Analisis Penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di SD Negeri 1 Palangka
Main Article Content
Abstract
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di SD Negeri 1 Palangka serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Program ini bertujuan membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan positif yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, guru kelas IV, peserta didik, dan orang tua. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kebiasaan telah diterapkan dengan baik di sekolah, seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, dan bermasyarakat. Namun kebiasaan gemar belajar dan tidur cepat belum optimal karena dipengaruhi oleh lingkungan keluarga. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, peran guru, sarana prasarana, serta keterlibatan orang tua, sedangkan faktor penghambat antara lain penggunaan smartphone berlebihan, perbedaan pola asuh, dan keterbatasan pemantauan di rumah.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Any article on the copyright is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share work with an acknowledgment of the work authors and initial publications in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of published articles of work (eg, post-institutional repository) or publish it in a book, with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
References
Anwar, R. N., & Mulya, N. (2025). Penguatan Karakter Anak melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Perspektif Islam: Kajian Literatur. Jurnal Care (Children Advisory Research and Education), 12(2), 266–274.
Arianto, B. (2024). Triangulasi Metoda Penelitian Kualitatif. Balikpapan: Borneo Novelty Publishing.
Hamidi. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Pendekatan Praktis Penulis Proposal dan Laporan Penelitian (1st ed.). Malang: UMM Press.
Kemdikdasmen. (2024, Desember 2). Mendikdasmen Perkenalkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Diambil kembali dari kemdikbud.go.id: https://gtk.dikdasmen.go.id/read-news/mendikdasmen-perkenalkan-7-kebiasaan-anak-indonesia-hebat
Kemdikdasmen. (2024, Desember 27). Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Membentuk Generasi Berkarakter. Diambil kembali dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah: https://bpmpkaltim.kemdikbud.go.id/2024/12/gerakan-7-kebiasaan-anak-indonesia-hebat-membentuk-generasi-berkarakter/
Khusna, S. N. (2025). Analisis Implementasi 7 Kebiasaan Anak Hebat Dalam Pembentukan Karakter Positif Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar . Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 331-342.
Mu’ti, A. Suharti. (2025). Panduan Penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Guru dan Satuan Pendidikan Pada Pendidikan Sekolah Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Mulyatno, C. B., & Yosafat. (2022). Praktik Bergotong-Royong dalam Hidup Bermasyarakat Sebagai. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 4624–4634.
Pradana, A. A. (2021). Strategi Pembentukan Karakter Peserta didik Pada Jenjang Pendidikan Dasar Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan. PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education, 3(1), 78– 93. https://doi.org/10.51675/jp.v3i1.128
Prawiro, A. (2024, Desember 30). Tantangan dalam Menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Antara Idealisme dan Realitas. Diambil kembali dari 17 Kompasiana: https://www.kompasiana.com/andykaprawiro2082/6772982934777c74e81db702/tantangan-dam-menerapkan-7-kebiasaan-anak-indonesia-hebat-antara-idealisme-dan-realitas
Purnomo, A., Putikadyanto, A., & Nur, A. (2025). Program Makan Bergizi Gratis : Analisis Kritis Transformasi Pendidikan Indonesia Menuju Generasi Emas 2045.
Rofiqi, A. (2025). Penguatan Karakter Peserta Didik melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 2332-2345.
Saleh, S. (2023). Mengenal Penelitian Kualitatif: Panduan bagi Peneliti Pemula. Makassar: AGMA (Anggota IKAPI NO 054/SSL/2023).
Sinulingga, N. N. (2025). Membangun Karakter Sehat dan Berakhlak Mulia melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Jurnal Tarbiyatuna: Kajian Pendidikan Islam, 9 (1), 109–131.
Sudrajat, H., & Hariati, R. H. (2021). Hakikat Pendidikan Sepanjang Hayat Untuk Ditanamkan Pada Peserta didik Sekolah Dasar. Al-Amin Journal: Educational and Social Studies, 6(02), 253–262. https://doi.org/10.54723/jurnalalamin.v6i 02.44
Suprapti, S. I. (2025). Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Membentuk Karakter Tanggung Jawab Siswa SDN 1 Dimoro. Jurnal Guru Sekolah Dasar, 72-81.