Taṣarruf of Tirkah Involving Mahjūr ‘alaih: Iżn in Fiqh and Indonesian Islamic Family Law

Main Article Content

Muhammad As`ad
Haifa Muniba Rahmah
Muhammad Hilmi

Abstract

This study examines the normative tension between the prohibition on taṣarruf of a tirkah containing the rights of mahjūr ‘alaih heirs in classical fiqh and the authority of a guardian over a child’s property under Indonesian positive law. In classical fiqh, the status of mahjūr‘alaih results in the loss of ahliyyah al-adā’, so that any iżn granted by such a party is not considered valid, consequently, taṣarruf of a tirkah classified as al-māl al-musyā’ is prohibited even if other legally competent heirs have given their consent. Conversely, the Compilation of Islamic Law, through Articles 106 and 110, actually grants the guardian active authority to manage and develop the assets of the child under his or her guardianship. This study is a normative research employing conceptual, statutory, and comparative approaches, utilizing primary legal sources such as cross-school fiqh texts, the Compilation of Islamic Law, the Marriage Law, and the Child Protection Law. Analysis through the framework of maqāṣid al-sharī‘ah indicates that the absolute application of the prohibition on taṣarruf regarding productive assets may result in mafsadat in the form of a depreciation in asset value, which contradicts the principle of ḥifẓ al-māl. This study offers a conceptual reconstruction in the form of a distinction between taṣarruf istihlākī, which remains prohibited, and taṣarruf iṣlāḥī, which is justifiable when carried out by a guardian possessing valid wilāyah under adequate supervision.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
As`ad, M., Muniba Rahmah, H., & Hilmi, M. (2026). Taṣarruf of Tirkah Involving Mahjūr ‘alaih: Iżn in Fiqh and Indonesian Islamic Family Law. Jurnal Hadratul Madaniyah, 13(3), 128–158. https://doi.org/10.33084/jhm.v13i3.13794
Section
Articles

References

Abdullah, A. (2023). Penundaan Pembagian Harta Warisan dan Dampaknya: Pesan. Jeulame: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(1), 1–20. https://doi.org/10.47766/jeulame.v2i1.1812

Abū Bakr ibn Mas’ūd ibn Aḥmad al-Kāsānī. (1910). Badā’i’ al-Ṣanā’i’ fī Tartīb al-Sharā’i’ (Vol. 7). Maṭba’at al-Jamālīyah.

Abubakar, A. B. S., Marniati, F. S., & Turhamun, M. S. (2026). Perlindungan Hukum Anak dalam Perwalian Terkait Peralihan Harta Peninggalan Orang Tua Kepada Wali Menurut Hukum Perdata. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(1), 297–317. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i1.6826

Afridawati, A. (2011). Stratifikasi Al-Maqashid Al-Khamsah (Agama, Jiwa, Akal, Keturunan dan Harta). Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum, 6(2), 100–117. https://doi.org/10.32694/qst.v6i2.1231

Aldiansyah, S., R, K., & Sani, A. (2025). Harta Waris yang Dijual sebelum Pembagian. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 3(1), 266–276. https://doi.org/10.59246/aladalah.v3i1.1181

Amin, I., Salma, S., Bahar, M., & Lendrawati, L. (2024). Stratification of Al-Maqashid Al-Khamsah (Preserving Religion, Soul, Reason, Heredity and Property) and Its Application in al-Dharuriyah, al-Hajiyah, al-Tahsiniyah, and Mukammilat. AJIS: Academic Journal of Islamic Studies, 9(1), 264–281. https://doi.org/10.29240/ajis.v9i1.8941

Balai Harta Peninggalan Jakarta. (2023). Perwalian. Balai Harta Peninggalan Jakarta, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU. https://bhpjakarta.kemenkum.go.id/layanan-publik/perwalian

Beni, F. (2015). Tingkatan-Tingkatan Maqashid berdasarkan Kemaslahatan yang Dipelihara dalam Setiap Hukum Syara’. Jurnal Diniyyah, IV(4), 1–17. https://repo.uinbukittinggi.ac.id/99/

