Uji Efektivitas Antihiperurisemia Kombinasi Ekstrak Daun Kelor (Moringa aloeifere) Dan Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Pada Mencit Putih (Mus musculus)

Main Article Content

Yanuar As'hari Cahyaningrum
Vania Natha Kaesthi
Rina Nurmaulawati

Abstract

Hiperurisemia merupakan keadaan dimana adanya peningkatan kadar asam urat di dalam darah. Saat ini diperlukan adanya terapi alternatif dari tumbuhan yang berpotensi sebagai antihiperurisemia yang lebih aman dan efektif dari obat-obatan sintetik, seperti daun kelor (Moringa aloeifere) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak daun kelor (EDK) dan ekstrak kayu manis (EKM) sebagai antihiperurisemia. Desain penelitian ini eksperimental laboratorium dengan teknik simple random sampling. Data dianalisa dengan SPSS menggunakan uji Kruskall Wallis. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan EDK mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan EKM mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, terpenoid. Hasil penurunan kadar asam urat menunjukkan bahwa kombinasi EDK dan EKM dosis 100/400 mg/kgBB, 125/375 mg/kgBB, dan 150/350 mg/kgBB memiliki persentase penurunan kadar asam urat berturut-turut sebesar 41,86%, 48,84%, dan 62,22%. Kombinasi EDK dan EKM dosis 150/350 mg/kgBB merupakan dosis yang paling efektif sebagai antihiperurisemia dibandingkan dengan dosis 100/400 mg/kgBB dan 125/375 mg/kgBB.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Cahyaningrum, Y. A., Kaesthi, V. N., & Nurmaulawati, R. (2026). Uji Efektivitas Antihiperurisemia Kombinasi Ekstrak Daun Kelor (Moringa aloeifere) Dan Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Pada Mencit Putih (Mus musculus). Jurnal Surya Medika (JSM), 12(1). https://doi.org/10.33084/jsm.v12i1.10702
Section
Articles

References

Badriyah, L., & Farihah, D. A. (2022). Analisis Ekstraksi Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Menggunakan Metode Maserasi. Jurnal Sintesis, 3(1), 30-37.

Christina, E., & Martha, Y. (2025). Pengaruh Terapi Senam Lien Tien Kung Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Lansia. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 15(1), 152-158.

Dungga, E. F. (2022). Pola Makan dan Hubungannya Terhadap Kadar Asam Urat. Jambura Nursing Journal, 4(1), 7–15.

Irman, V., & Yulliandra, N. (2019). Efektivitas Konsumsi Jahe Merah (Zingiber officinale) terhadap Kadar Asam Urat pada Pasien Gout Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Salido Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 1(2), 64–74.

Latief, M., Tarigan, I. L., Sari, P. M., & Aurora, F. E. (2021). Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) Pada Mencit Putih Jantan. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 18(1), 23–37.

Lestari, C. R. (2022). Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Kadar Asam Urat Tikus Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicus) Hiperurisemia. Indonesian Journal of Biomedical Science and Health, 2(1), 1–15.

Lutfia, D., & Sitanggang, T. W. (2019). Pengaruh Pemberian Jus Sirsak Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Lansia di Desa Tanjungsari Cijeruk Bogor Tahun 2018. Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro, 2(3), 241–247.

Mahmudah, R., Yusuf, M. I., & Nur, W. O. I. (2023). Uji Efektivitas Antihiperurisemia Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa aloeifere L.) dan Daun Sukun (Artocarpus altilis) pada Tikus Jantan (Rattus norvegicus). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 9(2), 532–542.

Maslahah, N. N., & Nurhayati, H. (2023). Kandungan Senyawa Bioaktif Dan Kegunaan Tanaman Kayu Manis (Cinnamomum burmannii). Warta BSIP Perkebunan, 1(3), 5–7.

