Hubungan Kunjungan Posyandu, ASI Eksklusif dan MP ASI dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kereng Pangi

Relationship Between Posyandu Visits, Exclusive Breastfeeding and MP ASI with Stunting in the Working Area of the UPTD Kereng Pangi Health Center

Authors

  • Yun Welly Poltekkes Kemenkes Palangkaraya
  • Lola Meyasa Poltekkes Kemenkes Palangkaraya
  • Ketut Resmaniasih Poltekkes Kemenkes Palangkaraya

DOI:

https://doi.org/10.33084/jsm.v9i2.5342

Keywords:

Kunjungan Posyandu, ASI Eksklusif, Makanan Pendamping ASI, Stunting

Abstract

Cases of nutritional problems or disorders in toddlers are currently increasing in developing countries, including Indonesia. The Height-for-Age Index (TB/U) provides an indication of chronic nutritional problems as a result of long-lasting conditions, for example due to poverty, unhealthy lifestyle, and insufficient food intake for a long time resulting in stunting in children. Currently, the Province of Central Kalimantan has the 14th highest prevalence of stunting in Indonesia and the prevalence of stunting in Katingan Regency is ranked 6th highest in Central Kalimantan. Purpose This study was to determine the relationship between Posyandu visits, exclusive breastfeeding and MP-ASI with stunting in children under five in the UPTD Work Area of ​​the Kereng Pangi Health Center in 2023. Methods the research design used in this study was an analytic survey with a cross sectional approach. The study population was all mothers and children aged 24-59 months in the working area of ​​the UPTD Puskesmas Kereng Pangi for the period February-May 2023. The sampling technique was Stratified Random Sampling and the sample was taken by Simple Random Sampling. The sample size in this study was 133 toddlers. Primary data types using a questionnaire. Univariate data analysis using presentation and bivariate analysis. The statistical test used was the Chi-Square test with an alpha of 0.05. Results based on the results of statistical tests, it was found that there was a relationship between posyandu visits and stunting (p-value 0.002), exclusive breastfeeding with stunting (p-value 0.004) and MP ASI with stunting (p-value 0.001) in the working area of ​​the UPTD Puskesmas Kereng Pangi. Conclusion there is a relationship between Posyandu visits, exclusive breastfeeding and MP ASI with stunting.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Yun Welly, Poltekkes Kemenkes Palangkaraya

Lola Meyasa, Poltekkes Kemenkes Palangkaraya

Ketut Resmaniasih, Poltekkes Kemenkes Palangkaraya

References

Addawiah, R., Hasanah, O., & Deli, H. (2020). Gambaran Kejadian Stunting Dan Wasting Pada Bayi Dan Balita Di Tenayan Raya Pekanbaru. Journal of Nutrition College, 9(4), 228–234. https://doi.org/10.14710/jnc.v9i4.28482

Adelia, W. S. (2017). Hubungan Status Pekerjaan dan Pengetahuan tentang Manajemen Laktasi terhadap Pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Tegalrejo Kota Yogyakarta. Universitas Islam Indonesia.

Agustiawan, I. P. R. & & Joko Pitoyo. (2020a). Hubungan Frekuensi Kunjungan ke Posyandu dengan Status Gizi Balita. Professional Health Journal, 2(1), 9–16. https://doi.org/10.54832/phj.v2i1.114

Agustiawan, I. P. R. & & Joko Pitoyo. (2020b). Hubungan Frekuensi Kunjungan ke Posyandu dengan Status Gizi Balita. Professional Health Journal, 2(1), 9–16. https://doi.org/10.54832/phj.v2i1.114

Agustina, A. (2015). Faktor-faktor Risiko Kejadian Stunted pada Balita (24-59 bulan) di Wilayah Kerja Puskesmas Sosial Palembang Tahun 2014.Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya.

Amanda, R. D. (2021). Hubungan pemberian MP-ASI dan tingkat pendidikan terhadap kejadian stunting pada balita: Literature review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(2), 407–412.

Andriani, F., Bd, S. K., Keb, M., Balita, B. D. A. N., Kebidanan, A., Neonatus, P., & Balita, B. D. A. N. (2019). Asuhan Kebidanan pada neonatus, bayi dan balita.

