FAKTOR RISIKO NYERI PERGELANGAN TANGAN PADA PEKERJAAN BERULANG Risk Factors for Wrist Pain in Repetitional Work

Main Article Content

Rizal
Ulfa Nurullita
Ratih
Wulan

Abstract

Abstrak


Nyeri pergelangan tangan merupakan gejala muskuloskeletal yang disebabkan oleh paparan faktor fisik, faktor neurologis atau sistemik secara terus menerus dalam kurun waktu lama. Pekerja shuttlecock berpotensi mengalami nyeri pergelangan tangan karena melakukan gerakan berulang dalam proses kerjanya. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan. Jenis penelitian adalah obsevasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada pekerja home industry shuttlecock di Kota Tegal Jawa Tengah, dengan populasi sebanyak 35 orang dan seluruhnya diteliti. Variabel bebas yang dianalisis adalah usia, jenis kelamin, masa kerja, status gizi, jumlah gerakan berulang dan variabel terikat adalah  nyeri pergelangan tangan. Pengumpulan data variabel usia, jenis kelamin dan masa kerja dengan wawancara sedangkan status gizi dihitung dengan indeks masa tubuh melalui pengukuran berat dan tinggi badan menggunakan timbangan digital dan microtoise. Frekuensi gerakan berulang dilakukan pengamatan dengan bantuan stopwatch. Penilaian nyeri pergelangan tangan menggunakan kuesioner Patient Rated Wrist Evaluation. Analisis data menggunakan uji chi square dengan kemaknaan 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa 57,1% responden mengalami nyeri pergelangan tangan kanan. Sebanyak 65,7% berjenis kelamin perempuan, 51,4% berusia 40 tahun, 48,6% memiliki status gizi normal, 82,9% memiliki masa kerja katagori lama, dan 54,3% mempunyai gerakan berulang kategori tinggi. Uji chi-square jenis kelamin (p= 0,203  ), usia (p= 0,132), status gizi (p= 0,448), masa kerja (p= 0,004), gerakan berulang (p= 0,003). Dari penelitian ini disimpulkan bahwa keluhan nyeri pergelangan tangan disebabkan karena faktor pekerjaan berupa gerakan berulang secara terus menerus dalam kurun waktu yang lama.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Dona Pradana P , R., Nurullita, U., Sari Wardani, R., & Meikawati, W. (2026). FAKTOR RISIKO NYERI PERGELANGAN TANGAN PADA PEKERJAAN BERULANG: Risk Factors for Wrist Pain in Repetitional Work. Jurnal Surya Medika (JSM), 12(2). https://doi.org/10.33084/jsm.v12i2.9167
Section
Articles

References

Alessia Genova , Olivia Dix , Asem Saefan , Mala Thakur, A.H. (2020) ‘Carpal tunnel syndrome: a review of the literature.’, Cureus, 12(3). Available at: https://doi.org/10.7759/cureus.7333.

Amanda, F.N., Kurniawan, B. and Widjasena, B. (2020) ‘Hubungan Gerakan Berulang dan Postur Kerja Posisi Tangan terhadap Kejadian De Quervain’s Tenosynovitis Syndrome pada Buruh Sortasi Biji Kopi ( Studi Kasus Pada Buruh Sortasi Biji Kopi di PT. X )’, Kesehatan Masyarakat, 8(4), pp. 490–496. Available at: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/27706.

Amjad, F. et al. (2020) ‘Frequency of wrist pain and its associated risk factors in students using mobile phones’, Pakistan of Medical Sciences, 36(4), pp. 746–749. Available at: https://doi.org/10.12669/pjms.36.4.1797.

Andani, K.W. (2016) ‘Kelelahan Subjektif Individu di PT X Jakarta’, The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 5(2), pp. 112–120.

Angelia Ayu Pangestuti and Widajati, N. (2014) ‘Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome Pada Pekerja Gerinda Di Pt Dok Dan Perkapalan Surabaya’, Occupational Safety and Health, 3(1), pp. 14–24.

Ashwort (2016) ‘Clinical Evidence Handbook Carpal Tunnel Syndrome’, BMJ Publishing Group, University of Alberta, Edmonton, Canada [Preprint].

Bahrudin, M. (2017) ‘Patofisiologi Nyeri (Pain)’, Saintika Medika, 13(1), p. 7. Available at: https://doi.org/10.22219/sm.v13i1.5449.

Bahrudin, M., Lystianto Putra Perdana, R. and Fitra Alief Sultana, H. (2015) ‘Hubungan Masa Kerja Dengan Kejadian Cts Pada Pekerja Pemetik Daun Teh’, Saintika Medika, 11(2), p. 114. Available at: https://doi.org/10.22219/sm.v11i2.4205.

