Bimbingan Kelompok dengan Teknik Bibliospiritual bagi Lansia pada Program Sekolah Lansia Mentari ‘Aisyiyah Jekan Raya, Kalimantan Tengah

Main Article Content

Asep Solikin
Suniati Suniati
Siti Juhairiah

Abstract

Kesehatan mental dan kesiapan diri dalam menghadapi kehidupans setelah kematian adalah hal yang akan dihadapi oleh setiap individu siap atau tidak siap. Termasuk pada orang yang sudah lanjut usia ketika masa itu datang. Kebanyakan individu lanisa (lanjut usia) merasakan suasana batin yang menakutkan dan mencemaskan diri sehingga mengganggu kesehatan mentalnya. American Psychiatric Association, menyebutkan lima belas jenis gangguan mental yaitu; 1. Gangguan seperti yang terjadi pada bayi seperti hambatan mental, gangguan belajar, makan, dan penyimpangan moral lainnnya, 2. Gangguan amnestik yang disebabkan fungsi otak terganggu baik secara permanen atau sementara. Hal ini disebabkan oleh penuaan, 3. Gangguan yang berhubungan dengan zat disebabkan pemakaian alkohol yang berlebihan, 4. Skizoprenia dan gangguan psikotik lainnya yang ditandai dengan hilangnya kontak dengan realita, 5. Gangguan mood, seperti gembira secara berlebihan, depresi, elasi atau mania, 6. Gangguan kecemasan, 7. Gangguan somatoform, yaitu gangguan pada fisik, tetapi tidak ditemukan penyebab organik dan faktor psikis tampaknya berperan besar, 8. Gangguan disosiatif, yaitu perubahan sementara fungsi kesadaran, ingatan, atau identitas karena masalah emosional, 9. Gangguan seksual dan identitas jenis, 10. Gangguan makan, 11. Gangguan tidur, 12. Gangguan pengendalian implus, 13. Gangguan kepribadian, 14. Gangguan buatan, 15. Gangguan pergerakan akibat medikasi, masalah relasional, penelantaran, dan masalah pekerjaan. Oleh karena itu, perlu sebuah kegiatan yang dapat memberikan penguatan yang dapat menjadi bekal bagi peserta program yang lanjut usia.  Kegiatan yang diselenggarakan ini adalah dalam rangka Pengabdian Masyarakat Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) ditujukan untuk peserta program sekolah Lansia Aisyiyah Jekan Raya. Kegiatan ini adalah program yang simultan dan berkelanjutan sebagai bentuk tanggung jawab moral akademis setiap peneliti pada masyatakat umum dalam mengimplementasikan pengetahuannya secara nyata dan berkontribusi secara luas.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Solikin, A. ., Suniati, S., & Juhairiah, S. (2026). Bimbingan Kelompok dengan Teknik Bibliospiritual bagi Lansia pada Program Sekolah Lansia Mentari ‘Aisyiyah Jekan Raya, Kalimantan Tengah. Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1). https://doi.org/10.33084/bijaksana.v4i1.13183
Section
Articles

References

Al-Qur’an Al-Karim dan Terjemahannya dengan transliterasi, Departemen Agama RI, Semarang: PT. Karya Toha Putra,t.t.

Atkinson, Rita L.; Richard C. Atkinson; Edward E. Smith; Daryl J. Bem. (2010). Pengantar Psikologi Jilid 1. Tanggerang : Interaksara

Daradjat, Zakiah, Ilmu Jiwa Agama, (Jakarta: Bulan Bintang 2009).

Depdikbud (1889, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka

Departemen Agama Republik Indonesia, AL-Qur’an dan Terjemahannya, Semarang: Toha Putra

Dewa Ketut Sukardi dan Nila Kusmawati, Proses Bimbingan dan Konseling di Sekolah, (Jakarta: Rineka Cipta, 2002)

Hanna Djumhana Bastaman, Integrasi Psikologi dengan Islam(Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001

Lubis Lumongga Namora, Depresi Tinjauan Psikologis, Jakarta : Kencana Prenada Media Group, 2009

Mustafa Fahmi, 1977, Kesehatan jiwa dalam keluarga, Sekolah dan Masyarakat, alih Bahasa Zakiah Daradjat, Jakarta: Bulan Bintang