Andriani, R. (2022). Pendidikan Kesehatan Aplikasi Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Khidmah, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.52523/khidmah.v4i1.373

Anggraeni, Z. E. Y., Kurniawan, H., Yasin, M., & Aisyah, A. D. (2020). Hubungan Berat Badan Lahir, Panjang Badan Lahir dan Jenis Kelamin dengan Kejadian Stunting. The Indonesian Journal of Health Science, 12(1), 51–56. https://doi.org/10.32528/ijhs.v12i1.4856

Asmin, E., & Abdullah, M. R. (2021). ASI Eksklusif dan Imunisasi Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 9-24 Bulan di Puskesmas Rumah Tiga, Ambon. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(2), 196–201. https://doi.org/10.33860/jik.v15i2.487

Chairani, A., Ayu, A., & Harjono, Y. (2020). Pengetahuan, Sikap dan Kepemilikan KMS terhadap Kunjungan Ibu ke Posyandu Baktijaya Depok. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi

Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(4), 170–175.

Cynthia, Suryawan, I. W. B., & Widiasa, A. A. M. (2019). Hubungan Riwayat ASI Eksklusif dengan Kejadian StuntingpadaAnak Usia 12-59 Bulan di RSUD Wangaya Kota Denpasa. Kurnal Kedokteran Meditek, 25(1), 29–35.

Dahliansyah, D., Ginting, M., & Desi, D. (2020). Riwayat posyandu dan asi eksklusif dengan kejadian stunting anak usia 6-59 bulan di wilayah Kelurahan Siantan Hulu Kota Pontia. Darussalam Nutrition Journal, 4(2), 128. https://doi.org/10.21111/dnj.v4i2.4305

Darmawan, A., Reski, & Andriani, R. (2022). Kunjungan ANC, posyandu dan imunisasi dengan kejadian stunting pada balita di Kabupaten Buton Tengah. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 7(1), 33–40.

Dewi, A. P., Ariski, T. N., & Kumalasari, D. (2019). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita 24-36 Bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Wellness and Healthy Magazine, 1(2), 231–237.

Diati, O. C. A., & Mawarti, R. (2015). Hubungan Berat Badan Lahir dengan Onset Laktasi pada Ibu Postpartum di RS PKU Muhammadiyah I Yogyakarta. Doctoral Dissertation, STIKES’Aisyiyah Yogyakarta.

Hadi, Z., Anwary, A. Z., & Asrinawaty, A. (2022). Kejadian Stunting Balita ditinjau dari Aspek Kunjungan Posyandu dan Perilaku Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(1), 01. https://doi.org/10.36565/jab.v11i1.389

Hafifah, N., & Abidin, Z. (2020). Peran Posyandu dalam Meningkatkan Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Sukawening, Kabupaten Bogor. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), 2(5), 893–900.

Hairuddin Angkat, A. (2018). Penyakit Infeksi dan Praktek Pemberian MP-ASI Terhadap Kejadian Stunting pada anak usia 12-36 bulan di kecamatan Simpang Kirikota Subulussalam. Jurnal Dunia Gizi V, 1(1), 52–58.

Hasanah, S., Masmuri, & Purnomo, A. (2020). hubungan pemberian ASI dam MP ASI dengan kejadian stunting pada Baduta (BBalita bawah 2 tahun) di wilayah kerja puskesmas kampung dalam. E-Journal Yarsi. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf

Hidayat, A. A. (2014). Metode penelitian keperawatan dan teknis analisis data. Jakarta: Salemba Medika.

Hikmahrachim, H. G., Rohsiswatmo, R., & Ronoatmodjo, S. (2020). Impact of Exclusive Breastfeeding on Stunting among Child Aged 6-59 Months in Kabupaten Bogor at 2019. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 3(2), 77–82.

Husna, A., & Farisni, T. N. (2022). Hubungan ASI Eksklusif dengan stunting pada anak balita di desa Arongan kecamatan Kuala Pesisirka. Jurnal Biology Education, 10(2018), 12–22.

Illahi, K. R. & Zki. (2017). Hubungan Pendapatan Keluarga Berat Lahir Dan Panjang Badan terhadap Kejadian Stunting. Manajemen Kesehatan, 3(1), 1–14.

Inayah, H., Jalpi, A., & Munawarah. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengankunjungan Ibu Balita (D/S) Umur 12-59 Bulanke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)Di Wilayah Kerja Puskesmas Landasan Ulin Timurkota Banjarbaru Tahun 2022. Universitas Islam Kalimantan, 5–12.

Iqbal, M. (2020). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Status Gizi Balita (Vol. 4).