Bernadetha Aurelia Oktavira. (2024). Melihat Ketentuan Perwalian Penjualan Tanah Milik Anak di Bawah Umur. Hukumonline. https://www.hukumonline.com/berita/a/melihat-ketentuan-perwalian-penjualan-tanah-milik-anak-di-bawah-umur-lt66696e29c4f79

Bushiri. (2024). Klasifikasi dan Ketentuan Penangguhan Transaksi Keuangan dalam Fiqih Muamalah. NU Online (Nahdlatul Ulama). https://islam.nu.or.id/syariah/klasifikasi-dan-ketentuan-penangguhan-transaksi-keuangan-dalam-fiqih-muamalah-ATla5

Dahliani, L., Ananda, F., & Yamamah, A. (2018). Penundaan Pembagian Warisan pada Masyarakat Muslim di Kota Langsa. TAHKIM, 14(1), 34–58. https://doi.org/10.33477/thk.v14i1.573

Dian Berkah. (2020). Meningkatkan Nilai Ekonomi Melalui Pengelolaan Harta Waris Secara Produktif (Insiyab Al Miras): Studi Perilaku Pengelolaan Harta Waris di Kota Gresik [PhD Thesis, Universitas Airlangga]. https://repository.unair.ac.id/108321/

Diniyah, K. (2014). Analisis Pasal 106 Kompilasi Hukum Islam terhadap Transaksi Jual Beli Tanah Milik Anak yang Dilakukan oleh Wali di Desa Bindang Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan [Undergraduate, UIN Sunan Ampel Surabaya]. http://digilib.uinsa.ac.id/1650/

Febriani, A. R. (2023). Apa Itu Syirkah? Ini Pengertian, Dalil, dan Jenis-jenisnya. Detik.com (detikHikmah). Detikhikmah. https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6746485/apa-itu-syirkah-ini-pengertian-dalil-dan-jenis-jenisnya

Hamid, M. F. (2024). Analisis Hukum Islam (Fikih Waris) terhaddap Penyatuan Harta dalam Pasal 189 Kompilasi Hukum Islam [Undergraduate, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Soddiq]. https://digilib.uinkhas.ac.id/34649/

Harahap, N. (2018). Perwalian Anak dalam Tinjauan Kompilasi Hukum Islam. Jurnal EL-QANUNIY: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan Dan Pranata Sosial, 4(1), 116–129. https://doi.org/10.24952/el-qonuniy.v4i1.1831

Hardiansyah, S. N., & Mufidah, M. (2021). Keikutsertaan Anak di Bawah Umur Dalam Aksi Demonstrasi Menurut Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-i, 8(1), 267–278. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v8i1.19490

Idami, Z. (2012). Tanggung Jawab Wali Terhadap Anak yang Berada di Bawah Perwaliannya (Suatu Penelitian di Kota Banda Aceh). Jurnal Dinamika Hukum, 12(1), 60–73. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2012.12.1.107

Irwan, M. (2021). Kebutuhan Dan Pengelolaan Harta Dalam Maqashid Syariah. Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3(2), 160–174. https://www.researchgate.net/publication/354636454

Islamiyati, I. (2015). Analisis Asas Keadilan Pada Pembagian Harta Warisan Menurut Hukum Islam. Masalah-Masalah Hukum, 44(1), 104–113. https://doi.org/10.14710/mmh.44.1.2015.104-113

Jamarudin, A., Sucipto, I., Komarudin, D., Pudin, O. C., & Rasip, O. bin M. (2026). Kedudukan Harta Bersama dalam Kewarisan Islam (Studi Komparatif Pemikiran Ulama Klasik dan Praktik Hukum Keluarga di Indonesia). Al-Ihkam Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram, 18(2), 70–85. https://doi.org/10.20414/alihkam.v18i1.15375

Jauhari, S. (2015). Akad dalam Perspektif Filsafat Hukum Islam. Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman, 3(2), 01–22. https://doi.org/10.52431/tafaqquh.v3i2.43

Junaidi. (2024, September 16). 4 Ketentuan Syar’i Transaksi dengan Harta Bersama Menurut Fatwa DSN MUI. Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI - Majelis Ulama Indonesia. https://mui.or.id/public/baca/berita/4-ketentuan-syari-transaksi-dengan-harta-bersama-menurut-fatwa-dsn-mui

