Analisis Pencatatan dan Pelaporan Keuangan UMKM Kopi Briling di Kota Palangka Raya

Main Article Content

Putri Irianti Sintaman
Novianto Eko Wibowo

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah, termasuk di Kota Palangka Raya. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum menerapkan pencatatan dan pelaporan keuangan secara baik dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pencatatan dan pelaporan keuangan pada UMKM serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan pendampingan pada salah satu UMKM sektor kuliner, yaitu Briling Kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM telah melakukan pencatatan transaksi penjualan secara manual, namun pencatatan tersebut masih bersifat sederhana dan belum disusun dalam bentuk laporan keuangan yang memisahkan antara pendapatan, biaya, dan laba. Kondisi ini menyebabkan pelaku usaha belum dapat mengetahui kondisi keuangan usaha secara menyeluruh. Melalui kegiatan pendampingan, pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang lebih terstruktur sebagai dasar pengambilan keputusan dan pengembangan usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UMKM di Kota Palangka Raya memerlukan pendampingan berkelanjutan agar mampu menyusun laporan keuangan sederhana yang sesuai dengan kebutuhan dan standar yang berlaku.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sintaman, P. I., & Wibowo, N. E. . (2026). Analisis Pencatatan dan Pelaporan Keuangan UMKM Kopi Briling di Kota Palangka Raya. Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 11(2), 155–159. https://doi.org/10.33084/neraca.v11i2.12658
Section
Articles

References

Benjamin, W. (1990). Laporan Keuangan (Ikhtisar Akuntansi) Perusahaan Kecil. Prosiding Seminar Akuntan Nasional, 76-95.

Pristiana, W. (2017). Pencatatan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) Pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bidang Jasa. Jakarta.

Pondaag, M. S., Sondakh, J. J., & Kalalo, M. Y. B. (2021). Pengaruh persepsi akuntansi, pengetahuan akuntansi, dan skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kecamatan Dimembe. AKPEM: Jurnal Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Pemerintahan, 3(2), 1–16. https://doi.org/10.30606/akpem.v3i2.1108

Ekasari, L. D., Handayanto, A. J., & Sulistyowati, Y. I. (2021). Penerapan standar akuntansi keuangan usaha mikro, kecil, dan menengah berbasis SAK EMKM terhadap kualitas laporan keuangan. Jurnal Paradigma Ekonomika, 16(4), 679–686. https://doi.org/10.22437/jpe.v16i4.15366

Sulistyowati, Y. (2017). Listing registration of SME financial reporting: A case study in Malang. Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi, 49–55.

Widyastuti, P. (2017). Pencatatan laporan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) di bidang jasa. Journal for Business and Entrepreneurship, 1(1).