Dale AM, at all (2018) ‘Prevalence and incidence of carpal tunnel syndrome in US working populations: pooled analysis of six prospective studies.’, Scand J Work Environ Health, 1(39), pp. 495–505.

Farhan, F.S. (2018) ‘Faktor-faktor yang Mempengaruhi Timbulnya Carpal Tunnel Syndrome pada Pengendara Ojek’, Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 4(2), p. 123. Available at: https://doi.org/10.29241/jmk.v4i2.114.

Jehaman, I. et al. (2021) ‘Hubungan Masa Kerja Dan Sikap Kerja Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome Pada Pekerja Penenun Ulos Di Galeri Ulos Sianipar Medan Tahun 2020’, Keperawatan Dan Fisioterapi, 3(2), pp. 138–145. Available at: https://doi.org/10.35451/jkf.v3i2.607.

Kurniawan, B., Jayanti, S. and Setyaningsih, Y. (2018) ‘Faktor Risiko Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Wanita’, Promosi Kesehatan Indonesia, 3(1), pp. 31–37.

Mariana, H.V., Jayanti, S. and Wahyuni, I. (2018) ‘Hubungan Gerakan Berulang, Postur Pergelangan Tangan, Masa Kerja dan Usia Terhadap Kejadian Carpal Tunnel Syndrome Pada Tukang Besi (Studi Kasus Pada Pekerja Pembentukan Tulangan Kolom, Proyek Pembangunan Apartemen oleh PT X)’, Kesehatan Masyarakat, 6(5), pp. 535–540. Available at: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm.

Nadhifah, J., Hartanti, R.I. and Indrayani, R. (2019) ‘Keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada Pekerja Sortasi Daun Tembakau (Studi di Gudang Restu I Koperasi Agrobisnis Tarutama Nusantara Jember)’, Jurnal Kesehatan, 6(1), pp. 18–26. Available at: https://doi.org/10.25047/j-kes.v6i1.14.

Nageeb, R.S. et al. (2018) ‘Body mass index and vitamin D level in carpal tunnel syndrome patients’, Neurology, Psychiatry and Neurosurgery, 54(14). Available at: https://doi.org/10.1186/s41983-018-0009-z.

Nurullita, U., Wahyudi, R. and Meikawati, W. (2023) ‘Kejadian Carpal Tunnel Syndrome pada Pekerja dengan Gerakan Menekan dan Berulang’, Kesehatan Vokasional, 8(1). Available at: https://doi.org/10.22146/jkesvo.69159.

Putri, P.P. (2019) ‘Nerve and Tendon Gliding Exercisesebagai Intervensi Nonmedikamentosapada Carpal Tunnel Syndrome’, Essence of Scientific Medical Journal, 17(2), pp. 34–39. Available at: https://ojs.unud.ac.id/index/.php/essential/index.

Sekarsari, D., Pratiwi, A. and Farzan, A. (2017) ‘Hubungan Lama Kerja, Gerakan Repetitif Dan Postur Janggal Pada Tangan Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (Cts) Pada Pekerja Pemecah Batu Di Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2016’, Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 2(6), pp. 1–9.

Selvakumar, K. and Sheng, L.Y. (2021) ‘The Prevalence and Risk Factors of Wrist Pain among Young Adults in UTAR during Movement Control Order: A Cross-Sectional Study’, Health Sciences and Research, 11(11), pp. 191–202. Available at: https://doi.org/10.52403/ijhsr.20211125.

Selviyati, V., Camelia, A. and Sunarsih, E. (2016) ‘Analisis determinan kejadian carpal tunnel syndrome (cts) pada petani penyadap pohon karet di desa karang manik kecamatan belitang ii kabupaten oku timur’, Kesehatan Masyarakat, 7(3), pp. 198–208. Available at: https://doi.org/10.26553/jikm.2016.7.3.198-208.

Wardana, E.R., Jayanti, S. and Ekawati (2018) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (Cts) pada Pekerja Unit Assembling Pt X Kota Semarang Tahun 2018’, Kesehatan Masyarakat, 6(5), pp. 502–509.

Woo, H.C. et al. (2016) ‘Development of kinematic graphs of median nerve during active finger motion: Implications of smartphone use’, Plos one, 11(7), pp. 1–17. Available at: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0158455.

Wulandari, E., Widjasena, B. and Kurniawan, B. (2020) ‘Hubungan lama kerja, gerakan berulang dan postur janggal terhadap kejadian carpal tunnel syndrome (CTS) pada pekerja tahu bakso (Studi Kasus Pada Pekerja Tahu Bakso Kelurahan Langensari, Ungaran Barat)’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(6), pp. 826–831. Available at: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm.

Wulandari, N.N., Mifbakhuddin and Meikawati, W. (2016) ‘Hubungan Umur, Masa Kerja, IMT dan Frekuensi Gerakan Repetitif dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome.’, Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang, p. A513.1-A513