K, K., & Hakim, L. (2024). Perlindungan Hukum Ahli Waris Dibawah Umur Terhadap Penjualan Tanah Harta Waris Yang Dilakukan Oleh Wali (Studi Kasus Putusan Nomor: 313/Pdt.P/2023/PN Dps). Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(9). https://doi.org/10.5281/zenodo.11077315

Kalimatus Sa’diyah. (2021). Tinjauan Yuridis Pertanggungjawaban Wali dalam Pengelolaan Harta Warisan Anak di Bawah Umur menurut Hukum Islam [Postdoctoral, Universitas Tadulako]. https://repository.untad.ac.id/id/eprint/141517/

Kausari, M. A. A.-. (2021). Konsepsi Ahliyah dalam Transaksi Ekonomi Syariah | AS-SABIQUN. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/assabiqun/article/view/1070

Kompilasi hukum Islam. (2004). Pustaka Widyatama. https://www.alkhoirot.net/2024/05/kompilasi-hukum-islam-khi.html

Larasati, L., Adillah, S. U., & Listyawati, P. R. (2022). The Responsibility of the Guardian for the Transfer of Land Rights to the Children Due to Instruction. Sultan Agung Notary Law Review, 4(2), 570–580. https://doi.org/10.30659/sanlar.4.2.570-580

Lubis, I. H. (2023). The Pillars and Conditions of A Contract in Muamalat Transactions. Mu’amalah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 2(1), 15–32. https://doi.org/10.32332/muamalah.v2i1.6983

M. Syafi’ie. (2022, January 4). Islam dan Diskursus Kecakapan Difabel Mental. Fakultas Hukum, Universitas Islam Indonesia. Fakultas Hukum - Universitas Islam Indonesia. https://law.uii.ac.id/blog/2022/01/04/islam-dan-diskursus-kecakapan-difabel-mental/

Maulana, D. F. (2023). Kedudukan Penyandang Disabilitas pada Lembaga Keuangan di Indonesia: Subjek Hukum, Ahliyah dan Telaah KHES. Muslim Heritage, 8(2), 201–218. https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v8i2.6924

Muhammad, A. R. (2023). Tinjauan Hukum Islam Tentang Penetapan Wali untuk Pengelolaan Harta Anak (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama Purwokerto Nomor 0029/Pdt.P/2021/PA.Pwt) [Skripsi, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri]. https://repository.uinsaizu.ac.id/17682/

Muhammad Arafat. (2025). Menjual Harta Warisan Tanpa Persetujuan Ahli Waris. MariNews Mahkamah Agung Republik Indonesia. Menjual Harta Warisan Tanpa Persetujuan Ahli Waris. https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/menjual-harta-warisan-tanpa-persetujuan-ahli-waris-0boW

Muḥammad ibn Aḥmad ibn Muḥammad ibn Rusyd. (1982). Bidāyat al-Mujtahid wa Nihāyat al-Muqtaṣid (Vol. 2). Dār al-Kitāb al-’Arabī.

Munadiati, Anis Kurlillah, Iskandar Ibrahim, & Nevi Hasnita. (2026, July 2). Analisis Kelayakan Pengampuan terhadap Anak dalam Hak Mengelola Harta Menurut Konsep Fiqh dan Hukum Positif. ResearchGate. Aceh Development International Conference 2013. https://www.researchgate.net/publication/357476725

Mun’im, M. H., Khakimah, H., Imtiyaz, N. B., & Arishandy, M. A. (2024). Tinjauan Konseptual Kepemilikan dalam Ekonomi Islam. AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah, 6(1), 69–78. https://doi.org/10.33477/eksy.v6i1.7135

Muttaqin, Z. (2023). Hukum Penundaan Pembagian Harta Warisan Produktif Perspektif Al-Mashlahah Al-Mursalah. At-Tafkir, 16(2), 157–176. https://doi.org/10.32505/at.v16i2.5645

Muttaqin, Z., & Zubir. (2023). Tirkah Distribution Obligation Rules According to Fiqh Al-Awlawiyyat. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan Dan Ekonomi Islam, 15(1), 88–101. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v15i1.5091

