Identifikasi Potensi Smk Muhammadiyah Sebagai Lembaga Pendidikan Vokasi Yang Berkemajuan: Studi Fenomenologi Terhadap Penerapan Program Revitalisasi SMK Di Indonesia
Identification Of Potential Of SMK Muhammadiyah As A Progressing Vocational Education Institution: A Phenomenology Study Of The Implementation Of Vocational School Revitalization Programs In Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33084/pedagogik.v15i1.1284Keywords:
SMK Muhammadiyah, Fenomenologi, Perkaderan Muhammadiyah, Revitalisasi SMKAbstract
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diharapkan bisa memberikan jalan keluar terhadap permasalahan pengangguran dan kemiskinan, kenyataannya justru lulusan SMK menyumbang angka penggangguran tertinggi di Indonesia. Mengingat peran Muhammadiyah untuk membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar, perlu kiranya kita melihat bagaimana peran Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah (SMKM) dalam membina kader-kadernya agar mempunyai keterampilan yang mumpuni agar siap kerja dan pada waktunya akan membesarkan nama Muhammadiyah. Pemerintah membuat kebijakan berupa Revitalisasi SMK untuk meningkatkan mutu lulusan SMK dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan pengangguran dan kemiskinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman para pimpinan SMKM tentang kebijakan mengenai strategi revitalisasi SMK, permasalahan-permasalahan yang dihadapi, serta harapan mereka terhadap pengembangan SMKM ke depan, terutama untuk meningkatkan kualitas kader Muhammadiyah lulusan SMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Wawancara mendalam digunakan untuk mengumpulkan data dari 5 SMKM di Banjarmasin. Berdasarkan wawancara dengan lima Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah dapat disimpulkan bahwa yang paling penting menurut para kepala sekolah adalah peningkatan kualitas guru produktif yang bersertifikat, peningkatan sarana prasarana sesuai dengan yang ada di DUDI, serta mempersiapkan jenjang karir alumni melalui Uji Sertifikasi Profesi melalui link and match. Sedangkan membangun SAS berbasis SIM, kurikulum berbasis industri, teaching factory, penggunaan video tutorial, pengembangan kearifan lokal, serta peran SMK sebagai pengerak ekonomi lokal, masih perlu disosialisasikan lagi. Untuk bisa melaksanakan revitalisasi SMK perlu bantuan semua stakeholders, baik itu orang tua, pengurus wilayah Muhammadiyah, pengurus daerah Muhammadiyah, pemerintah, maupun masyarakat luas.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Any article on the copyright is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share work with an acknowledgment of the work authors and initial publications in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of published articles of work (eg, post-institutional repository) or publish it in a book, with acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) prior to and during the submission process, as can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
