Hubungan Penurunan Fungsi Pendengaran dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia di Puskesmas Pertiwi Makassar

Main Article Content

Achmad Fauzan Zacky
Muhammad Alim Jaya
Ahmad Ardhani Pratama
Andi Tenri Sanna
Mohammad Reza Zainal Abidin

Abstract

Peningkatan jumlah lanjut usia di Indonesia diikuti oleh meningkatnya masalah kesehatan terkait penuaan, termasuk penurunan fungsi pendengaran dan fungsi kognitif. Gangguan pendengaran merupakan kondisi yang sering terjadi pada lansia dan diketahui dapat memengaruhi kemampuan komunikasi serta kemandirian. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penurunan fungsi pendengaran berhubungan dengan percepatan penurunan fungsi kognitif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis gangguan penurunan pendengaran pada lanjut usia, untuk mengetahui fungsi kognitif pada lanjut usia, serta untuk menganalisis hubungan gangguan penurunan pendengaran dengan fungsi kognitif pada lanjut usia. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik  korelasional dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia mengalami gangguan pendengaran tipe sensorineural dan menunjukkan penurunan fungsi kognitif, terutama pada kategori gangguan kognitif berat. Namun, hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara gangguan penurunan pendengaran dengan fungsi kognitif pada lanjut usia. Maka dapat disimpulkan bahwa gangguan pendengaran tipe sensorineural dan penurunan fungsi kognitif banyak ditemukan pada lansia, namun penurunan fungsi pendengaran tidak berhubungan secara signifikan dengan fungsi kognitif.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Zacky, A. F., Jaya, M. A., Pratama, A. A., Sanna, A. T., & Abidin, M. R. Z. . (2026). Hubungan Penurunan Fungsi Pendengaran dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia di Puskesmas Pertiwi Makassar. Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 8(2), 1170–. https://doi.org/10.33084/bjmlt.v8i2.12313
Section
Articles

References

Asyari, A., Permana, H., Hafiz, A., & Rosalinda, R. (2020). Hubungan gangguan pendengaran dengan penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut. Majalah Kedokteran Andalas, 43(1), 8–14.

Bumi, H. R., Apriandi, B., Thaheransyah, T., Hakim, R., Dahlan, D., & Lahmi, A. (2025). Gangguan Otak yang Berkaitan dengan Belajar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 2010–2019.

Firdaus, R. (2020). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Status Anemia dengan Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia. Faletehan Health Journal, 7(1), 12–17.

Friska, B., Usraleli, U., Idayanti, I., Magdalena, M., & Sakhnan, R. (2020). The relationship of family support with the quality of elderly living in sidomulyo health center work area in Pekanbaru road. JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan, 9(1), 1–8.

Haris, A. (2025). Proses Kognitif Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam. JPSL: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Lingkungan, 3(2), 100–110.

Lumowa, Y. R., & Rayanti, R. E. (2024). Pengaruh usia lanjut terhadap kesehatan lansia. Jurnal Keperawatan, 16(1), 363–372.

Maharani, C. P., Utama, W. T., Wardani, N. F., & Sutarto, S. (2026). Tinjauan Literatur: Interaksi Berbagai Faktor Risiko Gangguan Pendengaran Akibat Bising “Noise-Induced Hearing Loss”(NIHL). Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 9(1), 182–193.

Mardiana, K. (2022). GAMBARAN FUNGSI KOGNITIF BERDASARKAN KARAKTERISTIK LANSIA YANG TINGGAL DI KOMUNITAS: Cognitive Functions Based on the Characteristics of Elderly Indwelling-Community. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 8(4), 577–584.

Maulina, B., & Ulfa, A. (2022). Peran intensitas aktivitas fisik sehari-hari terhadap derajat fungsi kognitif pada lansia. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 21(1), 116–122.

Mudjihartini, N. (2021). Brain-derived neurotrophic factor (BDNF) dan proses penuaan: sebuah tinjauan. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 4(3), 120–129.

Oparaodu, U. A., Ikenga, V. O., Ebong, M. E., Erekosima, B. U., & Seleye-Fubara, E. (2025). Audiometric Assessment amongst Physicians in Rivers State. Sch Bull, 11(4), 66–68.

Pragholapati, A., Ardiana, F., & Nurlianawati, L. (2021a). Gambaran Fungsi Kognitif Pada Lanjut Usia (Lansia). Jurnal Mutiara Ners, 4(1), 14–23.

Pragholapati, A., Ardiana, F., & Nurlianawati, L. (2021b). Gambaran Fungsi Kognitif Pada Lanjut Usia (Lansia). Jurnal Mutiara Ners, 4(1), 14–23.

Safutra, M. S., Barinda, A. J., & Arozal, W. (2023). Potensi Moringa Oleifera sebagai Agen Neuroprotektif pada Kondisi Penuaan di Otak. Muhammadiyah Journal of Geriatric, 4(2), 138–151.

Sheffield, A. M., & Smith, R. J. H. (2019). The epidemiology of deafness. Cold Spring Harbor Perspectives in Medicine, 9(9), a033258.

Sibarani, M. M. (2020). Hubungan antara penurunan fungsi pendengaran dan fungsi kognitif pada lansia. SKRIPSI-2014.

Triola, S., Maulana, M. A., Ashan, H., & Sjaf, F. (2024). Presbiakusis: Patofisiologi, Faktor Risiko, dan Implikasi Klinis pada Lansia. Scientific Journal, 3(6), 371–378.

Wulandari, E. S., Fazriana, E., & Apriani, S. (2019). Hubungan hipertensi dengan fungsi kognitif pada lansia di uptd panti sosial rehabilitasi lanjut usia dan pemeliharaan makam pahlawan ciparay kabupaten bandung. Jurnal Sehat Masada, 13(2), 60–67.

Yuliyani, E. A., Kadriyan, H., Yudhanto, D., Aryani, G. A. T., Sulaksana, M. A., Dewi, M. R., & Wiranugraha, I. G. (2022). Pemeriksaan Kesehatan Telinga Pada Lansia Di Panti Sosial Lanjut Usia Mandalika Mataram. Jurnal Abdi Insani, 9(2), 534–542.

Yusnita, Y. (2024). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI KEGIATAN LANSIA DI POSYANDU DESA. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 71–77.