Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Perkawinan Masyarakat Banjar Kota Palangka Raya
Main Article Content
Abstract
Banyaknya kebudayaan nasional yang ada di indonesia, harus dijaga dan dilstarikan, bukan saja oleh pemerintah melainkan juga oleh semua lapisan masyarakat, karena tanpa pembinaan dan pelestarian niscaya budaya-budaya yang menjadi milik dan kebanggan bangsa indonesia lambat laun akan hilang. Salah satu tradisi yang masih kuat dipertahankan oleh masyarakat adalah tradisi perkawinan masyarakat. Memang masyarakat banjar adlah masyarakt yang kuat dalam menjunjung nilai-nilaiagama dan tradisi leluhur, baik dilingkungan daerah kelahirannya maupun ketika berada diperantauan seperti ketika berada di kota Palangka Raya.
Adapun tradisi dalam perkawinan adat banjar cukup panjang seperti dimulai dari basusuluh, batadang, bepapayuan (penentuan mahar), maantar patalian, maantar jujuran (baantaran), bakakadaan, gotong royong mencari kayu gasan baaruhan dan maulah sarubung, batimung, mandi-mandi, batapung tawar dan batamat Al-Quran.Tradisi perkawinan masyarakat banjar ini banjak dipengaruhi oleh berbagai adat atau perburuan budaya seperti pengaruh hindu, islam dan budaya asing. Berdasarkan pengamatan penulis bahawa tradisi ini sangat dipegang kuat oleh masyarakat tanpa mereka mengetahui latar belakangnya.
Downloads
Article Details
Authors continue to retain the copyright to the article if the article is published in the Jurnal Hadratul Madaniyah. They will also retain the publishing rights to the article without any restrictions.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Any article on the copyright is retained by the author(s).
- The author grants the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share work with an acknowledgment of the work authors and initial publications in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of published articles (e.g., post-institutional repository) or publish them in a book, with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during submission. This can lead to productive exchanges and earlier and greater citations of published work.
- The article and any associated published material are distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arifin, 2000, Ilmu Pendidikan Islam Suatu Tinjuaan Teoritis dan Praktis Berdasarkan Pendekatan Interdispliner, Jakarta.
Arikunto, 1999, Dasar-dasar Pendidikan Islam, PT. Remaja Rosdakarya, Jakarta.
Anshari, H, Endang Saifuddin, MA, 1992, Kuliah al-Islam Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi, Rajawali, jakarta.
Bahrun Abu Bkar,dkk, 1991, Terjemahan Tafsir al-Maraghi, CV. Toha Putra, Semarang.
Depag RI,1991, Pedoman Pembantu Pengawai Pencatat Nikah,Direktorat Jendral
Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji, Jakarta
Jalaluddin, Dr, dan Drs. Usman said, 1996. Filsafat pendidikan islam konsep dan perkembangannya, Radja Grafindo, Jakarta.
Huston Smith, 1999, Insiklopedi Islam, PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.
Kontjaraningrat,1996, Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Djambatan, Jakarta.
Kamal Mukhtar, 1993, Asas-asas Hukum Islam tentang Perkawinan, Bulan Bintang, Jakarta.
Rahmad Hakim, 2000, Hukum Perkawinan Islam, Bnadung: CV. Pustaka Setia.
Poerwadaminta, W.J.S, 1984, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta, 1984.
Lemhamnas dan Dekdikbud, 1992, Kewiraan Untuk Mahasiswa, Jakarta, Gramedia, Pustaka Utama.