Pemanfaatan Pupuk Kasgot Dan Pupuk Organik Cair Dalam Meningkatkan Produktivitas Microgreens Bayam Hijau (Amaranthus Viridis) Untuk Pertanian Perkotaan

Utilization Of Kasgot And Liquid Organic Fertilizer In Increasing The Productivity Of Green Spinach (Amaranthus Viridis) Microgreens For Urban Agriculture

Authors

  • Jabal Rahmat Ashar Universitas Muslim Indonesia
  • Muhammad Munawir Syari Universitas Muslim Indonesia
  • A Farhanah Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

DOI:

https://doi.org/10.33084/daun.v10i1.4751

Keywords:

bayam hijau, microgreens, POC, Kasgot

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat dosis terbaik dari masing-masing pemberian pupuk kasgot, pupuk organik cair serta kombisasi dari keduanya terhadap pertumbuhan microgreens bayam hijau. Metode penelitian yang dilakukan berbasis kuantitatif dengan mengaplikasikan pupuk kasgot (K) dan pupuk organik cair (C) pada microgreens bayam hijau. Percobaan ini dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan empat kali ulangan dimana data hasil pengamatannya nanti akan di analysis lebih lanjut menggunakan uji Duncan pada taraf uji 0,05 dengan menggunakan Program SAS for Windows. Perlakuan K0C2 (pemberian pupuk organic cair 100 ml) memberikan hasil terbaik untuk untuk parameter tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakukan dengan hasil terbaik terdapat pada K3C1 (Pemberian pupuk kasgot 60 g dan pupuk organik cair 50 ml) untuk klrofil tanaman. Perlakukan dengan hasil terbaik terdapat pada K0C0 (control) untuk volume akar yang di amati. Perlu dilakukan uji kandungan nutrisi untuk mengetahui tingkat efektifitas pemberian dosis bayam hijau baik untuk perlakukan POC maupun pupuk kasgot

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Jabal Rahmat Ashar, Universitas Muslim Indonesia

Muhammad Munawir Syari, Universitas Muslim Indonesia

A Farhanah, Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

References

A Bot, J. B., 2005. The importance of soil organic matter: Key to drought-resistant soil and sustained food production. FAO Soil Bulletin. FAO.

Dwidjoseputro. 1991. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Jakarta: Djambatan

Harjadi, M. M. Sri Setyati. 1995. Pengantar Agronomi. Gramedia, Jakarta. 197 hlm.

Kastolani, 2019. Utilization Of Bsf To Reduce Organic Waste In Order To Restoration Of The Citarum River Ecosystem.

McKenzie, R.H. 2003. Potassium fertilizer application in crop production. Alberta Agriculture and Food. Agdex 542-9.

Nur, S dan Thohari. 2005. Tanggap Dosis Nitrogen dan Pemberian Berbagai Macam Bentuk Bolus Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L). Dinas Pertanian Kabupaten Brebes.

Putri Zara Rosalia, “Analisis Penyebab Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Lahan Non Pertanian Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah 2003-2013,” Eko Regional 10, No. 10 (2015): 17–22.

Soewito, 1991. Bercocok Tanam Seledri. Titik Terang: Jakarta

Sutedjo, Mulyani. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta: Rineka Cipta.

Tupan. “Analisis Trend Perkembangan Publikasi Internasional Penelitian Bidang Keanekaragaman Hayati Di Indonesia,” Visi Pustaka 18, No. 2 (2016): 85–96.

Downloads

Published

2023-07-26

How to Cite

Ashar, J. R., Syari, M. M., & Farhanah, A. (2023). Pemanfaatan Pupuk Kasgot Dan Pupuk Organik Cair Dalam Meningkatkan Produktivitas Microgreens Bayam Hijau (Amaranthus Viridis) Untuk Pertanian Perkotaan: Utilization Of Kasgot And Liquid Organic Fertilizer In Increasing The Productivity Of Green Spinach (Amaranthus Viridis) Microgreens For Urban Agriculture. Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian Dan Kehutanan, 10(1), 40–48. https://doi.org/10.33084/daun.v10i1.4751