IMPLEMENTASI ETIKA BERMEDIA SOSIAL (WHATSAPP) MENURUT PRESEPEKTIF AL-QUR’AN DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN DI MASA COVID-19
Main Article Content
Abstract
Seiring perkembangan zaman, penggunaan media sosial (medsos) semakin berkembang pesat dari tahun ke tahun, khususnya di Indonesia. Bahkan, media sosial saat ini dapat dikatakan menjadi suatu kebutuhan wajib bagi setiap masyarakat karena dengan tanpa adanya media sosial, mereka tidak bisa mengetahui berita-berita atau perkembangan terbaru. Telah banyak sekali manfaat Medsos bagi kemudahan komunikasi manusia modern. Dari mulai ngobrol, kirim info, hingga berbagi ilmu pengetahuan dan sarana dakwah.
Tetapi tidak sedikit juga keburukan dan kejahatan yang meningkat pesat melalui medsos. Dari mulai menggunjing orang, membully, hingga penipuan dan bisnis pelacuran. Jadi Medsos ini adalah media yang bermata dua: mata kebaikan dan mata kejahatan.
Bagaimana media sosial ini mempengaruhi kehidupan masyarakat terkhusus lagi di kalangan pelajar dimana media sosial digunakan sebagai sarana pembelajaran di masa Covid-19? Jika Indonesia sendiri memiliki pengguna media sosial, akan mencapai sekitar 202,6 juta pada tahun 2021. Apa pengaruh yang kuat!
Jumlah pengguna media sosial di dunia mencapai 4,22 miliar pada tahun 2021. Ada lebih dari 1,3 juta pengguna baru di seluruh dunia setiap hari. Ini berarti bahwa orang-orang di seluruh dunia akan segera terhubung ke jaringan Internet, mengurangi jarak dan batas waktu antara negara dan benua hanya dalam beberapa detik. Suatu keadaan yang belum pernah dialami manusia di muka bumi dalam sejarah masa lalu.
Sebagai pengikut media sosial, yang mempengaruhi kita adalah bagaimana kita melihat dan menanggapi interaksi media sosial. Apakah Anda memiliki panduan dalam agama kita yang mulia yaitu Al-Qur'an dan Sunnah, untuk itu perlu mempertimbangkan manfaat dan bahaya besar dari media sosial ini.
Downloads
Article Details
Authors continue to retain the copyright to the article if the article is published in the Jurnal Hadratul Madaniyah. They will also retain the publishing rights to the article without any restrictions.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Any article on the copyright is retained by the author(s).
- The author grants the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share work with an acknowledgment of the work authors and initial publications in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of published articles (e.g., post-institutional repository) or publish them in a book, with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during submission. This can lead to productive exchanges and earlier and greater citations of published work.
- The article and any associated published material are distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arma Daily Palogan, Etika Komunikasi Antara Mahasiswa dan Dosen di Media Sosial, Lampung: Universitas Islam Negeri, 2020.
Ariyadi, Ade Dufadhol, and Asep Purwo Yudi Utomo. "Analisis Kesalahan Sintaksis pada Teks Berita Daring berjudul Mencari Etika Elite Politik di saat Covid-19." Jurnal Bahasa Dan Sastra 8.3 (2020): 138.
Benny A. Pribadi, Media dan Teknologi dalam Pembelajaran, Jakarta: Kecana 2017.
Mufazal B, Skripsi: Pengaruh Media Sosial Terhadap Akhlak Remaja di Desa Teumareum Kecamatan Indra Jaya Aceh Jaya, Banda Aceh: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, 2020.
Meyda Setyana Hutami, Metode Pembelajaran Melalui WhatsApp Grup Sebagai Antisipasi Penyebaran Covid-19 pada AUD dan TK ABA Kleco Kota Gede Yogyakarta: Jurnal Pendidikan dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Juminem, Adab Bermedia Sosial dalam Pandangan Islam Bengkuli: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2019.
Sudarsono, Etika Islam Tentang Kenakalan Remaja, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2005.
M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, Jakarta: Lentera Hati, 2009.
Kementerian Agama RI, Al-Qur’an dan Tafsirnya, Jakarta: Lentera Abadi, 2010
Mieke dan Nyoman, Model dan Rencana Pembelajaran, Malang: CV Seribu Bintang, 2019.
Khoirunnisa, Pembelajaran Online Pada MasaPandemi Covid-19 Sebagai Strategi Pembelajaran dan Capai Hasil Belajar, Salatiga: Institut Agama Islam Negeri Salatiga, 2020.
Subur, Pembelajaran Nilai Moral Berbasis Kisah, Yogyakarta: Kalimedia, 2005.
Joy Roesma dan Nadia Mulya, Media Sosialita Eksis Narsis jadi Daring Darling, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2018.
Kadar Nurjamah dan Umam, Komunikasi dan Public Relation, Bandung: CV Pustaka Setia, 2012.
Wibawa Satrio Haiqo, Panduan Optimalisasi Media Sosial Untuk Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Jakarta: Kementerian Dalam Negeri, 2014.