Naufal Al Nabai. (2025, December 5). Penjelasan Kitab Tasyrihatal Muhtaj 21 :Tasarruf yang Tertahan, Memahami Hijr dalam Pandangan Fiqih Tasyrihah. Rifa’iyah. https://rifaiyah.or.id/pembatasan-tasaruf-dalam-fikih-dan-hijr/

Novendri Eka Saputra. (2026). Rekonstruksi Hukum Penundaan Pembagian Warisan pada Masyarakat Muslim Indonesia: Pendekatan Keadilan Substantif dan Mediasi Keluarga. Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru. https://pta-pekanbaru.go.id/57473/rekonstruksi-hukum-penundaan-pembagian-warisan-pada-masyarakat-muslim-indonesia-pendekatan-keadilan-substantif-dan-mediasi-keluarga.html

Priyadi, A. (2024). Analisis Yuridis Terhadap Permohonan Perwalian Dalam Pengurusan Izin Jual Tanah Anak Di Bawah Umur. Wijayakusuma Law Review, 6(2), 1–8. https://doi.org/10.51921/wlr.745g8179

Ridwan, M. (2022). Konsep Harta dalam Tinjauan Maqashid Al-Syariah. Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan Dan Keperdataan, 8(2), 149–161. https://doi.org/10.24952/almaqasid.v8i2.6142

Rifqi Qowiyul Iman. (2026a). Perwalian Bersama Demi Kepentingan Terbaik Anak. Mahkamah Agung Republik Indonesia (MariNews). Perwalian Bersama Demi Kepentingan Terbaik Anak. https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/perwalian-bersama-demi-kepentingan-terbaik-anak-0bd3

Rifqi Qowiyul Iman. (2026b, January 12). Haq Al-Kadd wa al-Si’ayah dan Konstruksi Harta Bersama dalam Hukum Islam Indonesia. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, Mahkamah Agung Republik Indonesia. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI. https://badilag.mahkamahagung.go.id/artikel/haq-al-kadd-wa-al-si-ayah-dan-konstruksi-harta-bersama-dalam-hukum-islam-indonesia-oleh-rifqi-qowiyul-iman-lc-m-si-12-1

Rohmah, R. A., Jolie, S. A., Ichsan, M. F., Azanta, A. R., & Hidayati, A. N. (2025). Peran Sistem Keuangan dan Moneter Islam dalam Mendorong Pembangunan Berkelanjutan yang Berbasis Nilai. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(12). https://doi.org/10.62281/j8hydv29

Rusfandi, R. (2020). Kedudukan Hukum Dari Wali Anak Di Bawah Umur Dalam Melakukan Transaksi Penjualan Harta Warisan. Jurnal Jendela Hukum, 7(1), 55–63. https://doi.org/10.24929/fh.v7i1.1569

Rusyadi, M. A., & Muliya, L. S. (2022). Kewenangan Orang Tua sebagai Wali dalam Pengurusan Harta Waris Anak di Bawah Umur berdasarkan Hukum Islam. Bandung Conference Series: Law Studies, 2(1), 914–919. https://doi.org/10.29313/bcsls.v2i1.2238

Sainul, A. (2019). Konsep Kedewasaan Subyek Hukum. Jurnal EL-QANUNIY: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan Dan Pranata Sosial, 5(2), 257–269. https://doi.org/10.24952/el-qonuniy.v5i2.2153

Samsul Hadi. (2024). Prinsip-Prinsip Darurat dan Implementasinya ddalam Istinbat Hukum (Kajian terhadap Pemikiran Wahbah Az-Zuhaili) [Monograph, Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/69833/

Santoso, B. E., Kuncoro, A. T., & Ardi, M. N. (2025). Penetapan Wali untuk Pengelolaan Harta Waris Anak dibawah Umur dalam Perspektif Maqashid Syariah (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama Kelas 1A Semarang Nomor 212/Pdt.P/2023/PA.Smg). Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 3(4), 265–275. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/JIMU/article/view/43030

Santoso, M. R., & Adlhiyati, Z. (2025). Perbuatan Melawan Hukum Pembeli yang Beretikat Baik dalam Perjanjian Jual Beli. Verstek, 13(1), 127–136. https://doi.org/10.20961/jv.v13i1.86732

