Edukasi dan Skrining Hemoglobin sebagai Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Education and Hemoglobin Screening as an Effort to Prevent Anemia In Adolescents

Main Article Content

Aida Kusnaningsih
Reny Sulistyowati

Abstract

Anemia is a health condition that can affect adolescents. Anemia is a condition in which the number of red blood cells and hemoglobin levels is lower than normal. Efforts to prevent anemia can be made by increasing knowledge about anemia and conducting early detection of anemia. The community service activities included health education on anemia and on detecting it through hemoglobin (Hb) level testing. The activities aimed to improve the health of adolescent girls through early detection of anemia, anemia education, and brain health. Thirty female students participated in the activities. The health education was conducted through a lecture and question-and-answer method, with an LCD projector, slides, and booklets. Early detection of anemia involved hemoglobin testing using an Hb meter and peripheral blood samples. The activities ran smoothly, with all participants enthusiastically participating from beginning to end. Evaluation results showed that 30 (100%) participants did not experience anemia. The level of knowledge about anemia before the anemia education was mostly at a sufficient level (17 students (56.7%), and after the education, all 30 (100%) participants had a good level of knowledge. The activity provided benefits, increasing knowledge from fair to good, and providing baseline data on the incidence of anemia in adolescent girls.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Kusnaningsih, A., & Sulistyowati, R. (2026). Edukasi dan Skrining Hemoglobin sebagai Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja: Education and Hemoglobin Screening as an Effort to Prevent Anemia In Adolescents. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(6), 1713–1719. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v11i6.11941
Section
Articles

References

Abdania, H.T., et al. (2025). Pendidikan Kesehatan untuk Mencegah Anemia Pada Remaja Perempuan di SMA Negeri 16 Samarinda. Bima Abdi Jurnal Pengabdian Masyarakat. 5(2). 479-485. DOI: https://doi.org/10.53299/bajpm.v5i2.1840

Abidin, Z. (2022). Psikologi perkembangan remaja. Yogyakarta: Deepublish

Akib, A., & Sumarmi, S. (2017). Kebiasaan Makan Remaja Putri yang Berhubungan dengan Anemia: Kajian Positive Deviance. Amerta Nutrition, 1(2): 105-116. https://doi.org/10.20473/amnt.v1i2.2017.105-116

Depkes RI. (2008). Laporan Nasional 2007 Riset Kesehatan Dasar (RIKESDAS) 2007. Jakarta: Balitbangkes Depkes RI.

Djannah, R., & Wisudawati, W. (2023). Pengaruh Pendidikan Gizi dan Anemia Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Pencegahan Anemia. Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada. 9(1). 10-17. https://doi.org/10.56861/jikkbh.v9i1.105

Ien, T.A.H, & Fibriana, A. I. (2017). Kejadian Kematian Maternal di RSUD Dr. Soesilo Slawi. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 1(4). 36-48. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/632414

Kemenkes RI. (2023). Laporan Nasional Status Gizi dan Kesehatan Remaja 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/

Kemenkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar (RIKESDAS) 2013. Jakata: Balitbangkes Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2019). Laporan Nasional RIKESDAS 2018. Jakata: Lembaga Penerbit (LPB).

Kemenkes RI. (2020). Pedoman pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri dan wanita usia subur. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.kemkes.go.id/book/895

Mansjoer, A. dkk. (1999). Kapita Selekta Kedokteran Edisi ke-3. Jakarta: Media Aesculapius Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=507150

Maharani, M.R., Dewi, N.R., dan Dewi, T.K. (2025). Implementasi Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia. Jurnal Cendikia Muda. 5(3). 417-422. https://www.jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/736

Mesi, E.S., Oktiningrum, M, dan Vallen, N. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Pada Remaja Putrid i SMA Kesatrian 2 Semarang. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES). 3(1). 246-253. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v3i1.2772

Munthe, E, A., dan Permatasari, S. (2023) Penyuluhan Anemia dan Pemberian Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri (Rematri) di SMPN-11 Palangka Raya. Jurnal Pengabdian Kampus, 10(1), 77-80ISSN 2252-8628(p); 2776-091X(e). https://doi.org/10.52850/jpmupr.v10i1.7880

Nisa’, N. (2020). Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 4 (3). 595-605. http://dx.doi.org/10.30829/contagion.v6i1.19020

Purwaningtyas, M. L., & Prameswari, G. N. (2017). Faktor kejadian anemia pada ibu hamil. HIGEIA (Jour-nal of Public Health Research and Development), 1(3): 43-54. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/632402

Ridwan, A. Hasanuddin, P., & Arwie, D. (2025). Penyuluhan dan Pemeriksaan Hemoglobin Pada Remaja di SMP Negeri 14 Bulukumba Sebagai Deteksi Dini Anemia. MAMMIRI: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2(1).19-25. https://doi.org/10.51574/mammiri.v2i1.2793

Smeltzer, Suzanne C. (2001). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Brunner & Suddart Edisi 8. Alih bahasa: Agung Waluyo et al. Jakarta: EGC. https://balaiyanpus.jogjaprov.go.id/opac/detail-opac?id=23927

Yuliani, N. N. S., Trinovita, E., & Ludjen, U. (2020). Analisis Determinan Status Gizi Dan Anemia Pada Remaja Putri Di Desa Tumbang Rungan, Kota Palangka Raya. Jurnal Kedokteran Universitas Palangka Raya, 7(2), 853–857. https://doi.org/10.37304/jkupr.v7i2.589