PENERAPAN KAIDAH RUKHSHAH PADA KASUS HUKUM KELUARGA
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemikiran yang menganggap rukhshah sebagai keringanan mutlak yang diberikan syariat tanpa memperhatikan beberapa syarat dan kaidah-kaidah yang dibenarkan. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti tertarik untuk mengungkap hakikat rukhshah dan penerapannya pada kasus hukum keluarga menggunakan metode deskriptif-analitik. Berdasarkan fokus masalah penelitian ini menghasilkan tiga hal: (1) Hakekat rukhshah adalah keringanan-keringanan yang telah diberikan syariat islam sebagai bentuk keringanan dalam melaksanakan syariat islam berdasarkan kondisi atau syarat yang dibenarkan, bukan untuk tujuan melakukan perbuatan maksiat. (2) Kaidah pokok dari kaidah الرخص لا تناط بالمعاصي adalah المشقة تجلب التيسر. (3) Penerapan kaidah الرخص لا تناط بالمعاصي, pada kasus hukum keluarga akan membantu para Mukallaf bersikap lebih bijak dan bertanggungjawab ketika mengambil rukhshah sebagai bentuk keringanan yang diberikan syariat, bukan untuk tujuan mendhalimi dan maksiat.
Downloads
Article Details
Authors continue to retain the copyright to the article if the article is published in the Jurnal Hadratul Madaniyah. They will also retain the publishing rights to the article without any restrictions.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Any article on the copyright is retained by the author(s).
- The author grants the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share work with an acknowledgment of the work authors and initial publications in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of published articles (e.g., post-institutional repository) or publish them in a book, with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during submission. This can lead to productive exchanges and earlier and greater citations of published work.
- The article and any associated published material are distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ibn Bakr al-Suyuti, Jalal al-Din ‘Abd al-Rahman. Al-Asybāh wa al-Nazāhir (Beirut: Dār Kitab al-‘Arabi, 1987).
al-Zuhaili, Wahbah. Nazharriyyah al-daruurah al-Syar’iyyah Muqaaranah ma’a al-qanuun al-Wad’i (Damaskus: Maktabah al-Farābi, 1982).
Ariyadi, Ariyadi. "Metodologi Istinbath Hukum Prof. Dr. Wahbah Az Zuhaili." Jurnal Hadratul Madaniyah 4.1 (2017): 32-39.
Ariyadi, Ariyadi. "Tindak Pidana Pelaku Eksploitasi Seksual Pada Anak Di Tinjau Dari Hukum Positif." Jurnal Hadratul Madaniyah 5.2 (2018): 73-88.
Ariyadi, Ariyadi. "Tindak Pidana Pelaku Eksploitasi Seksual pada Anak Menurut Hukum Islam." Jurnal Hadratul Madaniyah 6.1 (2019): 43-67.
Ash-Shiddieqy, Hasbi. Falsafah Hukum Islam (Cet.IV; Jakarta: PT.Bulan Bintang, 1990).
As-Subki, al-Asybaah wa an-Nadhaair (Beirut: Daar al-Kutuub al-Ilmiyah, 1991).
az-Zuhaili, Wahbah. Ushuul al-Fiqh al-Islami, (Damaskus: Daar al-Fikr, 2005).
az-Zuhailii, Wahbah. al-Fiqh al-Islaami wa Adillatuh, (Damaskus: Daar al-Fikr, 1985).
Djazuli, A. Kaidah-kaidah Fikih, Kaidah-kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah-masalah yang Praktis, Jakarta : Kencana, 2007.
Kementerian Agama Republik Indonesia, Al-Qur'an dan Terjemahannya (disertai tema penjelas kandungan ayat), cet. 1, (Jakarta: CV. EL MISYKAAH, 2015).
Khallaf, Abd. Wahab, Ilmu Usul Fiqh, (Dar Al-Qalam, Kuwait, tt.).
Musbikin, Imam. Qawaa’id al-Fiqhiyyah (Cet.I; Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, 2001).
Mubarok, Jaih. Kaidah Fiqih, Sejarah dan Kaidah asasi (Cet.I; Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, 2001).