Izah, N., Zulfiana, Ev., & Rahmanindar, N. (2020). Analisis Sebaran Dan Determinan Stunting Pada Balita Berdasarkan Pola Asuh (Status Imunisasi Dan Pemberian Asi Eksklusif). Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 11(1), 27. https://doi.org/10.26751/jikk.v11i1.764

Izwardy, D. (2018). Praktik pemberian makan bayi dan anak (PMBA)untuk perubahan perilaku pemenuhan asupan gizi anak dalam upaya pencegahan stunting.kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_60248a365b4ce1e/files/1PAPARAN-STUNTING-DIR.GIZI_1222.pdf

Juwita, S., Andayani, H., Bakhtiar, B., Sofia, S., & Anidar, A. (2019). Hubungan Jumlah Pendapatan Keluarga dan Kelengkapan Imunisasi Dasar dengan Kejadian Stunting pada Balita di Kabupaten Pidie. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika, 2(4), 1–10.

Kemenkes. (2020). Profil Kesehatan Indonesia. In Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta : Kemeterian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021.

Maritalia, D. (2014). Asuhan Kebidanan Nifas Dan Menyusui (S. Riyadi, Ed.). PUTAKA PELAJAR.

Kiki Novitasari. (2020). Gambaran Status Nutrisi Balita Di Puskesmas 2020. 53.

Kopa, M. T. A. I., Togubu, D. M., & Syahruddin, A. N. (2021). Hubungan Pola Pemberian MPASI dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan di Kabupaten Pangkep. Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL, 1(2), 103–110. https://doi.org/10.24252/algizzai.v1i2.22176

Louis, S. L., Mirania, A. N., & Yuniarti, E. (2022). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita. Maternal & Neonatal Health Journal, 3(1), 7–11. https://doi.org/10.37010/mnhj.v3i1.498

Mawarti, E., Suyatno, S., & Pradigdo, S. F. (2022). Hubungan Pola Pemberian Asi Dan Mp-Asi Dengan Skor Pb/U Pada Anak Usia 6-23 Bulan Di Desa Kembangan Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Jurnal Kesehatan Masyarakat(Undip),10(3),342–346. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i3.32791

Mirania, A. N., & Louis, S. L. (2021). Hubungan Pemberian Makanan Pendamping ASI (Mp-ASI) Dengan Status Gizi Pada Anak Usia 6-24 Bulan. Citra Delima : Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung, 5(1), 45–52. https://doi.org/10.33862/citradelima.v5i1.232

Mirnawati, Netty, & Ernadi, E. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Pemberian Asi Ekslusif Dengan Status Gizi Anak Balita Di Puskesmas Alalak Selatan. 2019.

Mustamin, M., Asbar, R., & Budiawan, B. (2018). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2015. Media Gizi Pangan, 25(1), 25. https://doi.org/10.32382/mgp.v25i1.56

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurdin, Indah, S. S., Katili, D. N. O., & Ahmad, Z. F. (2019). Faktor ibu, pola asuh anak, dan MPASI terhadap kejadian stunting di kabupaten Gorontalo. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 3(2), 74–81.

Nurjanah, Siti Nunung., Maemunah, Ade Siti., & Badriah, D. Laelatul. (2013). Asuhan Kebidanan Postpartum. Bandung : PT Rafika Utama.

Rahayu, A., Yulidasari, F., Putri, A. O., & Rahman, F. (2019). Riwayat Berat Badan Lahir dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia Bawah Dua Tahun. Kesmas: National Public Health Journal, 10(2), 67. https://doi.org/10.21109/kesmas.v10i2.882

Rahma, R. Y. D., Sholichah, F., & Hayati, N. (2020). Karakteristik Ibu Dan Status Gizi Balita Menurut Bb/U Di Desa Tambakan Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan Tahun 2019. Journal of Nutrition College, 9(1), 12–19. https://doi.org/10.14710/jnc.v9i1.24914

Rahmat, A. A. C., Dahliah, Makmun, A., Said, M. F., & Safitri, A. (2022). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan Waktu Pemberian MP-ASI Terhadap Kejadian Stunting. Fakumi Medical Journal, 2(6), 359–367.

Rahmawati, U. A. (2019). hubungan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) dengan kejadian kurang energi protein (KEP) pada anak usia 12–24 bulan di wilayah kerja puskesmas Sentolo I kabupaten Kolun progo tahun 2019. Politekknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Yogjakarta.

