Integrasi Sociocultural Theory Vygotsky dan Kearifan Lokal Manugal Dalam Pendidikan Karakter Gotong Royong Era Digital: Studi Literatur Integrating Vygotsky’s Sociocultural Theory And The Manugal Local Wisdom Into Gotong Royong Character Education In The Digital Era: A Literature Review

Main Article Content

Heppy Peronika
M. Fatchurahman
Ahmad Syar'i

Abstract

Perkembangan teknologi digital menciptakan digital chasm di mana anak masuk ke "realitas virtual" tanpa mediasi More Knowledgeable Other (MKO). Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan teori Zone of Proximal Development (ZPD) Vygotsky dengan tradisi Manugal Suku Dayak Katingan untuk merancang model pembelajaran "Manugal Digital". Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data primer diperoleh dari karya Vygotsky (1978) dan dokumen etnografi Manugal Candra dkk. (2023). Data sekunder berupa artikel jurnal SINTA dan Scopus 2020–2025, salah satunya Smirnov & Smirnov (2023). Teknik analisis data dilakukan secara komparatif-sintetik. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat irisan konseptual antara Vygotsky dan Manugal, yaitu peran MKO, scaffolding bertahap, nilai kolektivitas, dan kemandirian berbasis gotong royong. Berdasarkan irisan tersebut, penelitian ini mensintesiskan model "Manugal Digital" dengan lima sintaks pembelajaran. Kesimpulannya, "Manugal Digital" dapat menjadi solusi atas digital chasm dan relevan untuk penguatan dimensi Bergotong Royong Profil Pelajar Pancasila di SD Kabupaten Katingan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Peronika, H., Fatchurahman, M., & Syar’i, A. (2026). Integrasi Sociocultural Theory Vygotsky dan Kearifan Lokal Manugal Dalam Pendidikan Karakter Gotong Royong Era Digital: Studi Literatur: Integrating Vygotsky’s Sociocultural Theory And The Manugal Local Wisdom Into Gotong Royong Character Education In The Digital Era: A Literature Review. Anterior Jurnal, 25(3), 140–143. https://doi.org/10.33084/anterior.v25i3.13457
Section
Articles
Author Biographies

Heppy Peronika, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

M. Fatchurahman, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Ahmad Syar'i, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

References

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). 2026. Survei Internet APJII 2026. Jakarta: APJII. Tersedia https://survei.apjii.or.id di Diakses 23 Juni 2026.

Kemendikdasmen. 2025. Rapor Pendidikan SDN Telok. Indikator Karakter: Kurang, turun 4,17 dari 2024. Diakses 23 Juni 2026.

Kanevsky, L., Lo, O., & Marghelis, V. (2021). Proyek individual atau kolaboratif? Pertimbangan yang memengaruhi preferensi siswa dengan kemampuan penalaran tinggi dan siswa seusianya. Studi Kemampuan Tinggi, 33 , 87-119. https://doi.org/10.1080/13598139.2021.1903842

Joko Candra, et al. “Budaya Manugal Sebagai Suatu Kearifan Lokal...” Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora 2, no. 2 (2023): hlm. 2.

Asror, M., Zainiyati, H., & Suryani, S. (2024). Model Gusjigang untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di era digital. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran (EduLearn) . https://doi.org/10.11591/edulearn.v18i4.21039

Rahmad, R. (2021). Nilai karakter cinta tanah air dan gotong royong pada kearifan lokal manugal sebagai sumber belajar IPS di sekolah dasar. MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pengajaran, 7(2), 220-227.

Profil Pelajar Pancasila dimensi Gotong Royong: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka (Jakarta: Kemendikbudristek, 2022), hlm. 19-24.

Simon Marginson & Thi Kim Anh Dang, “Vygotsky’s Sociocultural Theory in the Context of Globalisation,” Asia Pacific Journal of Education 37, no. 1 (2017): 116–129, hlm. 4

I Putu Suardipa, “Proses Scaffolding pada Zone of Proximal Development (ZPD) dalam Pembelajaran,” Widya Accarya 11, no. 1 (2020): hlm. 81-82

Marginson, S., & Dang, T. (2017). Vygotsky’s sociocultural theory in the context of globalization. Asia Pacific Journal of Education, 37, 116 - 129. https://doi.org/10.1080/02188791.2016.1216827 hal 4-5

Pernyataan ini merupakan identifikasi celah penelitian oleh penulis. Berdasarkan telaah atas Vygotsky (1978); Candra, et al. (2023); dan Marginson & Dang (2017), belum ditemukan model pembelajaran yg mengintegrasikan ketiganya.

I Putu Suardipa, “Proses Scaffolding pada Zone of Proximal Development (ZPD) dalam Pembelajaran,” Widya Accarya 11, no. 1 (2020): hlm. 81-82

Snyder, H. (2019). Tinjauan literatur sebagai metodologi penelitian: Gambaran umum dan pedoman. Jurnal Penelitian Bisnis . https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039 hal 337

Apriliyah, M., & Santoso, G. (2024). Implementation (P5) Profile Strengthening Project Pancasila Students Dimensions of Mutual Cooperation at Madrasah Ibtidaiyah. IJEBD (International Journal of Entrepreneurship and Business Development). https://doi.org/10.29138/ijebd.v7i4.2896

Profil Pelajar Pancasila dimensi Gotong Royong: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka (Jakarta: Kemendikbudristek, 2022), hlm. 19-24.

Smirnov, S., & Смирнов, С. А. (2023). L.S. Vygotsky and the Digit: Challenge for Cultural-Historical Psychology. Cultural-Historical Psychology. https://doi.org/10.17759/chp.2023190205

Djungan, T. D. L. (2021). Nilai Budaya Manugal bagi Pembentukan Karakter dalam Melestarikan Kearifan Lokal Masyarakat Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 2, 319-323.