Sinlae, E. S. P., Syahda, I. F., Putra, R. D., Syifa, T. S., Fauzi, M., & Mahipal, M. (2024). Perlindungan Hukum Terhadap Anak dalam Ekonomi Islam: Pengelolaan Harta dan Santunan. Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, Dan Hukum Ekonomi, 4(1), 39–51. https://doi.org/10.30863/alkharaj.v4i1.6572

Sirin, K. (2015). Pengelolaan Harta Warisan secara Produktif menurut Kompilasi Hukum Islam: Productive Heritage Property Management in The Compilation of Islamic Law. Penamas, 28(1), 11–24. https://penamas.kemenag.go.id/penamas/article/view/100

Sunnatullah. (2024). 8 Mahjur ’Alaih yang Ditangguhkan Tasaruf Hartanya dalam Fiqih Muamalah. NU Online (Nahdlatul Ulama). https://islam.nu.or.id/syariah/8-mahjur-alaih-yang-ditangguhkan-tasaruf-hartanya-dalam-fiqih-muamalah-nl9LK

Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2012. (n.d.). Retrieved 6 July 2026, from https://jdih.ptun-jakarta.go.id/detil-undang/sema-nomor-7-tahun-2012

Suratinoyo, T. A. N. (2018). Sengketa Harta Warisan yang Belum Dibagi Akibat Perbuatan Seorang Ahli Waris yang Menjual Harta Warisan. LEX PRIVATUM, 6(1). https://ejournal.unsrat.ac.id/v2/index.php/lexprivatum/article/view/19429

Tang, A. (2019). Hak-Hak Anak dalam Pasal 54 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. JURNAL AL-QAYYIMAH, 2(2), 98–111. https://doi.org/10.30863/aqym.v2i2.654

Undang-undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. (n.d.). Database Peraturan | JDIH BPK. Retrieved 6 July 2026, from http://peraturan.bpk.go.id/Details/38723/uu-no-35-tahun-2014

Wahyudi, F. (2019). Penerapan Prinsip Prudential Dalam Perkara Perwalian Anak. Mimbar Hukum, 31(3), 368–383.

Wahyudi, N. A., Risky, M. J., Reza, M. F., Yamin, S., Syaifuddin, M., & Prayogi, A. (2025). Sejarah Perlindungan Hak Waris Anak Yatim: Analisis Hukum Dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa’ Ayat 6. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, 14(3), 263–277. https://doi.org/10.30651/mqsd.v14i3.28864

Yani, D. (2022). Perlindungan Hukum terhadap Harta Warisan Anak melalui Revitalisasi Balai Harta Peninggalan (BHP). Jurnal Notarius, 1(1). https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/notarius/article/view/10702

Zainuddin Lubis. (2024). Tafsir Surat An-Nisa Ayat 5: Dalil tentang Al-Hajru atau Penangguhan Transaksi. NU Online (Nahdlatul Ulama). NU Online. https://islam.nu.or.id/tafsir/tafsir-surat-an-nisa-ayat-5-dalil-tentang-al-hajru-atau-penangguhan-transaksi-IUbL2

Zainuddin Lubis. (2025). Tafsir Surah At-Taubah Ayat 34: Larangan Menimbun Harta dan Memonopoli Kekayaan. NU Online (Nahdlatul Ulama). NU Online. https://islam.nu.or.id/tafsir/tafsir-surah-at-taubah-ayat-34-larangan-menimbun-harta-dan-memonopoli-kekayaan-DLUyQ

Zen, F. S., Amry, I. I., & Rufi’i, F. Z. (2026). Analisis Hukum Dan Dampak Penundaan Pembagian Waris Dalam Perspektif Hukum Islam. Seminar Nasional Hukum, Sosial Dan Ekonomi, 5(1), 511–522. https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/sanksi/article/view/30386

Zuhdi, S., Adawiyah, L. R., Kurnianingsih, M., Junaidi, M., & Hakim, A. (2026). Bipolar Disorder and Child Custody in Indonesian Religious Courts: Operationalizing Sadd al-Dharī‘ah to Balance Child Welfare and Parental Rights. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 11(1), 149–176. https://doi.org/10.22515/alahkam.v11i1.13136