Rambe, N. L., & Lase, D. N. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Hiligodu Ombalata. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 5(2), 14–22.

Rayhana & Sufriani. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi ASI Dengan Kecukupan ASI. In Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan.

Rayhana & Sufriani. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi ASI Dengan Kecukupan ASI. In Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan.

Riksani. (2012). Keajaiban ASI (Air Susu Ibu).

Roesli, U. (2012). Panduan Inisiasi Menyusui Dini Plus ASI Eksklusif. Pustaka Bunda Jakarta. https://doi.org/10.3748/wjg.v13.i15.2209

Sanima, utami, lastri. (2017). Hubungan pola makan dengan produksi ASI pada ibu menyusui di posyandu mawar kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan.

Septikasari, M. (2018). Status Gizi Anak Dan Faktor Yang Mempengaruhinya. Yogyakarta: UNY Press.

Setiawan, E., Machmud, R., & Masrul, M. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 275. https://doi.org/10.25077/jka.v7i2.813

Siti Helmyati, D. R. A. S. U. W. M. W. (2020). STUNTING: Permasalahan dan Penanganannya. Jogyakarta : UGM Press. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=PK3qDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=buku+stunting&ots=446HXl3OUJ&sig=J5_SPznQg1zL_ni3YhDBhOVQG1I&redir_esc=y#v=onepage&q=buku stunting&f=false

Soetjiningsih. (1997). ASI Petujuk Untuk Tenaga Kesehatan (Soetjiningsih, Ed.). ECG.

Soetjiningsih. (2012). ASI Petunjuk Tenaga Kesehatan. Jakarta. EGC.

Stefanus, M. K. M. S. N. (2020). Stunting dengan pendekatan Framework WHO. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=omEzEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA2&dq=buku+stunting&ots=5wbU3YNsr0&sig=X0M2RW0Mkora5DyxZdWkRV3B5F0&redir_esc=y#v=onepage&q=buku stunting&f=false

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian. Metode Penelitian.

Sumardiyono, S. (2020). Pengaruh Usia, Tinggi Badan Dan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Stunting Pada Balita. Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(1), 1. https://doi.org/10.35842/mr.v15i1.269

Suradi, R. (2016). Spesifitas Biologis Air Susu Ibu. Sari Pediatri, 3(3), 134. https://doi.org/10.14238/sp3.3.2001.134-40

Theresia, D. (2020). hubungan jumlah kunjungan ibu ke posyandu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Amplas. Jurnal Keperawatan Priority, 3(7).

Tsaralatifah, R. (2020). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Baduta di Kelurahan Ampel Kota Surabaya. Amerta Nutrition, 4(2), 171. https://doi.org/10.20473/amnt.v4i2.2020.171-177

Umiyah, A., & Hamidiyah, A. (2021). Karakteristik Anak Dengan Kejadian Stunting Characteristics of Children with Stunting. Jurnal Ilmial Kebidanan, 8(1), 66–72.

UNICEF. (2017). Unicef's Programme Guidance For Early Child Hood Developmen UNICEF Programme Division 2017. Https://Www.Unicef.Org.

Wanda, Y. D., Elba, F., Didah, D., Susanti, A. I., & Rinawan, F. R. (2021). Riwayat Status Imunisasi Dasar Berhubungan Dengan Kejadian Balita Stunting. Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(4), 851–856. https://doi.org/10.33024/jkm.v7i4.4727

Wigati, D. N., & Ekasari, W. U. (2020). Rutinitas kunjungan Posyandu terhadap peningkatan badan balita Journal of TSJKeb, 5(2).

WiJI, R. N. (2013). ASI Dan Pedoman Ibu Menyusui. In Jurnal Keperawatan Muhammadiyah. https://doi.org/http;//doi.org10.22216/jen.v3!3.2832

Yuningsih, Y. (2022). Hubungan Status Gizi dengan Stunting pada Balita. Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(2), 102–109. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v9i2.1845

Downloads

Published

2023-08-27

How to Cite

Welly, Y., Meyasa, L., & Resmaniasih, K. (2023). Hubungan Kunjungan Posyandu, ASI Eksklusif dan MP ASI dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kereng Pangi: Relationship Between Posyandu Visits, Exclusive Breastfeeding and MP ASI with Stunting in the Working Area of the UPTD Kereng Pangi Health Center. Jurnal Surya Medika (JSM), 9(2), 296–311. https://doi.org/10.33084/jsm.v9i2.5342