Uji Aktivitas Antikolesterol Ekstrak Jamu Pahitan terhadap Mencit (Mus musculus) Hiperkolesterol
Main Article Content
Abstract
Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kondisi ini memicu terjadinya aterosklerosis, yaitu penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak lemak yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Salah satu ramuan tradisional yang digunakan secara turun-temurun untuk membantu mengatasi hiperkolesterolemia adalah jamu pahitan, yang terdiri atas sambiloto, brotowali, meniran, kumis kucing, daun salam, dan temulawak. Tanaman-tanaman tersebut mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, dan kurkumin yang berpotensi menurunkan kadar kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antikolesterol ekstrak jamu pahitan terhadap mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi hiperkolesterolemia. Desain penelitian yang digunakan adalah True Experimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Sebanyak 25 ekor mencit jantan dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif (simvastatin), serta tiga kelompok perlakuan dengan dosis ekstrak jamu pahitan masing-masing 200, 400, dan 600 mg/kg BB. Kadar kolesterol diukur pada hari ke-0, ke-5, ke-10, dan ke-15 menggunakan alat Point of Care Testing (Fora 6 Plus).
Hasil menunjukkan bahwa dosis 200 mg/kg BB memberikan penurunan kadar kolesterol paling tinggi, yaitu sebesar 31,13%. Uji statistik Kruskal-Wallis yang dilanjutkan dengan Mann-Whitney menggunakan koreksi Bonferroni menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kontrol negatif dengan seluruh kelompok perlakuan (p < 0,05). Dengan demikian, ekstrak jamu pahitan terbukti memiliki aktivitas antikolesterol dengan dosis optimal pada 200 mg/kg BB.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All rights reserved. This publication may be reproduced, stored in a retrieval system, or transmitted in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording.
References
Anjani, R. (2024). Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Umbi Lapis Bawang Merah (Allium cepa L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus. Universitas Malikussaleh.
Ayuningsih, F. (2021). Pengaruh Ekstrak Meniran (Phyllanthus Niruri L.) Terhadap Kadar Kolesterol Dalam Darah Pada Dewasa Tua Di Desa Banjarharjo Kecamatan Salaman Tahun 2020. Universitas Muhammadiyah Magelang.
Khoirila, N., & Walid, M. (2024). Uji Aktivitas Antikolesterol Ekstrak Daun Keteppeng Cina (Cassia alata L.) Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Mencit Putih Jantan (Mus musculus L.). JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda), 7(2), 96–104. https://doi.org/10.52943/jifarmasi.v7i2.1569
Makalunsenge, M. O., Yudistira, A., & Rumondor, E. (2022). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi dari Callyspongia aerizusa yang Diperoleh dari Pulau Manado Tua. Pharmacon, 11(4), 1679–1684.
Putri, M. T., Santosa, P. E., Sutrisna, R., & Siswanto, S. (2023). Pengaruh Pemberian Ekstrak Sambiloto (Andrographis Paniculata) Terhadap Hdl (High Density Lipoprotein) Dan Ldl (Low Density Lipoprotein) Pada Ayam Kampung Jantan (Gallus Gallus Domesticus. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals), 7(3), 328–335. https://doi.org/10.23960/jrip.2023.7.3.328-335
Putri, T. (2017). Uji Efektifitas Ekstrak Buah Naga Merah (Hyalocereus polyrhizus) dan Simvastatin Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Total Mencit Jantan (Mus musculus L.) Hiperkolesterolemia. Universitas Lampung.
Rambe, R. H. (2015). Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol 96 % Herba Kumis Kucing ( Orthosiphon stamineus Benth ) Terhadap Kadar Kolesterol Total Tikus Normal. In UIN Syarif Hidayatullah.
Riskesda. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. In Lembaga Penerbit Balitbangkes. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB).
Rizki, A. U., Cholid, C., & Amalia, M. (2017). Perbedaan Efektifitas Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) Dengan Ekstrak Daun Salam (Eugenia polyantha Wight) Pada Penurunan Kadar Kolesterol Total Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus). Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 10(1).
Sakaganta, A. R. I., & Sukohar, A. (2021). Daun Salam (Syzygium Polyanthum) Sebagai Penurun Kadar Kolesterol Dalam Darah. Medula, 10(4), 618–622.
Saparinto, C., & Susiana, R. (2016). Panduan Praktis Menanam 51 Tanaman Obat Populer di Pekarangan (Maya (ed.)). Lily.
Stevani, H. (2016). Modul Bahan Cetak Farmasi: Praktikum Farmakologi. Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan.
Sudarmi, S., Darmini, W., & Wartini, W. (2020). Aplikasi Pupuk Bokasi Pengaruhnya Pada Mutu Kimia Sambiloto (Andrographis paniculata Ness) dan Aktivitas Ekstraknya Dalam Menurunkan Kadar Kolesterol Darah. Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 3(2), 95.
Umami, S., Hapizah, S., Fitri, R., & Hakim, A. (2016). Uji Penurunan Kolesterol Pada Mencit Putih (Mus musculus) Scara In-Vivo Menggunakan Ekstrak Metanol Umbi Talas (Colocasia esculenta L) Sebagai Upaya Pencegahan. Jurnal Pijar MIPA, 11(2), 121–124.
Wijaya, H. M., Pamudji, G., & Herowati, R. (2019). Efek Ekstrak Batang Brotowali (Tinospora Crispa L. Miers) Pada Model Uji Tikus Hiperglikemia Komorbid Hiperlipidemia. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 2(2), 29–35.
Wiranti, S., Hartono, M., Suharyati, S., & Siswanto, S. (2023). Pengaruh Pemberian Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorriza) dalam Air Minum Terhadap LDL (Low Density Lipoprotein) Dan HDL (High Density Lipoprotein) Pada Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB). In Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals).
Yusuf, M. M. R. A.-G., Rorrong, Y. Y. A., Badaring, D. R., Aswanti, H., MZ, S. M. A., Nurazizah, Dzalsabila, A., Ahyar, M., Wulan, W., Putri, M. J., & Arisma, W. F. (2022). Percobaan Memahami Perawatan Dan Kesejahteraan Hewan Percobaan. In Jurusan Biologi FMIPA Prgram Studi Biologi.