaan Masyarakat “Dayak Ngaju” terhadap Pali Beraktivitas Pasca Kematian Keluarga. Anterior Jurnal, 23(1), 69–74. https://doi.org/10.33084/anterior.v23i1.6327