Prevalensi Kelainan Refraksi pada Anak SD Inpres Tangkala 2 Makassar
Main Article Content
Abstract
Gangguan refraksi merupakan penyebab utama gangguan penglihatan pada anak yang dapat dicegah dan ditangani, namun masih banyak yang tidak terdeteksi. Di Sulawesi Selatan, angka kebutaan akibat gangguan refraksi tergolong tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi kelainan refraksi pada anak SD Inpres Tangkala 2 Makassar, dan untk mengetahui jenis-jenis kelainan refraksi pada anak SD Inpres Tangkala 2 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain peneltian yang digunakan adalah studi cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi kelainan refraksi pada siswa SD Inpres Tangkala 2 Makassar sebesar 27,8%, sedangkan 72,2% siswa memiliki refraksi normal. Jenis kelainan refraksi yang paling banyak ditemukan adalah astigmatisme (64%), diikuti miopia (36%), dan tidak ditemukan kasus hipermetropia. Maka dapat disimpulkan bahwa kelainan refraksi masih ditemukan pada sebagian siswa, dengan astigmatisme sebagai jenis yang paling dominan, sehingga diperlukan deteksi dini untuk mencegah gangguan penglihatan lebih lanjut.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All rights reserved. This publication may be reproduced, stored in a retrieval system, or transmitted in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording.
References
Abdillah, B. R., Nugraha, O. C., & Supandi, H. (2023). Pemeriksaan penderita presbyopia dengan status refraksi hypermetropia, myopia, astigmat dan emetropia masyarakat Cilandak Periode Januari 2023. Jurnal Mata Optik, 4(1), 6–17.
Butarbutar, A. R. (2024). Penanggulangan Masalah Kesehatan Mata di Desa Mapanget, Kabupaten Minahasa Utara. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(1), 352–358.
Dana, M. M. (2020). Visual Impairmet Due to Uncorrected Refractive Error. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 988–995.
Dzulkifli, D., Hidayat, M., Liza, R. G., Vitresia, H., Adrial, A., & Fadrian, F. (2024). Gambaran Kelainan Refraksi di Poliklinik Mata RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2021. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 5(1), 105–112.
Erizal, I. S., Idrawati, A., Haryono, T. A., & Arsyad, M. (2024). Pengaruh Penggunaan Handphone Terhadap Keluhan Kelainan Refraksi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam. Junior Medical Journal, 2(12), 1439–1448.
Febriana, A., Fatiha, F. D., Hidayah, N., & Atifah, Y. (2024). Review Artikel: Berbagai Faktor yang Mempengaruhi Astigmatisma. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(1), 125–131.
Fitria, D. A., Lassie, N., & Birman, Y. (2023). Profil Kelainan Refraksi Pada Anak Usia Sekolah Dasar di RSKM Padang Eye Center Tahun 2022: RSKM Padang Eye Center. Scientific Journal, 2(5), 209–219.
Grzybowski, A., Kanclerz, P., Tsubota, K., Lanca, C., & Saw, S.-M. (2020). A review on the epidemiology of myopia in school children worldwide. BMC Ophthalmology, 20(1), 27.
Husna, H. N., & Widia, C. (2019). Skrining Ketajaman Penglihatan pada Siswa SDN. Media Karya Kesehatan, 2(1).
Julita, J. (2018). Pemeriksaan Tajam Penglihatan pada Anak dan Refraksi Siklopegik: Apa, Kenapa, Siapa? Jurnal Kesehatan Andalas, 7, 51–54.
Palupi, E., Prawesti, I., & Sari, I. Y. (2024). GAMBARAN PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK SEKOLAH KELAS 5 DAN 6 SEKOLAH DASAR. SBY Proceedings, 4(1), 154–159.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nomor 82 Tahun 2020 penanggulangan gangguan penglihatan dan gangguan pendengaran,Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (n.d.).
Sugianto, A., Agustianawati, E., Herliana, R., & Ridwan, A. N. (2023). Prevalensi Kelainan Refraksi Pada Usia Sekolah Di Kecamatan Langkap Lancar Pangandaran Tahun 2023. Jurnal Optometris, 1(2), 42–50.
Suparti, S., & Rohmani, V. D. (2023). Analisis Fenomena Penurunan Tajam Pengelihatan Pasien Rawat Jalan Dengan Pemeriksaan Subyektif. Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis Dan Informatika Kesehatan, 13(2), 90–95.
Supriyono, A., Budiana, M. W., & Simarmata, M. M. (2021). Pengaruh penyimpangan aksis pada penderita astigmatisme. Jurnal Mata Optik, 2(1), 41–50.
Susanti, D., Novianti, L., Melvani, R. P., & Fakhruddin, M. (2025). PENYULUHAN KELAINAN REFRAKSI PADA ASTIGMATISME TERHADAP KEJADIAN PRESBIOPIA DI OPTIK NEDIA KOTA MANNA. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(1), 66–71.
Wang, Y., Mu, J., Yang, Y., Li, X., Qin, H., Mulati, B., Wang, Z., Gong, W., Zhao, Y., & Gao, Y. (2024). Prevalence and risk factors for astigmatism in 7 to 19-year-old students in Xinjiang, China: a cross-sectional study. BMC Ophthalmology, 24(1), 116.
Wijaya, T., Budiana, M. W., & Dika, L. W. (2020). Metode Cross Cylinder Untuk Pemeriksaan Astigmatisme Rendah. Jurnal Mata Optik, 1(1), 18–29.
Yuda, H., & Irwanto, R. (2024). Prevalensi Analisa Aktivitas Jarak Dekat Ibu-Ibu Fatyat Nu Terhadap Kejadian Kelainan Refraksi Di Kecamatan Rungkut Surabaya. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 2(2), 41–49.
Zahra, R. P., Zaldi, Z., Laszuarni, L., & Sarirah, M. (2024). Risiko Miopia Terhadap Jarak Pandang Dekat Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. JURNAL PANDU HUSADA, 5(4), 8–21.