Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya Analysis of Factors Associated with the Use of Personal Protective Equipment (PPE) among Fire and Rescue Officer in Palangka Raya City
Main Article Content
Abstract
Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan Kota Palangka Raya senantiasa terpapar oleh resiko kerja yang memungkinkan mereka mengalami kecelakaan kerja, ketersediaan APD merupakan salah satu faktor pemungkin (enabling) untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja namun harus didukung oleh perilaku penggunaan Alat pelindung Diri yang tepat dimana persepsi ketersediaan APD dan beberapa faktor lain yang dalam hal ini merupakan salah satu bentuk dari faktor pendukung perilaku dalam pencegahan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisa faktor faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), terutama pada petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan Kota Palangka Raya. Instumen penelitian menggunakan lembar isian kuesioner dengan variabel terikat penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan variabel bebas pengetahuan, sikap, masa kerja, motivasi kerja faktor higiene, serta motivasi kerja faktor motivator. Uji yang digunakan adalah uji Chi Square dan uji regresi logistik Selanjutnya hasil analisis multivariat dengan analisis menggunakan regresi logitik berganda didapatkan variabel motivasi kerja faktor motivator merupakan faktor paling dominan berhubungan dalam penggunaan Alat pelindung Diri (APD) dengan nilai Exponent Beta (EXP B) 3,162 dimana petugas dengan motivasi baik akan 3,162 kali memiliki perilaku penggunaan APD yang tepat dibanding petugas dengan motivasi cukup.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All rights reserved. This publication may be reproduced, stored in a retrieval system, or transmitted in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording.
References
Adiratna, Y., Astono, S., Fertiaz, M., Subhan, & Sugistria, c. (2022). Profil keselamatan dan kesehatan kerja Nasional Indonesia (1 ed.). (S. Astono, I. Ismara, I. Surianingsih, & S. Rahmad, Eds.) Jakarta, Indonesia: Kementrian Ketenagakerjaan Rapublik Indonesia, Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Dan Keselamatan Dan Kesehatan Kerjakementerian Ketenagakerjaan RI 2022 . Retrieved Oktober 2023
Azwar, S. (2010). Sikap manusia teori dan pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Gerungan, A. (2004). Psikologi sosial. Bandung: Rafika Aditama.
Heinrich, H. W. (1980). Industrial accident prevention: a asfety management approach. New York: McGraw Hill Inc.
Herzberg, F. (1978). One more time:how do you motivate employee. Boston: Harvard Business Review.
Mahawati, E., Fitriyatinur, Q., Yanti, C., & Rahayu, P. (2021). Keselamatan keja dan kesehatan lingkungan industri. (R. d. Janner, Ed.) Semarang: Yayasan Kita Menulis. Retrieved 2024
Mazdani, R. (2019, April). Hubungan motivasi dan masa kerja dengan peggunaan alat pelindung diri (apd ) pada pekerja bagian penggilingan karet di pt. perindustrian dan perdagangan Bangkinang. Prepotif Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(1). Retrieved 2024
Rismawati. (2022, Januari). Hubungan Pengetahuan,ketersediaan dan pengawasan dangan sikap penggunaan alat pelindung diri pada petugas pemadam kebakaran. Dohara Publisher Open Access Journal, 01(05). Retrieved 2024
W. Green, L., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning :an educational and ecologicalapproach. Mc.Graw Hill: Boston.
Yusmardiansyah, & Azma, N. (2019, April). faktor faktor yang berhubungan dengan penggunaan Alat pelindung Diri pada petugas pemadam kebakaran di wilayah kabupaten kampar. Prepotif, Jurnal kesehatan masyarakat, III(1). Retrieved 2024