Penerapan Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal Untuk Meningkatkan Apresiasi Seni Tari Mahasiswa PGSD Muhammadiyah Kupang
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Apresiasi seni tari di kalangan mahasiswa PGSD masih cenderung rendah, terutama pada konteks budaya lokal Nusa Tenggara Timur. Rendahnya apresiasi ini berimplikasi pada kesiapan calon guru dalam mengintegrasikan seni tari ke dalam pembelajaran di sekolah dasar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan pembelajaran berbasis budaya lokal dalam meningkatkan apresiasi seni tari mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama satu semester akademik. Subjek penelitian terdiri dari 28 mahasiswa PGSD semester IV yang mengikuti mata kuliah Pendidikan Seni Tari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian tari-tarian lokal Timor seperti Tari Likurai, Tari Bonet, dan Tari Caci ke dalam kurikulum pembelajaran dapat meningkatkan keterlibatan emosional, pemahaman kultural, dan motivasi belajar mahasiswa. Tiga tema utama berhasil diidentifikasi: (1) peningkatan koneksi identitas budaya, (2) transformasi sikap estetik, dan (3) pengembangan kompetensi pedagogis berbasis kearifan lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pembelajaran seni yang kontekstual dan relevan untuk pendidikan guru di daerah dengan keragaman budaya tinggi.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Any article on the copyright is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share work with an acknowledgment of the work authors and initial publications in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of published articles of work (eg, post-institutional repository) or publish it in a book, with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
References
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fadland, M. (2025). Penerapan Etnopedagogi Pada Kurikulum International School Golden Gate Kota Sorong= Application Of Ethnopedagogy In The Curriculum International School Golden Gate Sorong City (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Hartono. (2020). Pembelajaran gamelan Jawa berbasis budaya lokal di pendidikan tinggi seni. Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni, 5(1), 45–62. https://doi.org/10.30870/jpks.v5i1.8453
Hidajat, R. (2025). Seni Pertunjukan & Pariwisata Budaya Indonesia. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Indrayadi, S. I., Anggita, R. S., & Utami, Y. E. (2025). Mewujudkan Otonomi Sekolah untuk Mendukung Pembelajaran yang Responsif terhadap Budaya: Bukti dari Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.
Isbayani, N. L. S., Sudatha, I. G. W., & Sukmana, A. I. W. I. Y. (2021). Pengembangan media video seni tari berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 54(1), 124–133. https://doi.org/10.23887/jpp.v54i1.32291
Lephen, P. (2025). Teori Sastra untuk Kajian Drama, Teater, Pertunjukan dan Sinema.
Nahak, H. M. D. (2019). Upaya melestarikan budaya Indonesia di era globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65–76. https://doi.org/10.33369/jsn.5.1.65-76
Neonbasu, G. (2016). Portrait of human in Timor: Culture and natural environment. Obor Publishers.
Nurhaliza, F., Putra, Z. H., Hermita, N., & Copriady, J. (2025). Reflexive Thematic Analysis sebagai Strategi Kualitatif dalam Kajian Pendidikan Multikultural. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 5256-5272.
Nope, H. A., & Selan, M. (2021). Pemberdayaan Tarian Adat Bonet Pada Masyarakat Atoni Pah Meto (Studi Kasus di Kecamatan Kota SoeKabupaten Timor Tengah Selatan Propinsi Nusa Tenggara Timur). Hermeneutika: Jurnal Hermeneutika, 7(2).
Rohaeni, S., Djuanda, D., & Iswara, P. D. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Materi Teks Bahasa Indonesia Berbasis Budaya Jawa Barat Fase C. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(1), 1387-1396.
Rohidi, T. R. (2016). Pendidikan seni: Isu dan paradigma. Cipta Prima Nusantara.
Samingan, S. P. (2024). Aksara Lota Ende: Sejarah Dan Eksistensinya. Revitalisasi Ilmu Sejarah, Seni, Dan Budaya Dalam Dunia Pendidikan, 35.
Septiana, I. (2025). Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Dalam Praktek Gerak Dasar Tari Menggunakan Video Pembelajaran Gardati (Doctoral dissertation, STKIP PGRI PACITAN).
Sugiarto, A. (2022). Peran kearifan lokal dalam pembelajaran seni budaya di sekolah dasar: Sebuah kajian literatur. Jurnal Basicedu, 6(3), 4892–4902. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2986
Susanto, A. (2021). Integrasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran seni tari untuk membentuk karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 1–14. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i1.37241
Susilawati, V., & Marhadi, H. (2025). Implementasi Pendidikan Nilai Dalam Pembelajaran Sekolah Dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 346-364.
Taupik, R. P., Ardipal, A., Desyandri, D., & Utami, V. Q. N. (2023). Upaya peningkatan pengetahuan dan kreatifitas siswa sekolah dasar dalam menyusun pola lantai pada pembelajaran seni tari. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 10(2), 343-351.
Thaib, J. (2024). Revitalisasi Nilai Lokal Melalui Pendidikan di Era Teknologi. Jurnal Ilmiah Guru Madrasah, 3(2), 118-133.
Widodo, S. T., & Suharto, S. (2021). Revitalisasi seni pertunjukan tradisional sebagai upaya pelestarian budaya lokal di era digital. Jurnal Seni Budaya, 19(1), 44–56. https://doi.org/10.31091/mudra.v36i1.1285
Yasa, I. K. A., Wahyuni, I. G. A. D., Ardiyasa, I. P., Palguna, I. K. E., Juliawan, I. N., & Darmayoga, I. K. A. (2024). Pelatihan dan pembinaan tari topeng sidhakarya dan tata rias di yayasan taksu tri datu nusa penida: Upaya pelestarian seni tradisi dalam konteks pendidikan karakter. PANAKAWAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 58-70.
Yudartini, N. L. (2022). Pembelajaran berbasis budaya Bali sebagai strategi peningkatan apresiasi seni peserta didik sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 207–216. https://doi.org/10.23887/jipp.v6i2.42988
Yulianto, R. E. (2020). Pendidikan seni untuk membentuk manusia ideal pada sekolah umum. Imajinasi: Jurnal Seni, 14(1), 17-24.
Wafa, M. S., Qonita, Y. R. A., Widiastuti, T., Zayyana, A., & Aristiyanto, R. (2025). Studi Literatur: Pembelajaran Seni Tari untuk Peningkatan Kreativitas Visual dan Kinestetik di Tingkat Sekolah Dasar. Aplikasi Riset Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 1(2), 140-156.