Pertumbuhan Akar Kedelai pada Cekaman Kekeringan
The Growth of Soybean Root on Drought Stress
DOI:
https://doi.org/10.33084/daun.v3i1.163Keywords:
fase vegetatif, genotipe, PEG, akarAbstract
Cekaman kekeringan dapat menyebabkan perubahan sistem perakaran tanaman kedelai. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari sistem perakaran beberapa genotipe kedelai pada kondisi kekeringan pada fase vegetatif. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Cikabayan-IPB menggunakan sepuluh genotipe kedelai (Ratai, Seulawah, Slamet, Tanggamus, Wilis, GC 22-10, PG 57-1, SC 21-5, SC 39-1, SP 30-4) dan PEG (0%, 20%). Cekaman kekeringan hanya diberikan pada fase vegetatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cekaman kekeringan dengan simulasi PEG berpengaruh terhadap panjang akar, jumlah cabang akar dan bobot kering akar.Downloads
Download data is not yet available.
Downloads
Published
2016-06-01
Issue
Section
Articles
License
All rights reserved. This publication may be reproduced, stored in a retrieval system, or transmitted in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording.
How to Cite
Rosawanti, P. (2016). Pertumbuhan Akar Kedelai pada Cekaman Kekeringan: The Growth of Soybean Root on Drought Stress. Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian Dan Kehutanan, 3(1), 21-28. https://doi.org/10.33084/daun.v3i1.163








