Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Berbasis Etnomatematika Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Bangun Ruang Di SDN 1 Bandar Agung Kecamatan Parenggean Analysis Of The Needs For Teaching Materials Based On Ethnomathematics To Improve Understanding Of The Concept Of Spacious Buildings At SDN 1 Bandar Agung, Parenggean District.

Main Article Content

Ely Ermawati
Bulkani

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar, khususnya pada materi bangun ruang, masih menghadapi kendala berupa rendahnya pemahaman konsep peserta didik, minimnya contoh konkret, serta keterbatasan bahan ajar yang kontekstual dan berbasis budaya lokal. Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki kekayaan budaya yang sarat unsur geometri, seperti rumah adat Betang, Museum Kayu Sampit, dan anyaman rotan, namun potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber belajar matematika. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan bahan ajar berbasis etnomatematika untuk meningkatkan pemahaman konsep bangun ruang di SDN 1 Bandar Agung Kecamatan Parenggean. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 11 orang guru yang ditetapkan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, angket skala Likert empat pilihan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase serta dikonfirmasi melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebutuhan guru terhadap bahan ajar berbasis etnomatematika secara keseluruhan mencapai 86,4% dalam kategori sangat dibutuhkan. Keempat aspek yang diukur seluruhnya berada dalam kategori yang sama, meliputi konten materi bangun ruang 85,0%, orientasi pengembangan berbasis etnomatematika 90,0%, penilaian terhadap bahan ajar yang tersedia 81,7%, serta tingkat urgensi pengembangan 90,0%. Data wawancara mengungkap bahwa guru mengidentifikasi berbagai objek budaya lokal sebagai konteks potensial pembelajaran bangun ruang dan menghendaki bahan ajar berbentuk modul interaktif yang memuat ilustrasi berwarna dan soal berbasis kehidupan nyata. Pengembangan bahan ajar berbasis etnomatematika untuk materi bangun ruang di SDN 1 Bandar Agung merupakan prioritas mendesak yang didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan pembelajaran

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ely Ermawati, & Bulkani. (2026). Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Berbasis Etnomatematika Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Bangun Ruang Di SDN 1 Bandar Agung Kecamatan Parenggean: Analysis Of The Needs For Teaching Materials Based On Ethnomathematics To Improve Understanding Of The Concept Of Spacious Buildings At SDN 1 Bandar Agung, Parenggean District. Anterior Jurnal, 25(3), 47–54. Retrieved from https://journal.umpr.ac.id/index.php/anterior/article/view/13459
Section
Articles
Author Biographies

Ely Ermawati, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Bulkani, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

References

Bruner, J. S. 1966. Toward a Theory of Instruction. Cambridge: Harvard University Press.

Bulkani. 2021. Evaluasi Pembelajaran. Palangka Raya: Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Press.

Bulkani. 2022. Profesi Kependidikan. Palangka Raya: Universitas Muhammadiyah Palangka Raya Press.

D’Ambrosio, U. 1985. Ethnomathematics and Its Place in the History and Pedagogy of Mathematics. For the Learning of Mathematics. 5(1):44–48.

Fajriyah, E. 2018. Peran Etnomatematika Terkait Konsep Matematika dalam Mendukung Literasi. PRISMA: Prosiding Seminar Nasional Matematika. 1:114–119.

Hartoyo, A. 2012. Eksplorasi Etnomatematika pada Budaya Masyarakat Dayak Perbatasan Indonesia–Malaysia Kabupaten Sanggau Kalbar. Jurnal Penelitian Pendidikan. 13(1):14–23.

Ismiasih. 2025. Pengaruh Pembelajaran Berbasis Etnomatematika terhadap Keterlibatan dan Motivasi Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara. 10(2):88–99.

Lestari, I. 2019. Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Matematika Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains. 7(1):45–53.

Mufidah, L., Lukman, H. S., & Kurniasih, N. 2022. Efektivitas Pendekatan Kontekstual pada Materi Bangun Ruang terhadap Pemahaman Konsep Peserta Didik. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika. 6(2):1823–1834.

Nurhikmah, S., & Juandi, D. 2021. Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Geometri Peserta Didik Sekolah Dasar: Studi Meta-Analisis. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. 9(2):112–124.

Nursyahidah, F., Saputro, B. A., & Rubowo, M. R. 2018. A Secondary Student’s Problem Solving Ability in Learning Based on Realistic Mathematics with Etnomathematics. Journal of Research and Advances in Mathematics Education. 3(1):13–24.

Piaget, J. 1972. The Psychology of the Child. New York: Basic Books.

Prastowo, A. 2015. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Putri, L. I. 2017. Eksplorasi Etnomatematika Kesenian Rebana sebagai Sumber Belajar Matematika pada Jenjang MI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. 4(1):21–31.

Rahaju, E. B., & Hartono, S. 2019. Deskripsi Kesulitan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Bangun Ruang Sisi Datar. MATHEdunesa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. 8(2):274–280.

Richardo, R. 2017. Peran Ethnomatematika dalam Penerapan Pembelajaran Matematika pada Kurikulum 2013. Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan. 7(2):118–125.

Rohmaini, L., Netriwati, Komarudin, Nendra, F., & Qiftiyah, M. 2020. Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika Berbantuan Wingeom Berdasarkan Langkah Borg and Gall. Teorema: Teori dan Riset Matematika. 5(2):176–186.

Rosa, M., & Orey, D. C. 2021. Mathematical Modelling as a Virtual Lens for Ethnomathematics. Revista Latinoamericana de Etnomatemática. 14(1):5–29.

Rosilia, P., Sutarto, & Hobri. 2020. Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Berbasis Etnomatematika pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Matematika. 14(2):123–134.

Sari, D. P., Susanti, E., & Rahmawati, F. 2022. Kebutuhan Guru terhadap Bahan Ajar Matematika Berbasis Budaya Lokal Kalimantan pada Materi Geometri. Jurnal Basicedu. 6(4):6721–6730.

Sudiarta, I. G. P., & Sadra, I. W. 2016. Pengaruh Model Blended Learning Berbasis Konteks Masalah Nyata terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep dan Kompetensi Pengetahuan Matematika. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio. 8(1):39–48.

Supiyati, S., Hanum, F., & Jailani. 2019. Ethnomathematics in Sasaknese Architecture. Journal on Mathematics Education. 10(1):47–57.

Utami, R. W., Sujadi, I., & Riyadi. 2018. Penggunaan Media Konkret dalam Pembelajaran Bangun Ruang untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Dwija Indria. 6(5):1–8.

Van Hiele, P. M. 1986. Structure and Insight: A Theory of Mathematics Education. Orlando: Academic Press.

Wulandari, T., Nurhayati, S., & Fathurrohman, M. 2024. Integrasi Budaya Lokal dalam Pembelajaran Matematika: Dampak terhadap Relevansi Materi dan Pemahaman Konsep Peserta Didik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi. 8(1):55–67.

Yuniawatika. 2011. Penerapan Pembelajaran Matematika dengan Strategi REACT untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi dan Representasi Matematik Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Edisi Khusus. (2):107–120.

Zaenuri, & Dwidayanti, N. 2018. Menggali Etnomatematika: Matematika sebagai Produk Budaya. PRISMA: Prosiding Seminar Nasional Matematika. 1:471–478.