Karakteristik Pasien Obesitas dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Kayon
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu masalah kesehatan global yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Obesitas menjadi salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit ini. Pengukuran antropometri seperti indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, dan lingkar lengan atas dapat digunakan untuk menilai status gizi. Prevalensi obesitas dan DMT2 yang terus meningkat di Kota Palangka Raya, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Kayon, menunjukkan perlunya penelitian mengenai karakteristik pasien obesitas dengan DMT2.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien obesitas berdasarkan IMT, lingkar perut, dan lingkar lengan atas dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada responden penelitian.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengukuran antropometri meliputi IMT, lingkar perut, dan lingkar lengan atas. Data dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi antarvariabel.
Hasil: Dari 47 responden, ditemukan bahwa 48,9% responden tergolong obesitas berdasarkan IMT, 59,6% berdasarkan lingkar perut, dan hanya 4,3% berdasarkan lingkar lengan atas. Tujuh orang (14,9%) terdiagnosis DMT2, sementara 40 orang (85,1%) tidak menderita DMT2.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien di wilayah kerja Puskesmas Kayon mengalami obesitas, terutama berdasarkan lingkar perut dan IMT,namun untuk obesitas berdasarkan lingkar lengan atas relatif rendah. kejadian DMT2 masih relatif rendah di antara responden.
Kata Kunci: Obesitas, Diabetes Melitus Tipe 2, IMT, Lingkar Perut, Lingkar Lengan Atas.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arania R, Triwahyuni T, Esfandiari F, Rama Nugraha F, Patologi D, Rumah A, et al. Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin, dan Tingkat Pendidikan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus di Klinik Mardi Waluyo Lampung tengah. Jurnal Medika Malahayati. 2021;5(3):146–53.
Astutisari I. Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Manggis I. Jurnal Riset Kesehatan Nasional. 2022;6(2):79–87.
Azizah UN, Wurjanto MA, Kusariana N, Setyawan Susanto H. Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kontrol Glikemik Pada Penderita Diabetes Melitus : Systematic Review. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas. 2022;7(1):411–22.
Resti HY, Cahyati WH. Kejadian Diabetes Melitus Pada Usia Produktif di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2022;6(3):350–61.
Fauzi A. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Mortalitas Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Komplikasi Masuk Di Ruang ICU Rs. Pelabuhan jakarta Factors Affecting the Events of Mortality in Diabetes Mellitus Patients with Complications in The ICU of Pelabuhan Jakarta Hospital. Jurnal Ilmiah Keperawatan. 2023;9(2):211–8.
Kementerian Kesehatan RI. Laporan Riskesdas Kalteng 2018. 2018.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah .2019. 2019.
Badan Pusat Statistik Kota Palangka Raya. Statistik Kota Palangka Raya. 2021.
Badan Pusat Statistik Kota Palangka Raya. Statistik Kota Palangka Raya. 2024.
Situmorang S, Hanida W. Hubungan Karakteristik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan lipid Profile di Rs Royal Prima tahun 2021. Jambura Journal Of Health Science And Research. 2022;5(1):42–50.
Suryawan I. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Risiko Obesitas Pada Remaja SMA di Kota Denpasar [skripsi] . Denpasar: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bali. 2018.
Kementerian Kesehatan RI. Survei Kesehatan Indonesia. 2023.Kementerian Kesehatan RI. Porfil Kesehatan Indonesia. 2021.
Kementerian Kesehatan RI. Porfil Kesehatan Indonesia. 2021.
Rita N. Hubungan Jenis Kelamin, Olahraga, dan Obesitas dengan Kejadian Diabetes Melitus pada Lansia. Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK). 2018 Apr 1;2(1):93–100.
Yunita, Diani N. Hubungan Obesitas Sentral dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2:Literature Review. PENA NURSING. 2022 Jun;1(1):22.
Prihandini K, Mulyasari P. The Correlation Mid-Upper Arm Circumference and Body Mass Index in Young Adults. JGK. 2019 Jul;11(26):115–22.