Studi Literatur: Gambaran Prevalensi Kejadian Anemia pada Remaja dan Faktor Risiko Anemia Literatur Review: Overview Of Anemia Prevalence In Adolescent and Risk Factors For Anemia

Main Article Content

Savira Angelia
Dian Ana Mutriqah

Abstract

Anemia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi di mana kadar hemoglobin atau jumlah sel darah merah berada di bawah normal (kurang dari 12 g/dL). Oksigen diperlukan untuk transportasi hemoglobin. Kapasitas tubuh untuk mengalirkan darah ke jaringan berkurang karena kadar hemoglobin yang rendah. Fase remaja usia 10-19 tahun rentan terhadap risiko kesehatan karena remaja terjadi pertumbuhan tinggi badan, massa otot, dan massa lemak yang pesat mengakibatkan kebutuhan harian zat besi dan zat gizi mikro yang lebih besar. Tujuan studi literatur ini untuk menelaah dan menganalisis hasil penelitian yang berkaitan dengan prevalensi anemia remaja dan faktor risiko anemia. Metode penelitian menggunakan studi literatur dari database Google Scholar, Pubmed, Research Gate, ScienceDirect dengan kata kunci “anemia” “remaja” “prevalensi” dan “faktor risiko” serta kata “and” sebagai kombinasi. Hasil penelitian literatur didapatkan dua puluh artikel sesuai dan relevan dengan topik penelitian. Kesimpulan keseluran jurnal yang telah ditelaah prevalensi anemia pada remaja tertinggi Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat yaitu 76% dan prevalensi terendah yaitu Barito Utara, Kalimantan Tengah 10,2%. Faktor risiko yang mempengaruhi anemia yaitu pengetahuan anemia, status gizi, usia remaja, body image/persepsi tubuh, pendidikan remaja, pola makan, frekuensi makan, lama menstruasi, infeksi cacing dan obat cacing, kepatuhan sumplemen zat besi (TTD/IFA), sosio-ekonomi dan pendidikan orang tua, konsumsi penghambat penyerapan zat besi, pola tidur dan gaya hidup, penyakit menular dan kronis, jamban dan jumlah anggota keluarga. Pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait anemia dapat ditingkatkan dengan meningkatkan pendidikan kesehatan melalui pengajaran berbasis sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Angelia, S., & Ana Mutriqah, D. (2025). Studi Literatur: Gambaran Prevalensi Kejadian Anemia pada Remaja dan Faktor Risiko Anemia: Literatur Review: Overview Of Anemia Prevalence In Adolescent and Risk Factors For Anemia. Jurnal Surya Medika (JSM), 11(3), 183–195. https://doi.org/10.33084/jsm.v11i3.11388
Section
Articles
Author Biographies

Savira Angelia, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

https://www.umpr.ac.id/

Dian Ana Mutriqah, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

https://www.umpr.ac.id/

References

Ahmed, A., & Mohammed, A. 2022. Anemia and its associated factor among adolescent school girls in GODEY and DEGEHABUR council Somali region, eastern Ethiopia. BMC Nutrition, 8(1). https://doi.org/10.1186/s40795-022-00548-1

Al‐jermmy, A. S. M., Idris, S. M., Coulibaly‐zerbo, F., Nasreddine, L., & Al‐jawaldeh, A. 2022. Prevalence and Correlates of Anemia among Adolescents Living in Hodeida, Yemen. Children, 9(7). https://doi.org/10.3390/children9070977

Al‐jermmy, A. S. M., Idris, S. M., Coulibaly‐zerbo, F., Nasreddine, L., & Al‐jawaldeh, A. 2022. Prevalence and Correlates of Anemia among Adolescents Living in Hodeida, Yemen. Children, 9(7). https://doi.org/10.3390/children9070977

Angelia, S., Noor, Z., Dwi Sanyoto, D., & Suhartono, E. 2024. Aanlsis Efektivitas Metode Ceramah dan Demonstrasi Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Praktik Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya). Research & Learning in Nursing Science, 8, 553–557. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners

Anggreiniboti, T. 2022. Program Gizi Remaja Aksi Bergizi Upaya Mengatasi Anemia Pada Remaja Putri Di Indonesia. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis. https://jurnal.upertis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/949/424

Ara, G., Hassan, R., Haque, A., Boitchi, A. B., Ali, S. D., Kabir, K. S., Mahmud, R. I., Islam, K. A., Rahman, H., & Islam, Z. 2024. Anaemia among adolescent girls, pregnant and lactating women in the southern rural region of Bangladesh: Prevalence and risk factors. PLoS ONE, 19(7 July). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0306183

Astuti, E. R. 2023. Literatur Review : Faktor-Faktor Penyebab Anemia pada Remaja Putri. Jambura Journal Of Health Science And Research. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjhsr/index

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. 2023. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Dalam Angka. Kemenkes BKPK.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2013. Riset Kesehatan Dasar : Riskedas 2013. Kementerian Kesehatan RI.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2013. Riset Kesehatan Dasar : Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan RI.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, P. A. P. P. dan K. B. P. K. T. (24 C.E.). Data Terpilah Gender dan Anak Provinsi Kalimantan Tengah 2024. DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah.

Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. (2024). Profil Program Kesehatan Masyarakat Tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dudi, A., Meena, M. L., & Singh, D. 2020. Prevalence of anemia among adolescent girls: Severity and determinant factors in Rajasthan, India. ~ 113 ~ The Pharma Innovation Journal, 9(10), 113–120. http://www.thepharmajournal.com

Fentie, K., Wakayo, T., & Gizaw, G. 2020. Prevalence of Anemia and Associated Factors among Secondary School Adolescent Girls in Jimma Town, Oromia Regional State, Southwest Ethiopia. Anemia, 2020. https://doi.org/10.1155/2020/5043646

Ghimire, M., Bhandari, S., & Rajbanshi, M. 2024. Prevalence of anemia and its associated factors among school-going adolescent girls in schools of Dhankuta municipality, Nepal. PLOS Global Public Health, 4(9). https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0003684

Habib, N., Saif Abbasi, S.-U.-R., & Aziz, W. 2020. An Analysis of Societal Determinant of Anemia among Adolescent Girls in.

Kamble, B. D., Gunjan, M., Sumit, J., Singh, S. k., Jha, D., & Singh, S. 2021. Prevalence of anaemia among school going adolescent girls attending Test, Treat and Talk (T-3) camp under Anaemia Mukt Bharat in Delhi. Journal of Family Medicine and Primary Care, 10(2), 898–903. https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_1510_20

Kemenkes RI. 2018. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Kementerian Kesehatan RI.

Kounnavong, S., Vonglokham, M., Kounnavong, T., Kwadwo, D. D., & Essink, D. R. 2020. Anaemia among adolescents: assessing a public health concern in Lao PDR. Global Health Action, 13(sup2). https://doi.org/10.1080/16549716.2020.1786997

Mahar, B., Shah, T., shaikh, K., shaikh, S. N., Uqaili, A. A., Memon, K. N., Warsi, J., Mangi, R., Aliyu, S., Abbas, Q., & Shaikh, F. 2024. Uncovering the hidden health burden: a systematic review and meta-analysis of iron deficiency anemia among adolescents, and pregnant women in Pakistan. In Journal of Health, Population and Nutrition (Vol. 43, Issue 1). BioMed Central Ltd. https://doi.org/10.1186/s41043-024-00643-y

Menkes, R. 2019. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia.

Muchtar, M., Romanti, M., & Istiningsih, T. 2024. Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri MTsN Barito Utara. Jurnal Seulanga, 01. https://journal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/seulanga

Mulianingsih, M., Suriah, S., Hidayanty, H., Amiruddin, R., Hadju, V., Salmah, A. U., & Yusron, M. A. 2025. Nutritional Deficiency Anemia Status among Adolescent Girls in North Lombok District, West Nusa Tenggara, Indonesia. The Open Public Health Journal, 17(1). https://doi.org/10.2174/0118749445353728241130164045

Nursilaputri, H. P., Subiastutik, E., & Setyarini, I. D. 2022. Literatur Review : Konsumsi Teh dengan Kejadian Anemia pada Remaja. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8. No.2. https://journal.stikespemkabjombang.ac.id/index.php/jikep/article/view/1033/740

Rahma, A. S., Fitriani, R., Irnawati, R., & Az-zahrah, A. 2024. Prevalensi dan Faktor yang Memengaruhi Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI, 15(1), 43–53. https://doi.org/10.58185/jkr.v15i1.191

Risma, R., Hadju, V., Zulkifli, A., Hidayanti, H., Russeng, S. S., Indarty, A., Monoarfa, Y., & Syakir, M. 2025. Determinants of anemia among adolescents girls in district Banggai, Indonesia. International Journal of Public Health Science (IJPHS), 14(2), 1008. https://doi.org/10.11591/ijphs.v14i2.23992

Rusmaningrum, S. W. 2023. Pengetahuan Remaja Putri Tentang Faktor Penyebab Terjadinya Anemia di SMP Negeri 1 Merakurak. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2. https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp

Sari, P., Herawati, D. M. D., Dhamayanti, M., & Hilmanto, D. 2022. Anemia among Adolescent Girls in West Java, Indonesia: Related Factors and Consequences on the Quality of Life. Nutrients, 14(18). https://doi.org/10.3390/nu14183777

Shah, R., Tata, L. J., Fogarty, A., Lemanska, A., Kabra, P., & Ahankari, A. 2025. Prevalence and Risk Factors Associated With Anemia in Adolescent Females From Rural Maharashtra, India: Findings From the MAS 2 Project. Anemia, 2025(1). https://doi.org/10.1155/anem/7015604

Sigit, F. S., Ilmi, F. B., Desfiandi, P., Saputri, D., Fajarini, N. D., Susianti, A., Lestari, L. A., & Faras, A. 2024. Factors influencing the prevalence of anaemia in female adolescents: A population-based study of rural setting in Karanganyar, Indonesia. Clinical Epidemiology and Global Health, 25. https://doi.org/10.1016/j.cegh.2023.101500

Subramanian, M., Malhotra, S., Kant, S., Goswami, K., Perumal, V., & Kaloiya, G. 2022. Prevalence of Anemia Among Adolescent Girls Residing in Rural Haryana: A Community-Based Cross-Sectional Study. Cureus. https://doi.org/10.7759/cureus.21091

World Health Organization. 2025. WHO global anaemia estimates.

Yogie, Lestari, R. M., & Baringbing, E. P. 2024. Hubungan Kebiasaan Pola Tidur dengan Kejadian Anemia pada Remaja di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Jurnal Surya Medika, 10(2), 335–343. https://doi.org/10.33084/jsm.v10i2.7759

Yuniarti, & Zakiah. 2021. Anemia pada Remaja Putri di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(7), 2253–2260