Nurhamidah, N., Fadillah, R., Elvinawati, E., & Handayani, D. (2022). Aktivitas Anti Hiperurisemia Ekstrak Akar Kaik-kaik (Uncaria cordata. L. Merr) pada Mencit (Mus muscullus) yang Diinduksi Kalium Oksonat. Jurnal Riset Kimia, 13(2), 152–162.

Riswana, I., & Mulyani, N. S. (2022). Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kadar Asam Urat Pada Penderita Hiperurisemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Darussalam Nutrition Journal, 6(1), 29–36.

Pebrian, R. F., Marini, M., & Partiwi, S. (2021). Pengaruh Perbedaan Metode Maserasi dan Remaserasi Kulit Pisang Nangka (Musa paradisiaca L.) Terhadap Penapisan Fitokimia. HERBAPHARMA: Journal of Herb Farmacological, 3(2), 89–95.

Pertiwi, Didin, I., & Depi, P. (2021). Level Glukosa Darah Pada Mencit Diabetes Setelah Pemberian Ekstrak Rumput Laut Coklat (Phaeophyta). e-Journal Pustaka Kesehatan, 9(2), 84-89.

Poernomo, H., & Setiawan. (2024). Subacute Toxicity Test of Cocoa Bean Extract (Theobroma cacao L.) on Mice (Mus musculus L.). Interdental Jurnal Kedokteran Gigi, 20(2), 191-198.

Priyono, T. D. S. A., Solichulhuda, L. B. G. P., & Ratnaningrum, E. R. (2022). Suspensi Kombinasi Ekstrak Daun Jelatang (Urtica dioica L.) dan Daun Salam (Syzygium polyanthum) Terhadap Hiperuresemia Pada Mencit. Journal Of Health Care, 3(3), 1–9.

Putra, B., Azizah, R. N., & Clara, A. (2019). Potensi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Dalam Menurunkan Kadar Asam Urat Tikus Putih. Ad-Dawaa’Journal Of Pharmaceutical Sciences, 2(2), 63–69.

Putri, M. R., & Mentari, I. A. (2022). Pengaruh Pemberian Kombinasi Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) dan Daun Salam (Syzygium Polyanthum Wight) terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Mencit Model Hiperurisemia. Borneo Studies and Research, 3(2), 2182–2189.

Sa’idah, K. N., & Sumiwi, S. A. (2019). Aktivitas Berbagai Tanaman Sebagai Antihiperurisemia. Farmaka, 17(1), 33–49.

Senduk, T. W., Montolalu, A. D. Y., & Dotulong, V. (2020). Rendemen Ekstrak Air Rebusan Daun Tua Mangrove Sonneratia alba. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, 11(1), 9-15.

Sinata, N., & Dona, R. (2022). Aktivitas Antihiperurisemia Ektrak Etanol Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) Pada Mencit Jantan Hiperurisemia. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 13(2), 164–175.

Sonia, R., Yusnelti, Y., & Fitrianingsih, F. (2020). Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Durian (Durio zibethinus (Linn.)) Sebagai Antihiperurisemia. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 130–139.

Syamsiah, Arsal, A. F., & Karim, H. (2025). A Identifikasi Spesies Tumbuhan sebagai Sumber Belajar Botani pada Fakultas MIPA-UNM: Identifikasi Spesies Tumbuhan sebagai Sumber Belajar Botani pada Fakultas MIPA-UNM. Biosel Biology Science and Education, 14(2), 187–192.

Yulia, Y., Idris, M., & Rahmadina, R. (2022). Skrining Fitokimia dan Penentuan Kadar Flavonoid Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Desa Dolok Sinumbah dan Raja Maligas Kecamatan Hutabayu Raja. KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan, 6(1), 49–56.

Zaky, M., Rusdiana, N., & Darmawati, A. (2021). Formulasi dan Evaluasi Fisik Sediaan Gel Antioksidan Ekstrak Etanol 70% Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Menggunakan Metode DPPH. Jurnal Farmagazine, 8(2), 26–36.