Formulasi Nutraseutikal Minuman Serbuk Effervescent Ekstrak Buah Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa Haskk)

Main Article Content

Bima Bima
Risqika Yuliatantri Paramawidhita
Rika Arfiana Safitri

Abstract

Buah Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa Haskk) dikenal sebagai sumber nutrisi alami yang kaya serat, vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif seperti flavonoid dan antioksidan. Nutraseutikal merupakan produk yang mengintegrasikan manfaat nutrisi dan farmasi untuk menjaga kesehatan atau mencegah penyakit melalui senyawa tersebut. Sediaan effervescent menghasilkan gelembung gas karbon dioksida saat dilarutkan dalam udara, memberikan sensasi seperti minuman soda. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan nutraseutikal berupa minuman serbuk effervescent. Pendekatan eksperimental digunakan melalui serangkaian percobaan. Hasilnya menunjukkan bahwa formula ketiga memenuhi standar sifat fisik. Formula 1 memiliki pH mendekati netral (6,1), waktu larut tercepat (2,37 menit), dan kecepatan alir optimal (5,07 g/s). Formula 2 menunjukkan pH lebih asam (4,3), waktu larut lebih lama (8,17 menit), namun kecepatan alir tertinggi (6,29 g/s). Formula 3 memiliki pH 4,5, waktu larut 4,13 menit, serta kecepatan alir 5,2 g/s. Semua persyaratan formula memenuhi kadar air (5-7%) dan hasil uji organoleptis serupa, yaitu serbuk kasar berwarna hijau muda dengan rasa asam. Ekstrak buah Karamunting dapat diformulasikan dalam bentuk nutraseutikal minuman serbuk effervescent, dengan evaluasi fisik yang baik pada semua formula, sehingga formula ketiga layak dikembangkan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Bima, B., Paramawidhita, R. Y., & Arfiana Safitri, R. . (2026). Formulasi Nutraseutikal Minuman Serbuk Effervescent Ekstrak Buah Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa Haskk). Jurnal Surya Medika (JSM), 12(1), 339–349. https://doi.org/10.33084/jsm.v12i1.12984
Section
Articles

References

Agoes, Goeswin. 2008. Pengembangan Sediaan Farmasi. Bandung: ITB Press.

Gonzalez-Sarrias, A., Espín, J. C., & Tomas-Barberan, F. A. (2017). Minuman nutraseutikal: Sumber, manfaat kesehatan, dan aspek regulasi. Trends in Food Science & Technology, 67, 56-65.

Granato, D., Nunes, D. S., & Barba, F. J. (2020). Tren dalam formulasi minuman nutraseutikal berbasis senyawa bioaktif: Sebuah tinjauan. Food Research International, 137, 109-123.

Huang W, Cai Y, Corke H, & Sun M. 2010. Survey of antioxidant capacity and nutritional quality of selected edible and medicinal fruit plants in Hong Kong. Journal of Food Composition and Analysis;23:510–517.

Jannah, Fathul. 2023. Kajian Farmakognostik Simplisia Buah Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa Haskk). Karya Tulis Ilmiah. Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Palangkaraya. Indonesia.

Lachman, L., H. A. Lieberman dan J. L. Kanig. 1986. Teori dan Praktek Farmasi Industri, Edisi Ketiga. UI Press: Jakarta.

Lieberman, H. A., Rieger, M. M., & Banker, G. S. 1992. Pharmaceutical dosage forms: Tablets (2nd ed.). New York: Marcel Dekker.

Ondagau, D. C., Ridhay, A., & Nurakhirawati. (2018). Karakterisasi Pigmen Hasil Ekstraksi Air-Etanol Dari Buah Senggani (Melastoma malabathricum). KOVALEN, 4(3), 228–236.

Purwandari. Lucia Esti., 2007. Optimasi Campuran Asam Sitrat-Asam Tartrat Dan Natrium Bikarbonat Sebagai Eksipien Dalam Pembuatan Granul Effervescent Ekstrak Rimpang Temulawak (Curuma xanthorrhiza Roxb.) Secara Granulasi Basah Dengan Metode Desain Faktorial, Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Rahmah, S. 2006. Formulasi granul effervescent campuran ekstrak herba Seledri (Apium graveolens) dan ekstrak daun tempuyung (Sonchus arvensis L.), Skripsi, Depok, Farmasi UI.

Septianingrum, N., Yuniarto, A., & Ramadani, N. 2019. “Evaluasi sifat fisik granul effervescent berbahan dasar ekstrak tanaman herbal.” Jurnal Farmasi Indonesia, 14(2), 123-130.

Shahidi, F. (2018). Nutraseutikal dan pangan fungsional: Makanan utuh versus makanan olahan. Trends in Food Science & Technology, 67, 11-22.

Siregar, Charles J.P., dan Wikarsa, S., 2010. Teknologi Farmasi Sediaan Tablet Dasar-Dasar Praktis. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Wati Dharma, Wacika. 2025. Kajian Farmakognostik Ekstrak Buah Karamunting. Karya Tulis Ilmiah. Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

Wulandari, D., & Dewi, F. S. 2021. Aktivitas antioksidan buah karamunting (Rhodomyrtus tomentosa) berdasarkan tingkat kematangan buah. Jurnal Teknologi dan Pangan Alami, 6(2), 45-52.