Efek Pemberian Ekstrak Rebusan Teh Hijau (Camellia sinensis) terhadap Profil Lipid pada Mencit (Mus musculus L.)

Main Article Content

Muhammad Rifky Adani Dahlan
Ida Royani
Abdi Dwiyanto Putra Samosir
Asrini Safitri
Pratiwi Nasir Hamzah

Abstract

Dislipidemia merupakan faktor utama terjadinya aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular, yang menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Terapi statin efektif menurunkan lipid, namun memiliki efek samping seperti myalgia serta gangguan fungsi hati dan ginjal. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi yang lebih aman. Teh hijau (Camellia sinensis) mengandung senyawa antioksidan yang berpotensi memperbaiki profil lipid. Namun, penelitian mengenai efek rebusan teh hijau varietas lokal Sulawesi terhadap profil lipid masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar kolesterol total pada darah mencit sebelum dan setelah pemberian ekstrak rebusan teh hijau (Camellia sinensis), untuk mengukur kadar trigliserida pada darah mencit sebelum dan setelah pemberian ekstrak rebusan teh hijau (Camellia sinensis), untuk mengukur kadar HDL dan LDL pada darah mencit setelah pemberian ekstrak rebusan teh hijau (Camellia sinensis), dan untuk menilai efek pemberian ekstrak rebusan teh hijau (Camellia sinensis) terhadap penurunan kolesterol total, trigliserida dan LDL serta peningkatan kadar HDL pada darah mencit perlakuan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental murni (true experimental). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak rebusan teh hijau (Camellia sinensis) pada mencit dengan diet tinggi lemak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap profil lipid. Dibandingkan kelompok kontrol, kelompok perlakuan mengalami penurunan bermakna kadar trigliserida dan LDL, sementara kadar kolesterol total dan HDL tetap stabil. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan perlakuan pada seluruh parameter lipid, yang mengindikasikan efek hipolipidemik dari ekstrak rebusan teh hijau. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak rebusan teh hijau (Camellia sinensis) berpotensi memperbaiki profil lipid dengan menurunkan kadar trigliserida dan LDL serta mempertahankan kadar kolesterol total dan HDL dalam batas normal pada mencit dengan diet tinggi lemak. Efek ini diduga berkaitan dengan aktivitas antioksidan senyawa katekin dan polifenol, sehingga teh hijau berpotensi sebagai terapi alternatif pendukung dalam pencegahan dislipidemia.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Dahlan, M. R. A., Royani, I., Samosir , A. D. P., Safitri, A., & Hamzah , P. N. . (2026). Efek Pemberian Ekstrak Rebusan Teh Hijau (Camellia sinensis) terhadap Profil Lipid pada Mencit (Mus musculus L.). Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 8(2), 1084–1091. https://doi.org/10.33084/bjmlt.v8i2.12233
Section
Articles

References

Daulay, R. et al. (2023) “PROSES METABOLISME LIPID DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADIS,” JURNAL RISET PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN, 2, pp. 176–191. Available at: https://doi.org/10.55047/jrpp.v2i2.465.

Feingold, K.R. (2000) Cholesterol Lowering Drugs. South Dartmouth (MA): MDText.com, Inc. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK395573/ (Accessed: April 19, 2024).

Juslim, R.R. and Herawati, F. (2018) Penyakit kardiovaskular: Seri pengobatan rasional. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Kemenkes RI (2021) Penyakit Jantung Koroner Didominasi Masyarakat Kota, Kementerian Kesehatan RI. Available at: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20210927/5638626/penyakit-jantung-koroner-didominasi-masyarakat-kota/ (Accessed: April 18, 2024).

Mahwal, I., Untari, E.K. and Nurmainah, N. (2022) “Perbandingan Statin Terhadap Kejadian Efek Samping Terkait Myalgia,” Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(2), pp. 147–154. Available at: https://doi.org/10.25026/jsk.v4i2.906.

Ma’rufi, R. and Rosita, L. (2014) “HUBUNGAN DISLIPIDEMIA DAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER,” Jurnal kedokteran dan kesehatan Indonesia, 6(1), pp. 47–53. Available at: https://doi.org/10.20885/JKKI.Vol6.Iss1.Art7.

Mensah, G.A. et al. (2023) “Global Burden of Cardiovascular Diseases and Risks, 1990-2022,” Journal of the American College of Cardiology, 82(25), pp. 2350–2473. Available at: https://doi.org/10.1016/j.jacc.2023.11.007.

Shang, Q. et al. (2012) “A Systematic Review of Xuezhikang, an Extract from Red Yeast Rice, for Coronary Heart Disease Complicated by Dyslipidemia,” Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2012, pp. 1–18. Available at: https://doi.org/10.1155/2012/636547.

WHO (2021) Cardiovascular diseases (CVDs), World Health Organization. Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds) (Accessed: April 18, 2024).

WHO (2024) The top 10 causes of death, World Health Organization. Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/the-top-10-causes-of-death (Accessed: April 18, 2024).

Yan, Z. et al. (2020) “Antioxidant mechanism of tea polyphenols and its impact on health benefits,” Animal Nutrition, 6(2), pp. 115–123. Available at: https://doi.org/10.1016/j.aninu.2020.01.001.

Most read articles by the same author(s)