Campur Kode Pada Web Series Harus Kawin Karya Vemmy Sagita dan Implikasinya dalam Pembelajaran Drama Kelas XI SMA

Main Article Content

Lipina Lipina
Alifiah Nurachmana
Patrisia Cuesdeyeni
Albertus Purwaka

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan wujud campur kode yang terdapat pada web series Harus Kawin karya Vemmy Sagita. (2) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya campur kode pada web series Harus Kawin karya Vemmy Sagita. (3) mendeskripsikan implikasi dalam  pembelajaran drama di SMA kelas XI semester genap. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik simak dengan cara menyimak tuturan tokoh dalam film. Teknik simak dalam penelitian ini peneliti hanya sebagai pengamat dan tidak terlibat dalam peristiwa tutur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam web series Harus Kawin terdapat campur kode yang berwujud dalam bentuk kata, frasa, baster, perulangan kata, ungkapan atau idiom, klausa, sedangkan faktor terjadinya campur kode dalam web series tersebut adalah , yaitu faktor peranan, faktor penutur, dan faktor bahasa dalam dialog tokoh pada web series Harus Kawin karya Vemmy Sagita. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai materi pembelajaran bahasa Indonesia pada menganalisis isi drama kelas XI semester dua di SMA.


Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan wujud campur kode yang terdapat pada web series Harus Kawin karya Vemmy Sagita. (2) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya campur kode pada web series Harus Kawin karya Vemmy Sagita. (3) mendeskripsikan implikasi dalam  pembelajaran drama di SMA kelas XI semester genap. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik simak dengan cara menyimak tuturan tokoh dalam film. Teknik simak dalam penelitian ini peneliti hanya sebagai pengamat dan tidak terlibat dalam peristiwa tutur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam web series Harus Kawin terdapat campur kode yang berwujud dalam bentuk kata, frasa, baster, perulangan kata, ungkapan atau idiom, klausa, sedangkan faktor terjadinya campur kode dalam web series tersebut adalah , yaitu faktor peranan, faktor penutur, dan faktor bahasa dalam dialog tokoh pada web series Harus Kawin karya Vemmy Sagita. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai materi pembelajaran bahasa Indonesia pada menganalisis isi drama kelas XI semester dua di SMA.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Lipina, L., Nurachmana, A. ., Cuesdeyeni, P. ., & Purwaka, A. (2026). Campur Kode Pada Web Series Harus Kawin Karya Vemmy Sagita dan Implikasinya dalam Pembelajaran Drama Kelas XI SMA. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 21(1), 66–73. https://doi.org/10.33084/pedagogik.v21i1.10299
Section
Articles

References

Chaer, A., & Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan awal (Ed. rev.). Rineka Cipta.

Kirana. (2022). Implikasi pembelajaran di sekolah terhadap kepribadian anak di masyarakat. Cross-Border: Journal of International Border Studies, Diplomacy, and International Relations, 5(1), 589–598. https://journal.iaisambas.ac.id/index.php/Cross-Border/article/view/1012

Kridalaksana, H. (2008). Kamus linguistik (Ed. ke-4). Gramedia Pustaka Utama.

Mahsun. (2019). Metode penelitian bahasa: Tahapan strategi, metode, dan tekniknya (Ed. ke-3). RajaGrafindo Persada.

Margareta, A., Purwaka, A., Cuesdeyeni, P., Poerwadi, P., & Christy, N. A. (2024). Campur kode dalam web series Kaget Nikah karya Vemmy Sagita dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 3(1), 15–27. https://doi.org/10.55606/mateandrau.v3i1.1966

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Ed. rev., Cet. ke-40). PT Remaja Rosdakarya.

Nisa, K. (2018). Analisis kesalahan berbahasa pada berita dalam media surat kabar Sinar Indonesia Baru. Jurnal Bindo Sastra, 2(2), 218–224. https://doi.org/10.32502/jbs.v2i2.1261

Noermanzah. (2019). Bahasa sebagai alat komunikasi, citra pikiran, dan kepribadian. Prosiding Seminar Nasional Bulan Bahasa (Semiba), 306–319. https://doi.org/10.31219/osf.io/ez6dk

Noviasi, Usop, L. S., Perdana, I., Poerwadi, P., Diman, P., & Linarto, L. (2021). Campur kode dalam iklan penawaran barang di forum jual beli online Facebook Kota Palangka Raya (kajian sosiolinguistik). Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 2(2), 18–31. https://doi.org/10.37304/enggang.v2i2.3881

Putri, A. H., Wardhana, D. E. C., & Supadi. (2021). Campur kode dalam pembelajaran di kelas rendah Sekolah Dasar Negeri 74 Rejang Lebong. Jurnal Ilmiah Korpus, 5(1), 11–25. https://doi.org/10.33369/jik.v5i1.13105

Ramlan, M. (2009). Morfologi: Suatu tinjauan deskriptif. C.V. Karyono.

Sumarsono. (2017). Sosiolinguistik (Cet. ke-5). Pustaka Pelajar.